Chapter 1

82 5 1
                                        

Heeii kalian makasih udah singgah kesini btw ini cerita ketiga aku lohh💕 dan juga aku cuma mau bilang kalau cerita-cerita aku yang lain itu masih aku mau lanjut tapi satu-satu yaaa kan gak lucu gue harus ngetik tiga cerita dalam satu hari!

Ok abaikan Happy reading readers ❤️ jangan lupa vote dan commentnya

----

"Neyraaa! Bangun! Kau tidak lihat sekarang jam berapa ! Teriak momny ku

Perlu kalian ketahui bahwa mommyku itu baik sbenarnya tapi sekali saja kalian berbuat kesalahan hahhh abis lah kalian, aku tidak tanggung jawab jika kalian pulang-pulang tinggal nama saja -,

"Hmm sedikit lgi " sahutku setengah sadar sambil lebih dalam menenggelamkan kepalaku dibantal

Bruk

"Awww " ringisku pasalnya badanku berasa mau patah sekarang bagaimana tidak, ada seseorang yang mendorong ku hingga aku terjun bebas dari atas kasur

"Itu hukumanmu karena tidak mau mendengarkan perkataan mommymu" seru mommy sambil melipatkan kedua tangannya

"Baiklah baiklah aku menyerah sekarang"

"Memang harus begitu, sekarang cepatlah mandi kau tidak mau kan mommy jatuhkan lagi"

"Hahh kau memang orang yang paling ku sayang, mommy-,!"

"Aku tau"

Aku hanya memutar bola mataku malas sambil berjalan sempoyongan ke kamar mandi, oh iya aku sebenarnya adalah orang yang baik tapi aku akan cuek pada orang yang baru kukenal so? Kalian yang belum mengenalku jangan asal menilaiku lebih baik kalian berkenalan dengan ku dulu itu lebih baik dari yang tadi.

....

Uhuk..uhuk..

"Kau mau menjemput ajalmu dengan tersendak neyra?" Ucap mommy dengan santai sambil mengolesi rotinya dengan selai cokelat

"Kau sungguh baik mom" seru ku kesal gimana gak kesal coba aku adalah anak satu-satunya dan aku hampir mati tadi karena tersedak tapi mommy ? Dia bahkan sangat santai melihatku

Aku memang bersaudara sendiri tapi aku tidak seperti yang lain yang bisanya hanya minta ini-itu kepada orang tuanya, aku bahkan sejak kecil sudah bekerja untuk membeli handphone. Kalian pasti berfikir kalau aku anak orang tidak mampu kan? Kalau kalian berpikir seperti itu maka kalian sangatlah pandai berpikir salah -, aku bahkan nyaris memiliki semuanya. Papaku adalah seorang CEO diperusahaan yang sudah terkenal Se-Asia dan tidak heran kalau papaku sering di luar negeri daripada dirumah, sedangkan mommyku adalah seorang pemilik rumah sakit terbesar dikota ini, hebat bukan?

"Kau mengatakan itu sudah lebih dari 100 kali dan aku sudah sangat bosan mendengarnya"

Ok, daripada aku beradu mulut dengan mommy ada baiknya aku langsung ke kampus, aku yakin kalau aku tidak ke kampus sekarang maka pembicaraan ini pasti tidak akan ada habisnya

"Baiklah mom sudah cukup aku akan ke kampus sekarang"

"Kau tidak akan menang jika beradu mulut dengan mommym ini "

"Ya ya ya up to you "

Aku langsung menancapkan mobil lamborgini ku keluar dari daerah pekarangan rumah, hal yang paling kusukai adalah pekarangan rumahku sangatlah damai dan itu yang membuatku nyaman berada disekitar itu.

......

"Hei neyra apa kau tuli?" Seru Claudia , dia adalah sahabatku menurutku dia yang paling ku sayangi disini meskipun dia menjengkelkan

You Know What ? Where stories live. Discover now