part 1

87 2 0
                                        

Sebuah awal musim yang indah,dimana banyak bunga bermekaran di setiap hati semua insan,menebar semerbak keharuman bagi jiwa jiwa yang murni.Sebuah musim yang menjadi awal dari perjalanan,membuka lembaran baru sebuah kehidupan dan kini TAKDIR telah memulai permainannya

************************************
 
   Di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta,dua orang pria dewasa nampak mondar mandir di depan sebuah ruang bersalin,kecemasan jelas terlihat di wajah calon calon ayah yang kini tengah menanti kelahiran anak pertama mereka. Nampak mereka tak bisa diam di satu tempat,bahkan beberapa kali mereka hampir saling menabrak satu sama lain. Frans Soebrata,seorang pria berusia 31 tahun,merupakan seorang pengusaha yang sukses di usianya yang masih muda,memiliki usaha di bidang perhotelan,resort,dan beberapa restoran di beberapa daerah di nusantara bahkan di luar negeri.
Sosok pria yang cerdas,penyayang namun memiliki ketegasan dan prinsip yang kuat,membuat kehidupan seorang Frans menjadi sempurna,selain memiliki karir yang bagus dia juga di anugerahi seorang istri yang  yang tak hanya cantik namun juga berhati malaikat,sabar,dan lembut, Anita Aurelya Soebrata. Sebuah kisah yang berawal dari hubungan atasan dan sekretarisnya hingga menumbuhkan bibit cinta di hati ke duanya,Anita yang seorang gadis yatim piatu bekerja di salah satu perusahaan Frans dan menjadi sekretarisnya,hingga akhirnya setelah beberapa bulan mengenal sosok gadis yang diam diam mencuri hatinya,Frans memutuskan meminang gadis ini menjadi pedamping hidupnya,dan kini wanita yang sudah dua tahun mendampinginya menjalani hari harinya tengah berjuang melahirkan buah hati mereka yang pertama.

     Julio Adi Kusuma,seorang pria berhati lembut namun juga memiliki pendirian yang kuat,merupakan sahabat yang sudah seperti saudara bagi Frans. Tak jauh berbeda dari sahabatnya, Julio pun memiliki karir yang bagus,dia merupakan pemilik beberapa usaha percetakan dan periklanan di beberapa negara di Benua Asia. Pesahabatan mereka terjalin sejak di sekolah menengah,merupakan sama sama anak yang sebatang kara membuat mereka bertekad bersama sama meraih mimpi mereka.Mungkin memang menjadi takdir mereka,tak hanya mengawali karir bersama bahkan mereka menikah di hari dan tempat yang sama.Istri Julio yang bernama Dinda Anastasya Kusuma merupakan salah satu rekan julio di perusahaannya. Wanita yang berpemikiran matang,tegas,namun memiliki hati yang baik ini mampu membuat Julio yang dulu di kenal sering bergonta ganti pacar menjadi pria yang setia, Bahkan tak hanya itu hubungan Dinda dan Anita pun sangat baik,mereka seperti saudara beda ayah dan beda ibu, bahkan tanpa di rencanakan mereka pun hamil di bulan yang sama, jadi tak heran jika kini ke dua calon calon ayah ini tengah sama sama menanti kehadiran buah hati mereka.
"Frans,kenapa lama sekali,apa yang di lakukan dokter dokter itu?" ujar Julio masih sambil mondar mandir
Frans yang di tanya hanya mengangkat bahu tanda tak tahu,bagaimana pun ini pengalaman pertama meraka
"Apa mereka tak tahu betapa istri istri kita sangat kesakitan" ujarnya lagi dengan nada kesal.
"Apa hanya kau yang kesal,aku juga? Bahkan ingin rasanya aku mendobrak pintu itu." akhirnya Frans yang tadi hanya diam ikut mengeluarkan kekesalannya.
"Kalau saja para wanita itu mengizinkan kita masuk ke dalam,mungkin kita tak akan secemas ini" Frans merasa frutasi mengingat dia dan istrinya sempat berdebat sebelum masuk ruang bersalin.Frans yang ingin menemani sang istri saat melahirkan justru di tolak oleh istrinya dengan alasan tak ingin suaminya melihat dirinya saat kesakitan.
"Sudahlah,wanita memang susah di mengerti." ujar Julio yang akhirnya memilih duduk di sebelah sahabatnya. Kaki mereka rasanya sudah pegal karena mondar mandir dari tadi.
"Frans,aku punya permintaan"
"Permintaan?" Frans membeo ucapan sahabatnya yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Julio,Frans menaikan sebelah alisnya seolah bertanya "permintaan apa?*
" Aku harap kau tak keberatan memberi nama pada anak ku,please"
"Kau yakin?" ujar Frans  ragu
"Tentu saja,aku dan Dinda sudah merencanakannya sejak dulu" julio berusaha meyakinkan sahabatnya
"Baiklah,itu sebuah keberuntungan buat ku,tapi dengan syarat..." kini giliran Julio yang menaikan sebelah alisnya
"Biar adil,kau juga harus mau memberi nama dan doa untuk anak kami,bagaimana?"
"Dengan senang hati teman" dua sahabat itu berpelukan setelah bernego menentukan nama untuk anak anak mereka.


"Oeek oeek oeek"
Tangis seorang bayi menggema beberapa saat kemudian lalu di susul tangis seorang bayi lainnya di menit berikutnya. Jantung Frans dan Julio berdetak kencang manakala mendengar tangis pertama anak anak mereka,tak terasa air mata menetes,perasaan haru, bahagia,dan lega bercampur menjadi satu memenuhi hati pria pria yang kini telah menyandang setatus baru sebagai seorang ayah.Setelah mengucap syukur atas lelancaran persalinan,mereka saling berpelukan saling memberi ucapan selamat.
Selang beberapa menit seorang perawat keluar dari ruang bersalin
"Selamat Tn.Julio putra anda telah lahir,selamat juga buat anda Tn. Frans putri anda juga lahir dengan selamat" ujar perawat itu penuh senyum.
 
************************************

Kini para orang tua baru ini tengah berada di ruang perawatan bersama malaikat malaikat kecil mereka yang tengah terlelap setelah menerima ASI pertama mereka.Frans dan Julio memutuskan menyewa satu kamar VVIP untuk keluarga kecil mereka.
"Sayang,nama apa yang akan kau berikan untuk putriku ini" ujar Anita sambil menciumi wajah putrinya.
Frans dan Julio saling melempar senyum
"Putri KITA sayang," ujar Frans dengan menekankan kata KITA
Anita yang menyadari kesalahannya hanya tersenyum malu
"Bukan aku sayang,tapi Julio yang akan memberi malaikat cantik kita ini sebuah nama" lanjut Frans sembari mencium lembut putrinya
"Aku harap kau tidak keberatan,Nita?" ujar Julio mendekati mereka sambil menggendong jagoannya
"Tentu tidak,justru aku senang mendengarnya" ujar Anita tulus
Julio menyerahkan bayinya pada Frans lalu beralih menggendong putri sahabatnya itu
" aku memberinya nama KINAN ALMAYRANI SOEBRATA" ujar Julio sambil memandang lekat wajah malaikat kecil yang kini berada dalam dekapannya
"Nama yang indah,mulai sekarang kita akan memanggilnya dengan nama baby KINAN" seru Frans bahagia,Dinda dan Anita pun ikut
Tersenyum haru
"Kalian boleh memanggil ya dengan nama KINAN,tapi aku mamanya akan memanggilnya dengan nama MAYRA" ujar Anita tiba tiba.
Frans,Julio dan Dinda menatap heran,seakan mengerti arti tatapan suami dan sahabat sahabat nya Anita pun menjelaskan
" Aku hanya ingin selalu mengingat bulan lahir putra putri kita,aku harap kalian tak keberatan!" jelas Anita dengan tatapan penuh harap
"Tentu tidak sayang,kau boleh memanggilnya dengan nama apa pun."Frans mencium kening istrinya
"Frans,kalau begitu,kami harap kau juga tak keberatan memberi nama untuk anak kami" ujar Dinda yang di benarkan oleh suaminya
"Aku tak menyangka kalian sudah merencanakannya" ujar Frans terkekeh
"Aku memberinya nama ARJUNA ALKASYAH KUSUMA"ujar Frans tenang
"KINAN dan ARJUNA" batin mereka bersamaan.


Hay readers,salam kenal aku yasti..
Ini tulisan pertama ku,aku harap tak mengecewakan,mohon saran dan kritiknya readers semua😊😊😊

ReasonWhere stories live. Discover now