Let Me
Original story by taeucin
Drama - Fluff?
Yoongi!Top x Jimin!Bottom etc.
This is.. Mine?
Typo (s), BoysLove, YAOI! Smut?
Ini full NC! Kalo gakuat jangan maksa buat baca. Maaf kalau bakal mengecewakan.
Happy Reading~
.
.
.
.
.
"H-hyung.." Jimin hampir terdengar mendesah, berusaha menghentikan perbuatan Yoongi yang tengah memangkunya saat ini.
Tapi, lidah serta bibir sialannya itu malah menjamahi lehernya. Satu lagi, tangannya juga mengusap-usap bagian bawahnya yang terbalut celana pendek selutut.
"Apa? Kau ingin ku masuki sekarang?" Tanya Yoongi, tangannya perlahan menyelusup ke dalam celana yang Jimin kenakan.
"T-tidak, hyungieehh~" jawaban Jimin bertolak belakang dengan tubuhnya. Ia menginginkan sentuhan dari Yoongi.
Miliknya menegang sejak bokongnya bersentuhan dengan milik Yoongi karena digesekan. Jimin terbuai oleh perbuatan kekasihnya itu.
"Berbalik,"
"Eh?"
"Berbalik ku bilang,"
"I-iya."
Jimin menurut, Yoongi suka itu. Posisinya masih sama, hanya saja kini saling berhadapan. Memandang satu sama lain, kemudian menyatukan bibir itu penuh hasrat.
Menyalurkan rasa ingin teramat dalam melalui ciuman panas. Ditambah bagian pusat keduanya saling bergesekan.
Perlahan Yoongi menyelusupkan tangannya ke dalam baju yang dikenakan Jimin, jarinya memainkan puting itu dengan gerakan memutar.
"Mmpphhh~" Jimin mendesah tertahan dalam ciumannya, terlalu nikmat hingga ia enggan melepaskan bibir Yoongi yang begitu menggodanya.
Dan Yoongi dengan kurang hajar melepaskan pagutan bibirnya, kembali menjamahi leher Jimin. Meninggalkan jejak kemerahan yang semakin terlihat jelas.
"Aahh~ h-hyunghh~"
Kini, giliran Jimin yang kurang hajar. Sedikit menjauh dari Yoongi, juga turun dari pangkuannya. Hanya untuk melepaskan segala penghalang ditubuhnya.
Jimin yang telanjang didepan Yoongi adalah Park Jimin yang sangat-sangat-sangat-sangat-seksi.
Pria itu mendekat, lalu tangannya berusaha melepaskan penghalang pada tubuh Yoongi. Dengan ciuman panas membuatnya semakin tak sabaran. "Kau yakin ingin melakukannya?" Tanya Jimin sedikit menggoda. Wajah sok polosnya sangat menyebalkan.
Yoongi langsung menindih tubuh polos Jimin -tidak, lehernya sudah dipenuhi tanda kemerahan yang sangat kontras dengan tubuhnya- dan kembali membuat karya terindah dimatanya selain beberapa lukisan atau musik yang disukainya.
Kembali Yoongi menyambar bibir tebal Jimin sambil berusaha memasukkan miliknya ke lubang sempit itu. Ia melepaskan pagutannya sejenak, "Aku mencintaimu.."
"A-aahh~" racaunya menahan rasa sakit sekaligus nikmat saat lubangnya perlahan dipenuhi oleh milik Yoongi, Jimin meremas bahu didepannya.
Yoongi menggerakan pinggulnya begitu miliknya sudah sepenuhnya masuk ke dalam lubang Jimin, ini yang pertama kali untuknya -tentu juga untuk Jimin.
"A-ahh! H-hyungghh~ i-ni nikmat!"
"Aku tahu, kau juga yang membuatnya seperti ini."
Yoongi tidak pernah membayangkan bahwa dirinya bisa melakukan hal ini bersama Jimin, orang yang sangat dicintainya itu.
Mengingat Jimin pernah mengaku bahwa ia menyukai Jungkook, lalu lama-kelamaan menjadi sangat dekat dengan Taehyung. Hal itu membuatnya terbakar api cemburu.
"A-ahh! H-hyung! Ah!"
Gerakan pinggulnya semakin cepat tatkala beberapa moment Jimin bersama orang lain selain dirinya yang terlihat begitu mesra, Yoongi cemburu.
Tidak suka melihat Jimin menatap penuh cinta pada orang lain, cukup dirinya saja. "Kau milikku, Park Jimin." Ujar Yoongi diselingi seringaian berarti dimata Jimin, meskipun terlihat samar-samar.
Jimin hampir dekat dengan puncaknya, pandangannya hampir mengabur akibat kenikmatan yang didapatinya begitu besar. Yoongi seolah menyiksanya, oleh nikmat tiada tara.
Tangan Yoongi terulur untuk mengocok kejantanan Jimin, agar ia merasakan kenikmatan yang dirasakanya. "K-kau.. Sempit, ahh~ shit!"
"I-itu karena, i-ini pertama kalinya buatku.. Aaahhnn~ h-hyungiehh~"
Jimin mengalami pelepasannya, sedangkan Yoongi tidak memberikannya kesempatan untuk menikmati pelepasannya tersebut. Malah terus-menerus menggerakan pinggulnya hingga membuatnya mendesah frustasi.
Setelah itu Yoongi barulah bisa menembakan spermanya ke dalam lubang milik Jimin, tubuhnya hampir saja benar-benar menindih pria dibawahnya. "Terimakasih, Jiminie.." Ujarnya pelan, kemudian mengecup kening itu lembut.
Lengan Jimin melingkar di leher Yoongi, mengecupi wajah pucat itu bergantian. Hingga akhirnya menciumi bibir yang sangat mubazir jika hanya dilihat saja.
"Ayo kita lakukan lagi,"
"Hah? T-tidaaaakkkk!"
.
.
.
.
.
.
.
Fin.
Huhuhu gagal banget sumpah T^T ku gabisaaaaa~ maafkan telah menghancurkan ekspektasi kaliaann~ bunuh Namjoon sekarang juga *eh?
Tolong komentarnya yaaa~ ^^
.
.
.
Omake?
Taehyung baru saja ingin menghampiri mobil yang akan membawanya kembali ke rumah bersama kawan-kawannya. Namun, langkahnya terhenti ketika melihat mobilnya itu bergerak-gerak.
"Hyung, ayo kita pu-mmpphh~"
"Ssstt, diam."
Jungkook ikut memperhatikan mobil didepannya, matanya melebar. Ia melihat jelas ada orang disana, "L-lebih baik kita jangan disini." Kata Taehyung kemudian menarik tangan itu agar menjauh dari sana.
"K-kenapa? Memangnya Yoongi-hyung sedang apa?"
"Ayo, akan ku tunjukkan."
Jungkook hanya mengikuti langkah Taehyung yang entah akan membawanya kemana. Sedangkan desahan-desahan itu mulai terdengar keras hingga cepat-cepat Taehyung menutupi kedua telinga Jungkook menggunakan tangannya.
.
.
.
.
.
.
Finish~
YOU ARE READING
Let Me
Short StoryKumpulan ff onehoot BTS! Crack/my fav couple! ? ⚠ BoysLove ⚠ ⚠ Mature/YAOI ⚠ ⚠ Smut Content ⚠ Mind to read and review?
