Hari ini adalah hari terakhirku memakai seragam abu-abu...
Aku telah lulus dari salah satu sma favorit di kota ini.
"Tuhan... jadikan aku cepat dewasa agar aku cepat menjadi pendamping hidupnya". Doaku dalam hati.
"Kak rama... " bibirku memanggil lirih namanya... aku menjadikannya segalanya dalam hidupku. Mengikuti setiap jejaknya dan menjadikannya tujuan hidupku. Semenjak aku bertemu dengannya waktu itu, aku selalu bersekolah di tempat yang kak rama juga pernah sekolah di sana.
Sayup-sayup dea mendengar suara obrolan dari ruang kerja ayahnya "mas dea udah lulus sma ya? Terus mau ngelanjutin kuliah dimana dia... tambah cantik aja anak mas dan mbak itu" dea mengintip dari pintu dan di sana dia melihat kedua orang tua rama yang sedang mengobrol dengan kedua orang tuanya.
Ibu dea tersenyum "iya lah rom... siapa dulu ibunya" sambil mencubit lengan suaminya.
Ayah dea menimpali "untuk urusan kuliah, saya dan juga lea hanya mengikuti kemauan dea. Membiarkan dea yang memilih, kita sebagai orang tua hanya mendukung dan mendoakan agar dea mendapat semua yang dia impikan" jawab ayah dea sambil mengerling jail kepada istrinya.
Tante kyra yang merupakan mama rama tiba-tiba menanyakan sesuatu yang membuat jantung dea meloncat-loncat "gini mas mba, kita punya sebuah rencana... gimana kalau kita jodohin aja rama sama dea. Sepertinya mereka akan jadi pasangan yang serasi, jadi kita juga bisa lebih mempererat tali persaudaraan kita dengan menjadi besan. Tentunya kami meminta persetujuan dulu dari mas rio dan mba leana".
Kedua orang tua dea saling memandang...
Tiba-tiba hening, dan mata ibunya berkedip ke arah ayahnya.
"Kami sangat setuju dan mendukung sepenuhnya rencana tersebut, tapi keputusan akhir tentunya kami serahkan pada dea dan rama karena mereka yang akan menjalaninya"
Dea sangat lega mendengar jawaban ibunya, dea berjanji setelah ini akan mengecup pipi ibunya dan membuatkan puding cokelat kesukaan ibunya.
"Tuhan... aku mohon persatukanlah aku dengan kak rama, dia keinginan terbesarku dalam hidup"
Dea berdoa memejamkan mata menyender pada pintu tersebut. Tak terasa butir air mata terjatuh di pipinya, bukan air mata kesedihan. Melainkan air mata kebahagiaan.
YOU ARE READING
Cinta Dealuna
RomanceHatiku terasa sakit, aku akan gagal menikah untuk kedua kalinya. kutatap lelaki yang sedang menyetir mobil di sampingku. aku mencintai nya lebih dari apapun, sejak dulu... dan hanya dia. tapi cinta ku tak pernah berbalas, cintaku bertepuk sebelah t...
