1. Kata Hati

76 9 3
                                        

Kenapa pada akhirnya kebahagiaan yang selalu aku andaikan kini semakin terlihat semu, kau memang tak menolak tapi dari cara mu, aku tahu bahwa dirimu tak pernah menginginkan kehadiranku.

Entah ini adalah jalan yang tepat kita harus saling diam, saling menatap di kala dekat, dan hanya semilir angin lalu yang menjadi penghalang kebersamaan kita.

Aku ingin tertawa atas usaha yang ku lakukan selama ini ternyata berhasil, kau benar-benar menjauh dari kehidupanku meski jarakku terlampau dekat denganmu namun, hatimu benar sudah pergi.

Bukankah memang ini yang kuharapkan, agar aku bisa menjauh darimu lalu, kenapa terbesit rasa sedih hingga penyesalan kini mulai menyeruak dalam relung hatiku?

Lagi-lagi aku harus kehilangan cintaku. Kenapa ini selalu terjadi dalam hidupku, kenapa? Apa ada yang salah dengan sikapku, kurasa bukan aku yang salah, tapi cintaku. Hanya sebuah tatapan yang bisa kita lakukan saat ini, tak sehangat dahulu. Padahal kita tak pernah bermasalah, ada yang tersembunyi, aku atau dirimu yang benar telah membenci. Jelas bukan aku, karena hati ini selalu berdetak ketika wajahmu kembali hadir dalam benakku. (Anindya)

AninbianWhere stories live. Discover now