Chapter 2

10.3K 680 5
                                        

CKLEK....

Terdengar suara pintu dibuka dan membuat dua sejoli itu menghentikan antifitasnya. Chanyeol diam dan mengintip dari tirai. Dengan hati-hati ia meliat keadaan diluar.

"Siapa?" tanya Baekhyun dengan sedikit berbisik. Chanyeol menghelai nafas pelan dan tersenyum kearah Baekhyun.

"Hanya seorang petugas UKS, tapi ia sudah pergi" jelas Chanyeol membuat Baekhyun menghelai nafas pelan. Hampir saja mereka ketahuan membuat mesum di uks.

"Kau tidak perlu khawatir sayang ia tidak akan melihat kita disini" ucap Chanyeol enteng. Rasanya Baekhyun ingin membunuh Chanyeol sekarang juga.

"Diam kau! Dasar tiang!" bentak Baekhyun, tapi itu tidak membut Chanyeol diam.

"Menyingkirlah aku mau keluar" ucap Baekhyun lalu mendorong tubuh besar Chanyeol dari hadapannya dengan sekuat tenaga.

"Kau tidak mau menemaniku disini?" tanya Chanyeol dengan wajah yang dibuat sedih. Baekhyun jijik melihatnya.

"Berhentilah memasang wajah seperti itu. Kau kira itu cocok untukmu? Itu membuat ku mual" Baekhyun bangChanyeol

kasur dan berjalan keluar.

"Kau mau kemana sayang?" tanya Chanyeol sambil membaringkan tubuhnya di kasur.

"Ck. Berhentilah memanggiku sayang. Memuakan" ucap Baekhyun lalu berjalan meninggalkan Chanyeol dengan seringai bodohnya.

"Awas kau Baekhyun. Kau tidak tahu aku. " gumam Chanyeol

~~=~~

"Dasar menyebalkan " gumam Baekhyun.

"Kau kenapa Baek? " tanya namja bermata bulat. Baekhyun hanya menghelau nafas.

"Sungguh aku benar-benar ingin membunuhnya hari ini juga" ucapa Baekhyun sambil menghentak-hentakan kakinya.

"Kau ini kenapa sih? Baru datang udah marah-marah " bentak seseorang di samping Baekhyun.

"Hhwwaa.... Luhanie aku hampir diperkosa oleh tiang! " ucap Baekhyun yang membuat luhan menyemburkan minumannya.

"Baekhyun kalo ngomong itu hati-hati ya. Mana ada tiang yang mau memperkosa mu... Emang ada tiang berjalan? " geram namja bermata bulat. Baekhyun duduk di sebelah Luhan.

"Kau tidak tahu Kyungsoo. Jika kau melihatnya. Kau akan tahu" ucap Baekhyun sambil menyuruput minuman Luhan.

"Yakk!! Itu minumanku!! Aishh" luhan memandang tajam Baekhyun.

"Maafkan aku... Aku benar-benar haus" sesal Baekhyun lalu kembali meminum, minuman Luhan sampai habis .

"Kau ini.. ." Luhan beranjak dari tempat duduknya.

"Kau mau kemana Luhan?" tanya Kyungsoo heran.

"Aku mau membeli minuman" ucap Luhan tanpa menoleh ke belakan.

"Pesan kan aku satu...!!" teriak Baekhyun dan di balas anggukan oleh Luhan.

"Jadi bagaimana? " tanya Kyungsoo sambil memandang Baekhyun.

"Gimana apanya?" tanya Baekhyun balik. Myungsoo memutar matanya malas.

"Tentang tiang berjalan itu... Jangan pura-pura lupa" ucap Kyungsoo kesal.

"Heheh.. Hampir aku lupa" kata Baekhyun. Myungsoo hanya berdecak kesal.

"Lalu siapa tiang berjalan itu?" tanya Kyungsoo lagi. Baekhyun mengibaskan tangannya.

"Sudah jangan membicarakannya lagi... Aku malas" Baekhyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya, ia sungguh malas jika membicarakan orang itu. Kyungsoo hanya menyedikan bahunya.

"Terserah kau saja. "

"Hai Sayang!!" panggil seseorang. Baekhyun langsung membalikan badannya menghadap orang tersebut.

"Astaga... Bisakah kau pergi dari hadapanku? Dasar tiang!!" ujar Baekhyun geram. Orang itu menggelengkan kepalanya dan duduk disebelah Baekhyun.

"Tidak bisa... Aku tidak mau jauh-jauh dari mu sayang! " ucap orang itu dengan nada manja. Baekhyun yang mendengan nada itu langsung bergidik ngeri.

"Berhentilah bersikap seperti itu dihadapanku Chanyeol. Itu membuatku mual" Baekhyun menatap Chanyeol dengan tatapan jijik, Chanyeol hanya mengedikan bahunya .

"Apa yang kau lakukan disini? " tanya Baekhyun tanpa menatap Chanyeol.

"Pergi sana!! Kau hanya membuat moodku tambah buruk!" Baekhyun mendorong tangan Chanyeol agar menjauh darinya, tapi itu sia-sia karena tenaga Baekhyun tidak cukup untuk mendorong tubuh besar Chanyeol.

"Menjauhlah" Geram Baekhyun yang masih mendorong tangan Chanyeol dengan sedikit memukul membuat Chanyeol sedikit meringis kesakitan.

"Kau kasar sekali sih! Bisa lebut sedikit gak?" tanya Chanyeol sambil menggenggam tangan Baekhyun agar tidak memukulnya. Dengan cepat Baekhyun menarik tangannya dari genggaman Chanyeol.

"Ja-jangan se-sen-sentuh aku dengan tanganmu!" ujar Baekhyun gugup lalu beranjak dari tempat duduknya dan di ikuti oleh Kyungsoo dari belakang.

"Loh? Baekhyun dan Kyungsoo mana? " tiba-tiba Luhan datang dengan minuman ditangannya. Chanyeol yang melihat itu langsung menunjuk arah perginya Baekhyun dan Kyungsoo dengan jarinya.

"Loh? Kok aku ditinggal? Dasar!!" geram Luhan lalu menaruh minuman itu di meja dan beranjak meninggalkan Chanyeol untuk mengejar kedua sahabatnya.

"Dasar aneh!! "





TBC

makasi yg udh nungguin cerita absrut ku ini... Sebenernya aku belum mau post, tapi temenku nyuruh aku ngepost, padahal lagi gak mood... Eh.. Malah di paksa.. Yaudh akhirnya aku post juga ...hehehe...

Mampir juga ya ke cerita aku yang lainnya #promosi

Ok di tunggu vomennya ya biar langsung dapet ide dan mood buatnya.. ✌

I'm Married To My Enemy (Chanbaek)Where stories live. Discover now