1

26 3 10
                                        

Pagi ini di sebuah rumah yang sangat megah terlihat sebuah keluarga sedang berkumpul di ruang makan untuk melakukan kebiasaan pagi mereka yaitu sarapan.

"Bagaimana cabang perusahaan yang ada di Busan? Apa tidak ada masalah?"Tanya Reynald pada Andrian, anak keduanya
"Semua berjalan lancar hanya saja sempat ada kendala tetapi aku sudah mengurusnya, Dad"Jawab Andrian seadanya

Suasana di ruang makan kembali sunyi, yang ada hanya suara dentingan dari alat makan. Tidak lama keluarga itu berpindah ke ruang keluarga untuk menghabiskan waktu dengan keluarga.

Ya, memang sudah jadi rutinitas dari keluarga Alexander jika hari libur akan di gunakan untuk berkumpul bersama keluarga. Entah sekedar bercanda atau membicarakan masalah keluarga.

"Robert, bagaimana dengan Jevlyn? Kapan kalian akan meresmikan hubungan kalian?"Tanya Natasha pada anak sulungnya, Christian Robert Alexander.

"Mungkin nanti setelah dia promo single terbarunya, Mom"Jawab Robert santai, Natasha hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap anak sulungnya yang terlalu santai jika menyangkut dengan pasangannya

"Kau yakin dengan hubungan kalian? Bukankah sangat sulit jika kalian meneruskan hubungan ini?"Tanya sang ayah, keseriusan sangat terlihat di wajah Reynald.

Dia benar-benar khawatir dengan anak sulungnya karena memilih untuk menjalin hubungan yang sangat beresiko. Ya, menjalin hubungan dengan artisnya, bukankah itu sangat beresiko?

Robert, anak pertama dari Reynald ini memilih untuk menjadi CEO sebuah agency yang bernaung di dunia entertainment. Agency warisan dari keluarga Robertson ini sudah sangat terkenal di dunia, agency yang menaungi baik artis Asia ataupun Eropa.

"Aku dan Jevlyn sudah membicarakan tentang hubungan ini. Dia juga rela keluar dari dunia entertain untuk mempertahankan hubungan kita"Ujar Robert menanggapi pertanyaan ayahnya.

Setidaknya jawaban Robert membuat hati orang tuanya tenang karena bagaimanapun juga Reynald dan Alena tidak akan rela kehilangan calon menantu seperti Jevlyn yang pintar, cantik dan juga dia adalah anak dari kolega bisnis Reynald

"Dan kau Andrian, Daddy sudah mengatur pertemuanmu dengan Valerie. Daddy putuskan bahwa 2 minggu lagi keluarga kita dan keluarga Thomas akan bertemu untuk membicarakan tentang kelanjutan perjodohan kalian"Ucap Reynald dengan ketegasan di setiap perkataannya

Terlihat sangat jelas jika Reynald serius ingin menjodohkan anaknya dengan keluarga Thomas. Dan perlu di ketahui bahwa keluarga Thomas adalah salah satu keluarga yang terhormat di kalangan para pebisnis Asia. Tapi alasan utama Reynald menjodohkan Andrian dengan Valerie karena ayah Valerie, Revano Thomas adalah sahabat terbaiknya.

"Tidak bisakah aku menentukan pasangan hidupku sendiri? Aku sudah menganggap Valerie sebagai adikku sendiri"Ujar Andrian menanggapi perkataan ayahnya

Ya, Andrian adalah keturunan Alexander yang tidak mau ambil pusing masalah pasangan. Bahkan saat ini pun dia masih tidak memikirkan tentang kekasih. Yang ada di pikirannya adalah pekerjaan dan pekerjaan.

Dia selalu menolak semua wanita yang berusaha mendekatinya. Dia tahu bahwa semua wanita itu mendekatinya semata-mata karena dia adalah keturunan Alexander dan mereka tidak ada yang tulus kepadanya. Ya, kecuali Valerie, gadis yang sudah dianggap Andrian sebagai adiknya sendiri itu mencintai Andrian dengan tulus tapi dia masih saja belum bisa membalas perasaan Valerie meskipun dia sudah mencobanya. Keluarga mereka sangat dekat maka dari itu anak mereka juga sudah dekat dari kecil.

"Dan tidak bisakah Mommy menentukan pasanganmu? Apa kau tidak percaya pada pilihan Mommy, huh?"Kali ini Nyonya Alexanderlah yang angkat bicara. Karena dia tidak ingin melihat suami dan anaknya berdebat.

Alena membantu suaminya untuk membantu membujuk Andrian. Dia tahu bahwa Andrian tidak akan pernah menolak keinginannya karena kelemahan Andrian adalah dirinya.

"Aku percaya bahwa pilihan Mommy adalah yang terbaik untukku. Tapi tidak bisakah untuk masalah ini aku sendiri yang menentukan?"Jawaban Andrian sedikit mengejutkan Alena dan semua yang ada disini. Pasalnya Andrian selalu menuruti perkataan Alena. Tapi Alena memiliki cara lain untuk meluluhkan hati anaknya.

"Huh...Mommy kecewa dengan perkataanmu, Andrian. Ternyata kau sudah tidak percaya pada Mommy"Alena berucap dengan lirih lalu berdiri ingin meninggalkan ruangan ini. Tapi belum sampai melangkah sudah ada yang menahan pergelangan tangannya.

"Maafkan aku, Mom. Jika Mommy ingin menjodohkanku dengan Valerie...baiklah, aku akan menerima perjodohan itu. Aku tidak ingin mengecewakan Mommy"Ucap Andrian dengan nada menyesal karena sudah membuat ibunya kecewa dengan perkataannya

Reynald, Robert, Alena dan Ronald yang merupakan si bungsu dari keluarga Alexander pun akhirnya tersenyum setelah mendengar perkataan Andrian. Bahkan Alena yang tadi sempat membelakangi Andrian pun langsung berbalik dan memeluk putranya itu sangat erat.

"Hmm...Mommy sangat menyayangimu sayang. Terima kasih sudah mau menuruti Mommy"Ucap Alena yang hanya di balas anggukan kepala oleh Andrian

"Daddy juga sangat bangga padamu, Andrian. Kau tidak pernah mengecewakan kita semua"Sahut Reynald yang di ikuti anggukan oleh Robert dan Ronald. Alena pun melepaskan pelukannya dan kembali duduk di samping Andrian untuk membahas pertemuan mereka dengan keluarga Thomas.

Robert yang harus menjemput Jevlyn untuk mengantar kekasihnya pemotretan pun akhirnya undur diri dan berpesan untuk mengabari dirinya saja tentang pertemuan itu.

Lain dengan Robert, lain juga dengan Ronald. Si bungsu Alexander ini juga berpamitan karena dia memiliki jadwal kencan dengan kekasihnya. Reynald dan Alena hanya bisa tersenyum dan sesekali menggelengkan kepala mereka melihat kelakuan anak mereka itu.

"Bagaimana jika pertemuannya kita lakukan 3 hari lagi, Dad? Karena di hari itu jadwalku sangat kosong dan bukankah di hari itu juga Valerie pulang dari Paris"Saran Andrian yang langsung di setujui oleh Reynald dan Alena

"Baiklah, Mommy jadi tidak sabar bertemu dengan calon menantu Mommy"Ucap Alena dengan mata berbinar

"Bukankah Mommy sering bertemu dan menghabiskan waktu dengan calon menantu Mommy? 5 hari lalu Mommy baru saja shopping dengan Angela kekasih Ronald dan 3 hari yang lalu juga Mommy baru saja lunch dengan Jevlyn kekasih kak Robert"Celetuk Andrian yang langsung mendapat tatapan tajam dari Alena.

"Ishh....bukan itu maksud Mommy. Valerie adalah perempuan pertama yang kau terima jadi Mommy sangat excited bertemu dengannya. Dia adalah kekasih pertamamu jadi Mommy akan sangat senang mengenalkannya pada seluruh media bahwa dia kekasihmu"Andrian yang mendengar celotehan ibunya hanya bisa menggelengkan kepalanya dan hal yang sama di lakukan oleh ayahnya.

Saat ini yang ada di pikiran Andrian adalah apakah dia bisa mencintai Valerie? Bagaimana dia harus memperlakukan Valerie? Karena keadaan yang sudah berbeda dan tidak mungkin dia menyamakan perilakunya dulu pada Valerie. Pertanyaan itu terus terngiang-ngiang di pikirannya.

Because Get Used ToWhere stories live. Discover now