1

3.1K 205 18
                                        

Jeon Wonwoo POV

Ia Kim Mingyu, seorang yang tidak bisa diam dan banyak tingkah. Ia anak yang selalu tersenyum dan ceria, selalu membuat lelucon bersama dengan Seokmin dan bisa juga klop dengan Soonyoung, kakak kelasnya. Seseorang yang terlihat tidak mempunyai masalah sedikitpun dan berjalan sesuai keinginannya. Tapi, siapa sangka dia seseorang yang menyimpan banyak luka? Dan aku, sudah berjanji untuk selalu menjaganya dan tidak membiarkan 'orang itu' mencelakainya dengan caraku sendiri.


Kim Mingyu, ku harap kau bahagia dan selalu tersenyum untukku.


Tunggulah saat dimana aku akan bertemu denganmu lagi di masa depan.


Selamat tinggal, Sayang.

Jeon Wonwoo.


~~


Aku melihatnya lagi, terduduk di sebuah taman yang sepi, tempat biasa kami menghabiskan waktu bedua, bercanda, bertengkar dan tempat dimana kami mendapatkan sebuah ikatan yang mengikat diri kami masing-masing.

Aku melihatnya lagi, dengan posisi duduk di bangku yang sama dan kepala yang Ia dongakkan ke arah langit untuk melihat bintang-bintang bertaburan malam ini. Ia menggenggam sebuah kertas, kertas berwarna soft pink, warna kesukaanku.

Terkadang aku melihatnya meremas benda itu dan tatapannya sangat putus asa.


Tuhan, aku tidak bisa melihatnya terus seperti ini. Kembalikan dia yang dulu. Biarkan dia tertawa dan tersenyum di saat-saat sebelum mengenalku. Kembalikan dia yang benar-benar ceria, tidak seperti saat ini yang hanya memperlihatkan keceriaannya dan berkata baik-baik saja di depan teman-temanku dan dia, sedangkan di saat dia merasa sendiri, Ia akan kembali merenung sendirian dan duduk di tempat yang sama.

Mingyu, percayalah. Aku selalu melihatmu dan menjagamu. Aku ingin mendekat ke arahmu, memelukmu dan mengecupmu, berkata bahwa semua aman dan baik-baik saja. Tapi aku tau, ada seseorang yang melihatmu dari kejauhan, sama sepertiku. Seseorang yang sangat menyayangimu, sama sepertiku, tetapi perbedannya, Ia ingin menjatuhkanmu dan menbuatmu menderita. Dan Ia merasa, kau telah menghianatinya.

Dan aku sudah berjanji untuk terus menjagamu dan tidak membiarkan dia menyentuhmu dengan kesakitan lebih dari ini. Aku akan menggagalkan semua cara yang Ia lakukan untuk membuatmu kehilangan senyuman dan tawa cerahmu. Aku akan menjaga hatimu dan nyawamu, dengan caraku sendiri. Tunggulah aku, sayang.


8:30 P.M



Kim Mingyu POV

Aku merasakanmu. Aku tau, kau selalu berada di dekatku. Aku tau kau tidak ingin aku bersedih seperti ini, benarkan sayang? Aku tidak tau saat ini kau berada di mana dan apakah kau masih memikirkanku?


Sayang, tolong jawablah aku. Apa kau kedinginan? Malam ini sungguh dingin. Langit cerah dan banyak bintang yang terlihat, seperti kesukaanmu. Apa kau melihatnya? Jika iya, mendekatlah kearahku, biarkan aku memelukmu erat dan menghangatkanmu dengan lenganku, kembalilah dan lihatlah bersama denganku.

Apa disana sangat nyaman sehingga kau tidak mau kembali ke dunia bersamaku? Apa di sana kau mendapatkan pangeran yang selalu kau impikan? Apa di sana lebih banyak bintang yang bertaburan dan membuatmu betah melihat mereka? Jika iya, ajaklah aku bersamamu. Biarkan aku selalu berada di sampingmu.

Protect [Meanie]Stories to obsess over. Discover now