Seoul, Korea Selatan
Rumah besar yang berdiri megah di jalan yang di penuhi dengan berbagai pohon yang rindang dan berbagai macam bunga-bunga yang siap untuk bermekaran di bulan ini. Rumah yang disi oleh tiga orang gadis Park Yoon Gae, Kim Na Hyun, dan Yae Ri Jung. Ketiganya sudah tinggal bersama sejak kelas 3 SMP. Sejak saat itu mereka bertiga tinggal bersama, dan mungkin akan selalu seperti itu.
Mereka hidup diantara kalangan teratas di Seoul. Walau pun hidup dengan bergelimang harta, mereka bertiga sendiri yang menginginkan hidup mandiri.
Keluarga Park Yoon Gae adalah kalangan tinggi walaupun bukan berasal dari kalangan pemegang tahta dari berbagai macam perusahaan tapi, keluarganya di segani oleh banyak masyarakat. Orang tua Yoon Gae adalah pemegang dari salah satu Ent yang terkenal di Korea.
Keluarga Kim Na Hyun adalah kalangan yang banyak disegani oleh mereka para ibu-ibu yang memiliki suami pemegang saham dan pemilik perusahaan besar. Orang tua Na Hyun memang mendominasi bekerja di bidang Fahsion yang memiliki karya yang menjadi barang WAJIB yang dimiliki oleh semua kalangan atas.
Keluarga Yae Ri Jung hampir sama dengan keluarga Na Hyun. Jika keluarga Na Hyun diminati oleh para ibu-ibu. Keluarga Yae Ri memiliki perusahaan mobil sport yang di segani oleh para pejabat dan bapak-bapak pemengang saham maupun pemilik perusahaan atas.
______________________________________
Malam Hari
Seoul, Korea Selatan.
Malam ini adalah malam senin dan besok adalah hari untuk kembali sekolah setelah sekian lama berlibur. Kini mereka bertiga tengah sibuk didalam kamar Yoon Gae yang luas. Yae Ri yang memiliki rambut panjang sedang sibuk menyisir rambutnya, Na Hyun yang menyukai musik sedang sibuk dengan alunan musik yang keluar dari headseat yang terpasang di telinganya, sedangkan Yoon Gae tidak melakukan apa-apa hanya menatap layar tv.
"Eonni apa kau bisa membantuku?" tanya Yae Ri sambil meyodorkan sisirnya kearah Yoon Gae yang terlihat sedang fokus melihat iklan.
Yoon Gae melirik ke arah Yae Ri lalu mengganti posisinya menjadi posisi duduk di ujung kasurnya. Dengan wajah yanh terlihat bosan, Yoon Gae mengangguk.
"Terima kasih. Tapi tolong perlahan" ucap Yae Ri lalu memberikan sisir yang ada di tangannya pada Yoon Gae. Namun, tiba-tiba saja handphone Yoon Gae bergetar. Dengan cepat Yoon Gae mengambil handphonenya yang ada di dalam saku celana Overall nya yang pendek.
"Sebentar. Aku harus mengangkat telpon dari Bibiku" ucap Yoon Gae lalu beranjak jauh dari kamarnya.
"Ehm... Na Hyun-ssi bisakah kau membantuku?" tanya Yae Ri pada Na Hyun.
"Tidak. Aku tidak ingin membantu" jawab Na Hyun dingin. Karena kesal dengan sikap Na Hyun yang berpura-pura dingin itu, Yae Ri langsung meraih handphone Na Hyun lalu mencabut earphonenya.
"Aish! Kau ini!" ucap Na Hyun kesal lalu mengubah posisinya.
"Terima kasih Na Hyun-ssi" ucap Yae Ri sambil tersenyum kecil pada Na Hyun.
Na Hyun hanya menganggukkan kepalanya dengan memasang wajah yang dingin.
"Eum.. Na Hyun-ssi kira-kira siapa yang menelpon Yoon Gae malam malam seperti ini?" tanya Yae Ri sambil memakan cemilan milik Yoon Gae yang memang sengaja di simpan di dekat cermin.
"Mungkin saja ibunya atau mungkin kakak nya" jawab Na Hyun.
"Mana mungkin kakak Yoon Gae menelpon. Dia pasti sangat sibuk" timpal Yae Ri.
"Lalu jika kau tau. Kenapa kau bertanya padaku?" tanya Na Hyun lalu menyimpan sisir lalu meninggalkan Yae Ri sendiri dikamar Yoon Gae.
"Dia.. Memang saja seperti itu" keluh Yae Ri.
Dan tak lama Na Hyun meninggalkan
Yae Ri. Yoon Gae datang dengan wajah yang lesu. Dengan secara otomatis membuat Yae Ri mendekati Yoon Gae.
"Yoon Gae-ssi. Ada apa?" tanya Yae Ri dengan panik.
"Tidak ada apa-apa" jawab Yoon Gae sambi tersenyum kecil pada Yae Ri.
"Tidak mungkin 'tidak ada apa-apa' jika wajah mu lesu seperti ini. Katakan, apa yang terjadi?" tanya Yae Ri.
"Haa~ aku memang tidak bisa menyembunyikan masalahku didepan dirimu Yae Ri-ssi" jawab Yoon Gae sambil memegang bahu Yae Ri dan menundukkan kepalanya.
"Jadi apa masalahmu?" tanya Yae Ri dengan nada bicara paniknya yang melengking.
"Masalahku saat ini adalah. Aku lelah dan aku ingin tidur. Lebih baik kau kembali ke kamar dan pergi tidur besok itu hari sekolah" ucap Yoon Gae, sambil mendorong Yae Ri keluar dari kamar nya.
"Aa~ aku ingin tau masalahmu. Ada apa dengan mu?" tanya Yae Ri.
"Sudah ku bilang masalah ku adalah aku mengantuk" jawab Yoon Gae.
Sambil mendorong Yae Ri keluar dari kamarnya, Yoon Gae pelan-pelan menutup pintu kamarnya.
"Dasar menyebalkan" keluh Yae Ri
CZYTASZ
In Our Live
RomansPersahabatan yang lama terjalin. Yang tak memiliki pasangan menjadi memiliki pasangannya masing-masing. Menjalani hidup cinta nya masing-masing. Kisah cinta yang juga memiliki lika-liku masalahnya masing-masing. Masalah keluarga pun turut dalam kehi...
