"Nomor peserta MOPDB?"
"Got it!"
"Buku panduan MOPDB?"
"Got it, panduan karantina dan panduan keperluan berbagai macam kegiatan."
"Nomor kursi bus?"
"Got it!"
"Oke then, aku mau ke toilet dulu kalo gitu Dave," ujar Amanda seraya menyerahkan kertas ceklist di tangannya kepadaku lalu pergi meninggalkanku.
Aku berjalan menyusuri koridor kelas menuju taman yang berada tak jauh dari lapangan tempat kami melaksanakan upacara. Suasana sekolah kali ini ramai karena banyak calon siswa baru yang akan mengambil keperluan untuk MOPDB lusa. Kayak yang aku sama Amanda lakuin sekarang ini.
"Masuk sini lagi?" tegur suara yang sukses membuat hatiku berdesir. Aku menoleh ke arah suara itu berasal, dan ternyata benar itu suara Steffano.
"Eh, ehm iya," jawabku agak terbata. Mungkin saat ini semburat merah tampak jelas di wajahku. Oh shit, kenapa aku selalu gugup kalau berdekatan dengan Steffano?
"Good then. Jadi, aku bisa tiap hari ketemu kamu," ujar Steffano.
Apa dia bilang barusan? Telinga aku nggak tuli kan? Ini bukan imajinasi kan?
"Kalo gitu aku pamit dulu ya. Oh ini buat kamu," pamitnya sambil menyodorkan sebotol E+ ke arahku, kemudian dia meninggalkanku.
Oh God, I'm paralyzed now. Aku seakan terkena mantra petrificus totalus karena badanku terasa kaku dan susah untuk digerakan.
"Dave, ayo pulang!" ajak Amanda sambil menarik tanganku.
Aku bangkit dengan agak susah dan juga dengan perasaan campur aduk.
Namaku Dave, calon kelas sepuluh. Aku gay. Cewek bernama Amanda adalah sahabat yang sudah melebihi saudara sendiri buatku, sedangkan Steffano adalah cowok yang kutaksir sejak kelas tujuh. Dan ini adalah kisahku.
A/n:
Hello from khayangan. Onew here. Ya ampun, sebenernya malu sih mau post cerita ini. Karena ini cerita penuh dengan keabsurdan dan hal-hal menggelikan lainnya. Tapi karena saya dipaksa oleh ibu suri Kincirmainan makanya saya nekad post deh. Ya ampun, baru prolog aja udah sepuluh kali revisi. Gimana masuk ke chapter selanjutnya ya? huahaha.
Gak apa2 lah ya, saya kan juga masih dalam tahap belajar. Anyway, enjoy my story ya, semoga kalian terhibur, walaupun saya ragu, huahaha.
YOU ARE READING
FLOQUE
Teen FictionNamanya Dave. Cowok openly gay yang ramah kepada setiap orang. Dia adalah yatim piatu yang kemudian diasuh oleh keluarga sahabat orang tuanya. Dia mempunyai Tiga sahabat; Amanda, cewek yang sering mengaku-ngaku saudara kembar non biologisnya, Chloe...
