Hai~ Baru pertama kali buat karya disini..
Happy Reading, Guys
.
.
PROLOG
.
.
.
Jungkookie, apa kau tahu? " Tanya seorang gadis, Yuju. Namanya
" Tahu apa? " Tanya Kembali Jungkook yang masih fokus menuliskan angka-angka dibuku matematika-nya
" Aku menyukai Sunyoul "
DEG!
3 kata itu berhasil membuat Jungkook berhenti pada aktivitasnya.
" Neo waeyo? " Tanya Yuju yang tak mengerti dengan sikap Jungkook
" Kau menyukai anak baru itu? " Tanya kembaliJungkook
" Eum.. Tapi, jika dilihat.. Kau mirip dengannya" Jawab Yuju tersenyum
" Tentu saja, dia Sepupu-ku! " Gumam Jungkook
" MWO?! KAU SEPUPUNYA?! " Baru kali ini, suara teriakan Yuju mampu membuat seisi kelas melihat kearahnya
" Maksudmu.. Siapa Sepupu Jungkook? " Tanya seorang gadis yang memang berparas pintar, Ryu Sejeong.
" Jungkook Sepupu S- Hmpphtt " Jungkook membekap mulut Yuju yang hampir mengatakan 'Jungkook-Sepupu-Sunyoul'
" Neo Micheosseo? Jika yang lain tahu, Kau bisa mati tanganku! " Bisik Jungkook tepat di Telinga Yuju.
" Maksud Yuju, Aku Ber-saudara dengan WonWoo Hyung " Jungkook lebih memilih berbohong, dibandingkan jika semua orang tahu Sunyoul adalah sepupunya.
" Yak! Choi Yuju, apa kau baru tahu WonWoo Oppa adalah Kakak Jungkook? Bahkan, kau sering kekantin dengannya! " Protes seorang gadis imut, Jung Eunbi.
" Yak! Bukan itu! Jung- Hmmphhtt " Jungkook kembali membekap mulut Yuju yang tadinya bebas dari Bekap-an tangan Jungkook.
" Mianhe.. Aku perlu membawanya ke Ruang kesehatan " Ucap Jungkook membawa, Ah tidak! Membawa paksa Yuju yang masih dalam Bekap-an Tangannya...
.
.
.
©First Snow ©
" Yak! Bisakah kau tak usah seperti itu padaku? " Tanya Yuju. Mereka, Yuju dan Jungkook berada di atap sekolah. Padahal, ucapan Jungkook tadi ke Ruang kesehatan, kenapa jadi ke Atap sekolah?
" Kumohon, jangan menyebarkan itu.. Kumohon! " Balas Jungkook
" Baiklah... Tapi, satu syarat! " Balas kembali Yuju dengan menjajarkan jari telunjuknya dengan kepalanya
" Apa itu? ". Balas kembali Jungkook
" Traktir aku makan selama 1 bulan, Bagaimana? Mudah,kan? " Jawab Yuju
" Baiklah.. Hanya satu bulan, tidak lebih.. " Balas Jungkook.
.
.
.
.
Yuju kini menapakkan kakinya di trotoar Penyebrangan. Menunggu Lampu penyebrangan berwarna Hijau, Yuju tampak Melihat sekelilingnya. Sepi. Itu gumam-an Yuju. Seketika, matanya melihat kearah toko. Itu Toko Ice Cream. Merasa detik lampu Penyebrangan masih lama, Yuju memutuskan untuk menuju Toko Ice Cream. Tepat disebelah Halte Bus. Kalian tahu kenapa Yuju tak memilih menaik Bus? Jika pun memilih naik Bus, jam segini tak ada Bus lewat. Sebenarnya, Sebelum sampai Lampu penyebrangan, Yuju sudah melihat Bus akhir. Namun, mungkin larinya tak secepat dari biasanya. Sehingga, Bus Akhir itu pergi begitu saja.Tring!Sebuah Bel pengunjung toko Ice Cream Berbunyi. Yuju segera memajukan langkahnya menuju Kasir atau Tempat pemesanan.
" Eum.. Ice Cream Vanilla satu " Pesan Yuju kepada Kasir yang ber-name tag 'Bae JoHyun'
" Chakkamanyo, Agasshi " Balas Kasir Bae tersenyum, yang dibalas senyum singkat Yuju.
" Seharusnya Kookie yang membayarnya " Gumam Yuju kesal sambil membuka Dompet miliknya
" Igeo, Agasshi.. Ice Cream Vanilla satu, Apa ada tambahan? " Tanya Kasir Bae
" Ani.. Berapa semuanya? " Jawab Yuju
" 10 Ribu Won " Jawab Kasir Bae
" Igeo " Balas Yuju memberikan selembar uang kertas
" Khamsamida.. Silahkan datang kembali " Tutup Kasir Bae setelah Memberikan Struck Pembayaran dan Yuju pergi setelah menerimanya
.
.
.
.
Seorang lelaki tampak Berlari Tergesa-gesa, Diketahui lelaki itu bernama Sunyoul.
" YAK! KUBILANG BERHENTI! " Teriak seorang Lelaki yang mengejar Sunyoul
" Aishh.. Aku bisa gila "
.
.
.
.
.
Yuju kini Berjalan menuju Lampu penyebrangan dengan Ice Cream ditangannya.Jalan masih sepi. Itu pikirannya. Dan...
" Itu Sunyoul? Suny-"
BRAKK!
PRANGG!
Sebuah Truk besar menghantam tubuh seorang Lelaki yang dia sukai. Sebuah tabrakan didepan matanya,
PLUK!
Ice Cream Yuju yang tadi dibelinya, jatuh begitu saja
BRAK!Seorang Lelaki tua turun dari Truk, dan..
SREK!Lelaki Tua itu tampak menancapkan Pisau Diperut Sunyoul yang sudah sekarat. Kaki Yuju tampak bergetar. Lelaki tua tadi tampak pergi seorang tanpa truknya. Kaki Yuju perlahan Mulai mundur. Dengan keadaan kaki bergetar.
" Andwe.. Andwe.. Andwe.. Maldo Andwe.. ANDWE! " Yuju tampak jatuh karena kakinya bergetar. Dengan mata yang masih melihat Keadaan Sunyoul. Dirinya terlalu takut melihat keadaanya cinta pertama-nya.
" ANDWE! " Yuju tampak menutup telinganya. Sekarang, matanya ia tutup paksa. Berharap tak melihat Keadaan Cinta pertamanya. Dengan berteriak seperti tadi.
" ANDWE! ", dan..
TUK!
TUK!
TUK!
Sebutir salju pertama turun, Dihari itu Cinta Pertamanya meninggal. Menggenaskan...
.
.
.
.
.
TBC
Created By:Inas Zahra
YOU ARE READING
First Snow .jjkxcyj
Fanfiction" Jangan takut.. aku akan bersamamu.. aku akan selalu membuatmu, kembali menjadi Seseorang yang menyukai Salju.. "-
