Eps 1

40 3 1
                                        


Author's POV

***

"Raraaaa!!"

Teriak seorang gadis yang baru saja memasuki sebuah ruangan bermerk MIA XI.2.suaranya yang cukup melengking membuat setiap orang yang berda dalam ruangan tersebut melihat kearahnya dengan tatapan yang menyiratkan ketidaksukaan alias mereka itu terganggu dengan suara tersebut.tapi gadis itu masih berjalan dengan santainya menuju tempat yang dia tuju tanpa memperdulikan tatapan orang-orang disekitarnya.

Gadis yang barus saja memasuki ruangan tersebut bernama Nabila Azzahra.tapi orang-orang atau temannya sering memanggil dia dengan sebutan Abel.entah kenapa panggilannya itu sangat melenceng dari nama panjangnya,tidak ada yang tahu,bahkan abel sendiripun tidak tahu kenapa.yang dia tahu hanya dari kecil orang-orang biasa memanggilnya dengan sebutan Abel.

Sekarang abel sedang berada dikelas sahabatnya yang bernama Rara Ayessa.mereka sudah bersahabat sejak kelas 1 SMP,dan sampai sekarang mereka sudah menginjak kelas 2 SMA.

"Ra!"kata abel sambil menggebrak meja rara,karna saat itu rara sedang menelungkupkan kepalanya diatas meja,dan otomatis karna gebrakan itu rara langsung mengkat kepalanya dan saat itu pula abel dapat melihat wajah rara yang agak kusut dan matanya sedikit menyipit persis seperti orang baru bangun tidur.rara langsung melayangkan tatapan kesalnya pada abel.

"Paan sih bel,kaget tau gue"ketus rara sambil menggosok matanya dan masih dengan tatapan kesalnya.

"Hehe sory sory,gue gak sengaja.lagian lo kebo banget sih jadi orang.masih pagi juga,lo udah molor aja dikelas."kata abel sambil nyengir lebar dan langsung mengambil posisi duduk dibangku yang berada disamping rara.

"Raraaaa"keluh abel tiba-tiba sambil menggoyang-goyangkan lengan rara persis macam anak alay dengan muka memelasnya.
"Kenapa kita harus pisah sih kelasnya.gak asik banget tau kalau gini"sambungnya masih dengan muka memelasnya.ya karna sejak pisah kelas mereka jadi susah untuk bertemu karna kelas mereka yang memang seditkit agak berjauhan.

"Ya mau gimana lagi coba.gue rasa nih,pasti ini nih ulah sipak bo itu yang buat kita pisah kelas.soalnya diakan pernah bilang buat misahin kita karna kita selalu buat rusuh dikelas dan selalu ngobrol dijam pembelajaran.ternyata itu tuh bukan cuma ancaman,tapi beneran dilakuin oleh sipak bo itu"jelas rara panjang lebar menanggapi ucapan abel barusan dan diikuti dengan perasaan yang kesal pula terhadap pak guru yang meraka panggil dengan sebutan pak bo tersebut.

Mereka berdua saat ini sedang dilanda kekesalan karna harus pisah kelas.karana dari kelas 1 SMP sampai kelas 1 SMA mereka selalu satu kelas dan untuk pertama kali di kelas 2 SMA mereka harus terpisah.

"Dasar pak bo.udah botak,buncit,kumisan.nyebelin lagi"celetuk abel
"Nyebelin banget malahan.waktu kita kelas 1 aja kita sering banget kena hukuman sama pak bo itu.dijemur didepan tiang bendera lah,bersihin kamar mandi,pokoknya nyebelin bangett."sambung rara

Abel hanya mengangguk-angguk menanggapi kata-kata rara barusan sambil mungut-mungut kesal.dan tak sengaja abel melihat kearah belakang punggung rara.

"Wahhh tas baru lo ya??"tanya abel sambil tersenyum mengejek kearah rara.

"Yoiii dong.kelas baru,tas pun harus baru dong"jawabnya sambil terkekeh.

"Tapi warnanya itulohh.merah bangettt,silau mata gue liatnya"kata abel sambil pura-pura menyipitkan matanya melihat kearah tas rara.

"Silauuu?,emang lo kira tas gue matahari pake silau segala"kata rara sambil tersenyum lebar.

Saat sedang asik mengobrol,tiba-tiba ada beberapa langkah kaki mendekat kearah mereka.

RED LOVE YOUStories to obsess over. Discover now