Prolog

168 11 1
                                        

"Gue gabisa ngelakuin ini Ra." tegas ku kepada perempuan yg sedang ada di hadapanku.

"Tapi lo harus bisa melakukannya, lo ga sadar? selama ini lo itu buang-buang waktu buat satu orang yg ga perduliin lo sama sekali sya " raut wajah Maura sudah terlihat kesal

"Ra, gue udah coba sekuat yang gue bisa tapi kenyataannya apa? gue tetap gabisa buat lupain dia, hati gue gabisa di paksa buat bohong." jawabku gusar.

" lo harus inget juga dia punya hati, hati dia juga gabisa lo paksain buat sayang sama lo!" Maura sedikit membentak sahabatnya itu.

"Gue mohon sya untuk kebahagiaan lo,lo harus bisa sya. gue gamau lo terus kaya gini gue mohon ya sya."
Maura terus memohon kepadaku.

"Oke gue bakal coba lagi Ra, semoga kali ini gue bener-bener bisa lupain dia"

Ya,bagaimanapun aku harus bisa melupakan dia,dia yg tidak pernah menghargai ku sama sekali. Dia yang selalu melihat seseorang hanya dengan sebelah mata, dia yang selalu berfikir kalau apapun yang aku lakukan itu salah.

kisahku ini berawal saat aku duduk dibangku kelas 11

LET HIM GO.Where stories live. Discover now