Perkenalkan namaku Yi Yang Qian Xi, kalian bisa memanggilku Qian atau Jackson Yi. Aku bersekolah di Hunan Changsa Highschool
Oiya .. Aku lupa memberi tahu kalau aku ini indigo. Yasudah tidak usah terlalu difikirkan.
•
•
•
•
•
^Rumah Qianxi^
"Qianqian? Apa kau tak mau sekolah?! Ingat ini hari pertama kau kelas 11!" Ucap wanita dengan umur berkepala 4 -- ibuku.
"5 menit lagi. Apa mamah tak tahu? Kasur ini memelukku terus, dia tak mau melepaskanku." Ucapku setengah sadar.
"Qianxi Gege, ayuk bangun! Ini hari pertama kau kelas 11, lho! Ayuk cepat!" Ucap arwah perempuan, dia bernama Yu Fang.
Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, ya sudah kupastikan bahwa itu arwah perempuan cantik berumur 18 tahun. Namanya Bao Qin.
Aku pun beranjak dari tempat tidur, huh siapa yg tidak mau disuruh mandi oleh wanita cantik. Ya meskipun arwah tapi dia tetap cantik.
"Pergilah! Aku ingin mandi. Memangnya kau mau mandi bersamaku? Ayuk cepat kalau mau mandi bersama!" Ucapku asal.
"Jaga ucapanmu Tuan Qianxi! Aku tak nafsu denganmu!" Ucapnya lalu membanting pintu kasar.
• Skip Time •
Aku diantar sekolah oleh supirku. Jika aku berangkat sendiri bisa mati aku di kejar-kejar fans yang terlalu berlebihan karna ke tampananku ini.
Sesampainya disekolah. Banyak anak-anak yang memanggil namaku, oh yaampun ini sangat menjijikan. Aku tau aku sangat tampan, tapi tidak seharusnya seperti ini.
"Oh ayoklah kemana Yuan dan Jun Kai?!" Batinku.
"Kami dibelakangmu, Qianxi Sayang." Ucap Yuan, dia memang bisa membaca fikiran
"Itu menjijikan Yuan! Jangan panggil aku sayang!" Ucapku.
"Sudah jangan memperebutkan aku, aku tahu aku tampan." Ucap Jun Kai dan berjalan dengan santai. "Oiya, Yuan hati-hati di nanti di tangga! Aku tak mau kau kenapa-kenapa." Tambahnya lagi, perlu kuberi tahu? Jun Kai bisa melihat masa depan lho.
^Tangga Sekolah^
"Aww, ini sakit!" Ucap Yuan dari belakang, aku dan Jun Kai menoleh ke belakang. Yuan terjatuh dan lututnya mengeluarkan darah segar.
Aku mengambil obat merah di tas ku, dan mengoleskan ke lutut Yuan, Yuan mengerang kesakitan.
"Kan sudah kubilang hati-hati! Kau tak mendengarkanku?! Kau itu seperti bocah ya berlari-lari di tangga!" Ucap Jun Kai, kurasa dia sedang tidak mood. "Cepat! Laoshi akan segera datang!" Tambahnya, dengan muka sangat dingin. Aku pun kalah dinginnya.
^In Class^
"Wawwwww!! Qianxi, Yuan, Jun Kai!" Ucap perempuan-perempuan kelas 11-A
"Oh My Yuan! Kaki mu kenapa?! Sakit tidak? Sini biar ku obati!" Ucap Nana, yak dia memang sangat genit. Ini menggelikan.
"Aku tak apa-apa! Sudah sana pergi jangan menggangguku!" Ucap Yuan dingin.
"Hey Yuan! Aku kan khawatir! Aku kan pacarmu bagaimana sih!" Oh Ya Tuhan, kapan mahluk mu yang satu ini mati?
"Aww kau tidur yang panjang dulu sana, bermimpilah kau menjadi pacarku!" Ucap Yuan dan beranjak ke meja. Aku dan Jun Kai hanya membututi.
Tiba-tiba di hadapanku ada kepala dan tangan yang sangat mengenaskan, aku sangat terkejut melihat itu. Bahkan, aku sampai teriak saking takutnya.
"Qianxi, kau kenapa?!" Tanya Jun Kai.
"Hey, manusia kutub. Kau kenapa? Apa yang kau lihat?!" Ucap Yuan.
YOU ARE READING
Indigo
Short StoryJatuh cinta pada arwah? Sesuatu yang aneh bukan? Tapi ini tidak aneh bagiku. Aku Yi Yang Qian Xi, lelaki tampan dari China, salah satu member TFBoys. Aku ini seorang indigo, aku jatuh cinta.. • • • • • HAPPY READING! Author : Chia Yang Weibo : chia...
