Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Firts Love

383 58 12
                                        

Dear Reno,


Ya,aku tau pertemuan kita itu aneh, waktu kamu gak sengaja nginjek kaki aku. Waktu itu aku kesal dan berteriak padamu tapi, kamu tidak menoleh sedikit pun. Aku marah dan aku pun membencimu karena kejadian itu.

Kenaikan kelas, dan teman baru. Dan ternyata kita dipertemukan kembali, aku selalu melihat mu dengan tatapan tajam, sedangkan kamu selalu melihatku dengan intents. Sangat. Kita selalu berselisih paham dan selalu berdebat. Kamu orang yang keras kepala, sedangkan aku orang yang egois. Tidak ada kata teman dalam kamus kita. Sampai suatu saat...

Guru mempersatukan kita dalam sebuah kerja kelompok. Selama itu pula kamu dan aku memulai berteman, awalnya aku tidak mau itu, tapi kamu adalah seorang laki laki humoris, karena bercandaanmu akhirnya aku memutuskan untuk memperbaikinya, kita jadi dekat... Dan akhirnya berteman.

Akhirnya aku dan kamu tidak pernah lagi berpikiran buruk tentang kepribadian kita masing masing. Kamu baik dan perhatian, Kepribadianmu selalu aku suka. Awalnya aku hanya kagum kepadamu, Namun aku merasakan ada yang lain disini, rasa ingin memiliki mu. Aku pikir rasa ini hanya aku saja yang memilikinya, tapi ternyata kamu juga memiliki perasaan itu..., Kita semakin dekat dan saling mengenal satu sama lain, aku tidak pernah bosan berada disamping mu...

Dan akhirnya kamu menyatakan perasaan itu kepadaku, dengan senang hati aku menerimamu.

"Sal? Boleh aku jujur..., selama ini aku sayang padamu bukan sebagai teman dan sabahabat saja, tapi lebih Sal. Kamu mau jadi pacarku?" Kata kamu dengan lantang dan pasti.

"Kita sama Ren, iya aku mau..." Aku menjawab dan langsung melebur kedalam pelukanmu.

Kita mulai dengan sangat bahagia, kamu selalu bisa membuatku tersenyum dan tertawa, kamu juga dewasa..., Kita saling berbagi kasih sayang. Hari hari berlalu sudah 2 bulan kita menjalankan hudungan ini, Tapi lama kelamaan sikapmu berubah menjadi cuek, dan egois. Tapi aku tetap bertahan. Sampai aku lelah dan seseorang mendekatiku. Awalnya aku hanya menganggapnya teman, tidak lebih... namun kau sangat perhatian kepadaku dibanding Reno, aku pun terlena dan akhirnya nyaman kepadanya. Kami dekat semakin dekat. Tapi Reno dapat menyadarinya. Kamu marah padaku dan kamu mengambil keputusan yang sangat membuat hatiku sakit.

"Kalau gitu! Kita putus saja, lebih baik kita berteman! Atau mungkin jadi seorang musuh?!" Kata kamu sangat dingin, kejam dan kasar.

"Oke! Terserah." Jawabku dengan nada yang sedikit bergetar.

Aku terdiam, aku marah, aku kecewa... Apa disini cuman aku yang berbuat salah?! Apa kamu pernah pikir gimana perasaanku. Kamu egois, aku BENCI kamu. Aku menangis dan terus menangis sampai mataku sangat bengkak, dan dia selalu ada disaat terpurukku, dia selalu menyemangatiku, menghiburku, dan menolongku. Dan dia pun menyatakan perasannya kepadaku... Aku tak tahu, tapi aku hanya sayang kepadanya sebagai Kakak gak lebih... Aku menolaknya dengan sopan, dia pun menerimanya, namun dia menjauhiku dan menghilang.

Hari hari aku lewati dengan hinaan, cacian dan bentakan dari kamu, kamu kembali kesifat awalmu. Dadaku sakit.... Entah kenapa aku membencimu tapi aku juga masih menyayangimu. Ya kalian tahu benci adalah cinta. Aku tetap menyangimu dalam diam..., dan aku selalu berharap kamu masih menyayangiku juga. Kamu selalu saja berganti ganti pasangan, setiap kamu berganti pasangan satu harapanku hilang, sampai ke sepuluh kalinya kamu berganti dan sepuluh kalinya juga harapanku hilang dan tumbuh. Aku tetap bertahan... Sampai setahun lamanya.

Lalu tiba tiba, kamu kembali mendekatiku..., aku senang. Sangat senang. Kamu memberitahu temanku kalau kamu ingin mengajakku untuk balikan.., hatiku berbunga kembali aku bahagia, akhirnya aku tau kalau kamu masih memiliki rasa itu.... Kita deket kembali dan memulainya dari awal... Dan aku yakin kita pasti akan bersatu. Tapi ternyata kamu hanya mengerjaiku, kamu hanya ingin balas dendam kepadaku.., kamu dekat kepada dua perempuan dan salah satunya aku... Tapi kamu menyatakan perasaannya kepada perenpuan lain, perempuan itu masih temanku... Sungguh sekarang aku sangat kecewa dan rapuh.

Aku kembali menangisimu, menyesali kebodohanku... Aku terlena akibat rasa ini, sampai aku melupakan bumi dan terbang kelangit.. Padahal bumi yang telah merawatku. Aku bodoh, aku lemah, aku cengeng. Aku tau kalau aku salah dimasa lalu.. Tapi itu bukan salahku saja. Andai kamu tau, itu juga salah kamu. Dan betapa bodohnya aku.. Aku tetap bertahan untukmu... Dan akhirnya berujung pada penyesalan yang perih dan sakit ini.

"Aku tau, kita gak pernah akan bersatu. Aku pun akan mengakhirinya sampai disini. Dulu aku yakin firts love itu indah..., tapi aku malah mengalaminya dengan kesedihan mendalam..... Aku berhenti dan menyerah. Makasih atas selama ini, aku sangat bahagai karena pernah berada dalam hidupmu, namun sekarang aku akan melupakanmu, dan menjauh dalam kehidupanmu. Aku berhenti...." lirihku kepada ombak yang melambai lambai kepadaku dan menutup buku berwarna ungu yang selalu jadi temanku.

Sebelum sempat aku beranjak dari pantai ini aku menuliskan sesuatu ditanah, dan setelah itu meninggalkannya, membiarkan ombak yang akan menghapunya secara perlahan namun pasti.

    Sebelum sempat aku beranjak dari pantai ini aku menuliskan sesuatu ditanah, dan setelah itu meninggalkannya, membiarkan ombak yang akan menghapunya secara perlahan namun pasti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

You are the good story in my life.
Good bye.

-Salsa

DiaryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang