My Family

63 5 2
                                        

Perkenalkan...
Aku joe, umurku 9 tahun, aku tinggal dalam keluara sederhana dengan ayah, ibu, dan kakak.

Aku adalah seorang anak yang ceria, aku menyayangi keluarga kecil ini. Walaupun aku bukanlah orang kaya yang bisa mendapat apa-apa dengan hanya menjentikan jari, tapi aku sangat bersyukur.

Ayahku adalah seorang wartawan koran lokal dan ibuku hanya sebagai ibu rumah tangga, kakakku yang sekarang sudah menginjak bangku sma sedang fokus dalam belajarnya.

Aku sangat senang, senang dengan keadaan keluargaku sekarang ini...

Aku selalu berharap agar semua ini bisa berjalan seperti ini.

Sebagai wartawan koran ayahku jarang ada di rumah, pergi di pagi hari, dan pulang di malam hari bahkan kadang sampai 3 hari tidak pulang karena menyusun berita. Ayahku adalah orang yang loyal dalam pekerjaan nya. Walaupun dia tahu bahwa bekerja seperti itu melelahkan dan menguras tenaga tapi dia tetap semangat.

Suatu hari ayahku pernah berkata " saat kau melangkah ke dunia ini, kau diberi tanggung jawab untuk hidup dengan semestinya. Itupun sama dalam bekerja, saat kau masuk ke pekerjaan, kau mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dalam pekerjaanmu"

Aku sangat kagum dengan ayahku, dia adalah panutan untukku...

Kakak ku juga hebat, dia orang yang cerdas dalam berdagang. Mungkin dia adalah kakak yang membanggakan, dia mendapat juara kelas di sekolahnya. Selalu Mendapatkan ranking tertinggi

Dia selalu membantu ibu menjaga warung sepulang sekolah, kakakku bercita-cita akan membuat supermarket dengan namanya sendiri. Dan sekali lagi aku merasa kagum pada kakakku ini. Dan akupun membalasnya "baiklah, aku akan membantu kakak mewujudkannya, dan aku menjadi menegernya. Hahahaha" sambil bercanda kami tertawa bersama penuh keceriaan...

Ayah yang mempunyai semangat, kakak yang mempunyai cita-cita yang hebat, dan ibuku yang sangat baik hati dan mencintai keluarganya.

Bahkan pada suatu hari saat aku sedang sakit dan ayahku sedang bertugas diluar kota, aku terkena demam yang tinggi. Ibuku bingung harus bagaimana, sedangkan kakakku yang belum pulang sekolah.

Ibuku bergegas mencari jas hujan, dan memakaikannya padaku, lalu ibu menggendongku dan membawaku menuju dokter dekat komplek, dengan keadaan berjalan dengan cepat di tengah hujan ibuku panik karena aku belum pernah mengalami demam separah ini.

Sungguh pengorbanan yang ibu berikan padaku membuatku terharu.
Aku berkata kepada ibuku "ibu, kenapa kamu hujan-hujanan dan tidak mengenakan payung" ibuku menjawab "tenang saja nak, ibu kuat dengan keadaan ini, walaupun ini adalah hujan air panas, untukmu aku akan melewatinya".

Setelah agak jauh dia dia berjalan di tengah hujan kami pun sampai di rumah seorang doktersetelah itu dia berkata pada dokter, "tolong periksa anakku ini. Demamnya sangat tinggi"

Lalu si istri dokter itu membuka pintu dan mempersilahkan kami masuk, dia memanggil suaminya yg seorang dokter itu.

Akupun di periksa. Setelah seleaai di periksa aku bertanya pada istri sang dokter, "bibi, mana ibuku?"
Istri doker itu menjawab " ibumu sedang istirahat di kamar tamu, karena kelelahan saat membawamu kesini"

Aku menangis saat itu... Aku merasa bersalah kepada ibuku ... Dia menjadi kelelahan karena membawaku ke sini.

Lalu istri dokter iru berkata "ibumu sungguh hebat, dia sangat menyayangi keluarganya bahkan rela seperti ini. Jadi berhentilah menangis karena bila dia melihat dia akan merasa kecewa"

Tapi aku tidak bisa berhenti menangis. Aku terharu, aku tersentuh... Cinta ibu sampai ke hatiku.

Hari ini...
Tanggal 13 maret 1998.

Ayahku pulang dari kerjanya dan membawa kabar gembira...

Tapi gembira hanya untukmu saja.
Apakah keadaan keluargaku akan terus seperti ini?

Tunggu kelanjutannya...
================================

Suara pengarang:
Bantu vote nya ya kak...
Kalo udah 30 vote aku langsung terbitin bagian selanjutnya...

Jangan lupa kritik dan sarannya juga kak...

Thx for reading ...

See you next page ~

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 01, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ALONEWhere stories live. Discover now