Cerita pertama'-'. Minta saran dari kalian semua ^^ Aku harap kalian suka.
Next or Stop?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kita selalu bersama seperti bunga dandelion dengan tangkainya, sampai akhirnya angin membawa mu pergi, aku menunggumu dan ketika bunga yang indah seperti janji mu tumbuh kembali , angin merampasnya lagi , lagi dan lagi.
Kalau aku bisa aku ingin menghentikan angin agar tidak ada yang merampasnya. Tapi apa mungkin aku bisa menghentikan angin itu? Haha, sepertinya tidak. Mungkin aku harus membiarkan angin itu terus berhembus sesuai dengan keinginannya. Aku hanya bisa menunggu angin itu lelah.
Tapi aku juga lelah menunggu dan terus menunggu, tanpa ada kepastian. Haha, konyol bukan. Menunggu seseorang yang entah dia mengingatku atau tidak. Sudah hampir 7 tahun aku menunggunya. Kalian pasti tidak percaya, kenapa aku bisa menunggunya selama ini. Janjinya yang membuatku sabar dan membuatku selalu menantinya.
Terkadang aku tidak percaya dengan janjinya yang dia ucapkan padaku dulu. Mungkin ini karena sudah terlalu lama aku menunggunya. Apakah aku akan bisa menunggunya lebih lama lagi? Aku tidak tahu. Atau mungkin aku akan melupakan semua janjinya dan memulai hal yang baru.
YOU ARE READING
My Hope
Teen Fiction"Kita selalu bersama seperti bunga dandelion dengan tangkainya, sampai akhirnya angin membawa mu pergi, aku menunggumu dan ketika bunga yang indah seperti janji mu tumbuh kembali , angin merampasnya lagi, lagi dan lagi'
