Namaku Chasity Morgan, biasa dipanggil Chasie, aku mengidap penyakit aneh. Keadaan dimana aku hanya bisa bangun dan beraktivitas selama lima jam per hari, sembilan belas jam lainnya aku tidur. Aku terbangun pukul 08.00 pagi dan kembali terlelap pukul 13.00 Siang, sekalipun aku tidak menghendaki tidur, aku pasti terlelap begitu saja, tanpa rasa mengantuk sebelumnya.
Dokter bilang, aku mengalami kelainan pada hormon yang sulit kusebut namanya itu. Obat-obatan yang diberikan oleh dokter sepertinya tidak berpengaruh, aku mulai meminumnya pada usia 3 tahun, kini usiaku 16 tahun dan tidak terjadi perubahan.
Selama dua jam, setiap hari Mr. Leo datang ke rumah untuk mengajarku, ya, homeschooling. Sebenarnya, aku ingin sekolah, tapi Mom bilang aku akan masuk sekolah setelah usiaku sama seperti anak SMA pada umumnya, yang itu berarti tahun ini aku mulai masuk sekolah. Yaayy!
"Chasie! Waktunya makan, sayang!" Mom menata makanan diatas meja
"Aku datang, Mom",
Aku beranjak dari sofa malasku menuju dapur.
"Cepat sedikit, Chasie. Waktumu 20 menit untuk makan, 5 menit minum obat, kemudian tidur", ucap Mom setelah menengok arloji yang melingkar di tangannya.
"Mom, obat itu tidak berguna", kataku seraya menggigit paha ayam goreng
"At least, penyakitmu tidak bertambah parah karenanya", jawab Mom
"Tapi aku ingin hidup normal seperti orang-orang pada umumnya, Mom",
"Aku juga ingin kau sembuh, sayang. Tapi syukuri saja dirimu sekarang", Mom membelai rambut pirang bergelombangku dengan lembut.
This is my first story! 😆
Thanks for reading
Vomments!! I beg you~~
Don't be silent readers, baby 💋
-brillianti irza-
YOU ARE READING
Five Hours A Day
Teen FictionChasity Morgan, gadis 16 tahun, hanya bisa bangun 5 jam per hari karena mengidap penyakit aneh. Kehidupannya? Add to your library then read it, thanks.
