Tuk..tuk...tuk...
Bunyi suara jariku yang mengetuk-ngetuk meja karena bosan menunggu bel keluar, ya aku sangat jenuh di ruang ujian ini..
"Aduhh Kenneth pasti sudah menungguku... kenapa lama sekali sih bel nya" gerutuku
"Pasti kau mencemaskan Kenneth... tak ingin dia menunggu lama kan?" sahut Sally
Sally adalah sahabatku sejak kecil dan dia adalah orang terbaik yang selalu mendengarkan keluh kesahku dan dia juga tak ragu selalu membantuku... termasuk misiku bolos sekolah untuk menjenguk Kenneth minggu lalu hehehe..
----
Bel berbunyi aku segera melambaikan tangan tanda berpisah kepada Sally, karna aku akan pergi bersama Kenneth untuk makan siang
Aku lihat dari jauh Kenneth sudah melempar senyum manis padaku.. aku segera menghampirinya
"Hai babe kau pulang cepat hari ini?" Sapa Kenneth sambil mengelus rambutku.
Aku mengangguk, lalu Kenneth mempersilahkan ku untuk naik ke motornya.. aku dan Kenneth berencana untuk makan siang di MockingBird.. cafe favorit kami sejak 2 tahun lalu, karena disinilah dulu Kenneth menyatakan perasaannya
Yap memang dulu kami masih sangat kecil tapi hubungan kami masih berjalan hingga sekarang.
"Kau mau pesan apa Kenn?"
"Aku mengikutimu saja Celline, karena aku selalu menyukai apa yg kau sukai :)"
Aku membalasnya dengan senyum tipis, tak lama pelayan pun datang mengantar makanan kami dan karena perutku benar benar sudah menjerit jadi tanpa permisi lagi aku langsung memakannya.
"Ya ampun kau ini lapar atau memang kau doyan C?"
"Keduanya... kau tau? Sejak tadi perutku ini sudah sangat berisik" jawabku sambil mengunyah
"Mengapa kau tak biarkan aku mendengarnya?, Aku ingin tau seperti apa suara perut kekasihku ketika sedang kelaparan" katanya menggodaku
"Jadi kau senang jika aku kelaparan?" Aku memincingkan mata
"Hahaha tidak sayang... kau sungguh manis jika aku goda"
Aku sangat terpesona melihat tawa lepasnya.. meskipun hubungan kami sudah berjalan lama tapi rasanya aku selalu mengaguminya, meskipun terkadang candaan kami terbawa serius dan berujung pertengkaran tapi entah mengapa aku merasa nyaman dengannya.
Selesai makan siang Kenneth mengantarku pulang, setelah berpamitan dengan mom ku Kenneth melambaikan tangan dan tersenyum manis kepadaku.
"Celline..."
"Iya mom?"
"Apa kau sudah makan siang?"
"Sudah mom dengan Kenneth.."
"Baiklah kalau begitu istirahatlah di kamarmu"
"Baik mom.. "
Mom ku sangat baik dan memanjakanku, aku pun sebaliknya.. aku sangat menyayangi mom. Apalagi Daddyku yang supeeeer perhatian padaku karena masih menganggapku bagai bayi perempuannya.
Hmm jujur saja aku sangat merindukannya karena sejak 4hari yang lalu Daddy pergi ke LA untuk bisnisnya.
-----
"Hoaaaam ngantuk sekali" aku menggeliat kecil di tempat tidur, mataku sudah sangat berat rasanya ingin sekali tidur pulas.
Drrt... drrtt...
Ada pesan masuk di ponselku
From : Daddy
Hello my princess, i really miss you. Take care and dont forget to study .
Aku tersenyum dan segera membalasnya
To : Daddy
Yes Dad... besok UASku terakhir. Daddy jaga kesehatan dan jangan terlalu lama, aku dan mom sangat merindukanmu
-Send-
Aku membolak balikan badan di kasur dan akhirnya aku tertidur pulas, ya ini sebab tadi adalah ujian mata pelajaran yang sangat tidak comfort zone untukku.. Yap Math.
-----------------
Enoouughhhh chapter 1 nyaaa, maaf pendek hehe
Chapter 2 aku akan post lebih panjaaang.....
Xoxo
Cndsh
ŞİMDİ OKUDUĞUN
The Distance
RomantizmJika aku bodoh dalam kisah cinta ini, tolong sadarkan aku Jika aku buta dan tak melihat cintamu, tolong buat aku melihatmu Jika aku tak terbiasa dengan caramu Please, Tell me about this is.. our Distance
