" there will always be room for your hand in mine " - anon
Aku dan justin sudah menjalin hubungan selama 5 tahun , kedua orang tua kami sama-sama menyetujui kami melangkah ke jenjang yang lebih serius ya.. Apalagi kalo bukan sebuah pernikahan. uhh tak sedikitpun harapan untuk menikahi justin yang uhm masih plin plan dengan keinginannya sendiri, haha tapi i love him so much .
**
Justin mengantarkan aku ke sebuah gedung untuk bertemu salah satu WO proffesional yang dikenali mompatt untuk pernikahan kami, mungkin 1 bulan lagi. Gosh time flies. Saat pulang suasana di mobil sangat senyap, hanya suara radio yang sengaja dikecilkan justin.
" hmm just, daddy ngajakin dinner bareng.bisa kan? Biar kamu diliat daddy serius, walau kerjaan kamu juga penting, but its about ou..."
Jari telunjuk justin mendarat dibibirku yang mengatup sendirinya. Dia mengerem perlahan dan memberhentikan mobil kepinggir. Aku merasa dia pasti akan memakan ku hidup hidup karena ikut campur tentang kesibukannya. Gosssh.
" aku akan datang,janji. Tapi..."
Ucap justin terhenti ntah apa yang ada di pikirannya, aku takut, ini tak berjalan lancar.
" tapi apa just?"
" berikan aku pelukan hangat kattee haha"
Dia terkekeh kecil yang menggemaskan, kami berpelukan dan justin kembali mengemudikan mobil untuk mengantarkanku pulang.
" bye justin, dont forget your promise! Good night love"
" all right baby, nite love sleep tight"
Aku memasuki rumah dan langsung memasuki kamar tercintaku , uhh rasanya pegal sekali seharian berjalan dan berpikir yang padahal sudah lama aku impi-impikan.
Drrrt drrrrt
Hp ku bergetar ehmm sms masuk?
From: Manager kim
Love, kamu bakal tampil mengisi tokoh young lady di drama musical club music stone lusa, jangan lupa! Malam ini akan ku kirimkan dialog bagian mu, be awesome girl xoxo
Huh? Tampil ? Astaga justin harus hadir melihatku tampil diatas panggung, such long time not performing rasanya muka ini sudah kaku,haha.
**
Hari ini dinner with justin and my family astaga rasanya masih tidak percaya ketika daddy meminta aku mengundang justin malam ini, justin jangan memalukanku.
Aku dan mummy menyusun makanan yang aku buat dibantu mum untuk dinner malam ini,yey.
Daddy mummy sudah duduk manis di meja makan, aku menunggu sosok itu datang yang sudah dihitung terlambat 15 menit dari perjanjian.
*tingnong*
Ah, aku langsung membuka pintu dan
Tadaaa... Pangeranku datang dengan sebucket bunga mawar merah muda favoriteku
" aww thanks justin"
" my pleasure baby" ucap justin sambil mencium pipiku hihi.
Suasana di meja makan sangat aku sukai, daddy dan justin berbicara tentang pekerjaan yang aku tebak daddy sangat mendambakan justin sudah sukses di umur yang masih muda haha, mummy beberapa kali memotong pembicaraan mereka hanya untuk menanyakan tentang mompaattie , ya mereka sangat dekat .
" justin?" Ucap daddy tegas sambil menatap justin intens
" yes om?" Ucap justin yang tak kalah dewasa dimataku
" jaga putriku satu-satu dengan seluruh jiwa ragamu, aku tak ingin dia tersakiti" ucap daddy dengan tangan yang dilipat di depan dadanya.
" dengan senang hati aku akan menjaga putri om yang sangat aku sayangi" ucap justin penuh kasih sayang menatap sendu mataku yang sudah kabur melihat mata hazelnya.
YOU ARE READING
Hello malove
Teen Fiction" Pacaran jangan lama-lama kate, kalo udah pasti, why not? " - mum " kamu princess satu-satunya daddy, so find your prince that makes you his only one,darl" - Dad " I love you my kate perry sweetheart bunny sweety " -Justin geraldy "Your sweet word...
