Part 4

5.2K 219 0
                                    

Hai,apa kabar teman?kangen nggak.banyakin dong comment dan votenya biar asyik.!!

.  Bruk,sekaleng minuman kosong mendarat di kepala alexa.

  "WHAT THE FUCK!" umpat Alexa.

  "Bisa diam nggak loe jadi orang?" Tanya sebuah suara.

  Alexa sontak menoleh dan mendapati sesosok pria tampan berdiri di sampingnya.

  "Siapa loe?penunggu ruangan ini?kalo penunggu ruangan ini,sorry gue numpang ngumpet bentar."alexa menatap pria itu.

  "Hem,gue Alexander micheollo stevano Jonathan.panggil gue kak alex aja" alex menyodorkan tangannya.

  "Oh,nama loe panjang amat.Nama sekelurahan loe pake ndiri tuh,ckck.btw napa gue harus panggil loe pake embel-embel kakak?" Alexa menyambut uluran tangan alex tapi terus nyerocos.

  "Karena gue itu ketua panitia mos disini" alex menyeringai.

  "Oh,loe ketua panitia mos.Ya udah salam kenal gue alexa.nggak usah Pake embel-embel adek soalnya gue bukan adek loe,okey " alexa menepuk pundak alex dengan santai.

  'Besar juga nyalinya' batin alex.

  "Apa kau salah satu peserta mos?" Alex duduk di samping alexa.

  "Iya.Loe tau dari mana?jangan-jangan loe cenayang ya?" Alexa menyentuh pipi alex.

  Alex seketika kaget saat tangan halus dan lembut milik alexa menyentuh pipinya.
 
  Jantung alex berdebar dengan kencang.

  'Shit,kok gue deg-degan'batin alex.

  "Gue bukan cenayang dan lepas tangan loe dari pipi gue"alex menatap tangan alexa yang masih memegang pipinya.

  "Ck,woles aja.btw,thanks udah di temanin sembunyi dari tuh panitia kampret" alexa celingak-celinguk mencari cara agar dirinya dapat kabur dari Ketua panitia mos.

  'Ck,lepas dari panitia eh malah ketemu ketua nya' batin alexa.

  "Napa loe sembunyi?" Alex mengangkat satu alisnya.

  "Gue telat,hehe" alexa nyengir.

  "Oke,gue pergi dulu dan gue harap loe nggak kangen ama gue." Alexa membuka pintu ruangan itu dan hendak segera pergi .

   Dengan sigap,alex menarik kerah baju seragam alexa.Alexa yang sudah tau akan terjadi seperti ini segera memutar otaknya.

  "Ck,ngapain loe?Gue pergi bentar kok,entar gue balik lagi." Alexa masih ditarik alex menuju ruangan osis.

  Brak,alex membuka pintu ruangan osis Dengan kencang.

  "ANJIRMUKAGUECAKEPNGGAKKETULUNGAN" latah brayn yang kebetulan ada di dalam ruangan itu bersama dengan Kenzo dan zayn.

  "Duduk loe situ"perintah alex pada alexa.

  Alexa bukannya duduk di kursi yang di suruh tapi malah duduk di kursi ketua osis.

  Alex mengeram kesal melihat tingkah tengil alexa.

  "Duduk ditempat yang gue suruh" desis alex.Alexa mengedarkan pandangannya dan seketika senyum nya mengembang.

  Alexa bangkit dari kursi itu dan menuju sofa yang di duduki oleh brayn,kenzo dan zayn.Alexa langsung mendaratkan bokong nya di pangkuan Brayn.

  Alex melongo tak percaya melihat kejadian itu.Tak jauh berbeda dari alex,zayn dan kenzo juga melongo.

  "Jangan disitu,di sini aja napa?" Kenzo menepuk-nepuk pangkuannya.

  "Di sini aja.ama babang zayn" zayn mengedipkan sebelah matanya pada alexa.

  "Duduk di tempat yang benar alexa" geram alex.

  "Eh sorry loe cemburu ya hon,tenang hati ini hanya milik loe kok" canda alexa.

  Sebenarnya alexa melakukan itu hanya untuk berbuat onar dan mengalihkan perhatian alex dari hukuman yang akan di diberikannya untuk alexa sebab terlambat.

  "Hem,Loe napa berangkat telat?" Alex duduk di hadapan alexa yang duduk di pangkuan brayn.

  "Hem" dehem alex.soalnya alexa tak menjawab dan brayn malah membenamkan kepala di lekukan leher jenjang putih mulus milik Alexa dengan santai.

  Sedangkan zayn dan kenzo masih asyik memandangi alexa.Alexa sendiri hanya menatap polos alex .

  "Napa loe telat?Loe tau peraturan sekolah ini kan?loe niat masuk sekolah sini nggak sih?Kalau nggak,ngapain loe masuk sekolah sini.Udah gaya tengil banget lagi.Masih kelas X aja belagu"omel alex.Brayn,kenzo dan zayn langsung menatap alex berbinar.

  "Anjir,itu kata-kata terpanjang yang pernah loe omongin ama orang yang belom loe kenal.Wow,salut gue ama loe Lexa" cerocos zayn.

  "Ck,jawab gue" teriak alex kesal.

  "Weis,santai hon.nggak usah teriak kali hon,sakit telinga gue dengarnya" Alexa masih senang mengganggu dan mengerjai alex.

  "JAWAB GUE"Bentak alex.

  "Jawab apa sih hon?oh,loe ngajak gue nikah.Ayo dah gue jabanin,KUA depan rumah gue aja ya" alexa mengedipkan matanya.

  Alex menggeleng kan kepalanya.Bisa-bisa kalau pake urat terus langsung masuk rumah sakit dia.

  "Cewek sinting" umpat alex.

  "Love you too hon" alexa mengedipkan matanya lagi.

  Alex sedari tadi hanya menggumangkan kata sabar pada dirinya sendiri dalam menghadapi cewek yang sedang duduk dengan santai nya di pangkuan brayn sahabatnya.Padahal brayn adalah tipe cowok dingin dan cuek terhadap cewek sama seperti dirinya tapi tidak seperti dirinya yang terlalu dingin.

  "Ah,gue capek.Gue numpang tidur di sini ya.Gue ngantuk banget" alexa menyandarkan kepalanya pada tubuh brayn.

  "Hfftt," alex menghela napas kesal.

  "Btw,Hukuman gue apa nih?cepatan sebelum gue berubah pikiran" alexa menatap alex lembut.

  "Lari keliling lapangan 10 kali putaran" alex menyeringai sedangkan alexa cuman tersenyum lembut.

  "Untuk loe apa sih yang nggak hon" alexa menoel dagu alex dan langsung beranjak menuju lapangan.

  Alexa menyelesaikan hukumannya dengan keringat yang mengucur di seluruh badannya.

  Alexa duduk di pinggir lapangan untuk mengistirahatkan tubuhnya sebentar.

  "Nih.." seseorang menyodorkan minuman dingin pada alexa.Alexa mendongak menatap orang yang memberikannya minuman itu.

  Lanjut????

 

TROUBLEMAKER OR CEO? [tamat]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang