#Prolog.
"Dulu aku pernah berharap. Mempunyai pangeran Ber-kuda putih tampan yang gagah berani. Betapa bahagia nya diri ku jika itu menjadi nyata. Namun, Yang ku harap kan sirna begitu saja. karena Ada seorang laki-laki dengan motor besar nya datang. Bukan dengan kuda putih nya Ia datang. Lumayan tampan menurut ku. Tapi Bukan itu yang ku harap kan. Dia-laki-laki itu- selalu mengganggu ku, menjahili ku dan kadang mengejek ku. Dari awal memang aku sudah kesal bahkan benci kepada nya. Ingin rasa nya aku menendang jauh laki-laki itu agar pergi. Tapi ada rasa yang aneh di dalam hati ku Yang sebelum nya belum pernah aku rasakan. Bingung dan takut. Aku tak tau apa yang ku rasakan terhadap laki-laki itu. Padahal Dia bukan pangeran berkuda putih yang aku impikan. Tapi, Entah mengapa aku menginginkan dia selalu di sisi ku. Nyaman. Satu kata yang pas. Sampai takdir berkata lain."
-Ravanya Abyesta.
"Saat pertama kali aku melihat nya,
Jantung ku berdegup kencang.
Dunia ku berputar dengan sendiri nya.
Seakan banyak kupu-kupu berterbangan didalam perut ku.
Ingin rasa nya aku berteriak, menegas kan bahwa baru saja aku melihat bidadari surga turun dari singgasana nya dan menghampiri ku.
Dia.
Orang yang membuat jantung ku berdegup kencang.
Orang yang membuat dunia ku berputar dengan sendirinya.
Orang yang buat banyak kupu-kupu berterbangan didalam perut ku.
Dia lah bidadari surga yang turun dari singgasana nya dan menghampiri ku.
Aku mencintai nya. Sungguh. Sampai akhir hayat ku."
- Raga Tirta.
♦♢♦
--------------
18:54 pm.
Sabtu, 19 - Maret - 2016
Tbc. Maaf prolog nya gaje dan pendek. Maaf typo atau gaje masih penulis amatiran-..-
Voment nya jangan lupa..!!
YOU ARE READING
Ravanya
Teen FictionRava, seorang anak baru yang di sukai oleh Raga, cowok kelas sebelas yang paling di incar perempuan di sekolah nya. Percakapan singkat mereka bisa membuat nyaman satu sama lain. Kejadian kecil yang mampu mendebar kan hati yang bersembunyi malu. Tawa...
