Prologue

14 3 5
                                        

Seharusnya hari itu adalah hari bahagia Dara. Tapi Dara berani bersumpah, Dara tidak sama sekali bahagia . Dara ingin membatalkan semua itu. Dara ingin bilang ke Ayah kalau Dara ingin membatalkan semua itu.

Tapi di lain hati Dara juga tidak mau menunggu, lagi. Apalagi tidak diberi kepastian.

Dara juga tak ingin hidup dalam kesedihan. Ia seperti terus berada dalam pertarungan antara Dara bersama hatinya melawan pikirannya. Hanya bedanya, orang lain ikut serta dalam pertarungan itu yang membuatnya semakin kacau. Tetapi saat orang itu mundur dalam pertarungan, separuh dari Dara seperti hilang. Rumit, kan?

lacuna
(n.) a blank space; a missing part.



******

Bismillahirahmanirrahim.

gak tidur yawla ngerjain ini WKWK. mohon dukungan!!

Kamis, 23 Juni 2016. 03:27 dini hari.

-m & l (jadi ml astaghfirullah ngakak)

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 22, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

lacunaWhere stories live. Discover now