First Snow (SURONG COUPLE)

1.2K 93 8
                                        


Suho POV
Malam ini begitu indah. Aku mendengar, malam ini adalah turunnya salju pertama pada musim dingin tahun ini. Betapa indahnya salju yang turun itu. Ah, aku rindu bermain ice skating.

Chorong POV
Ah, sial. Kenapa aku lupa membawa payung itu. Kalau saja aku mebawanya, ah, benar. Syal ku. Kenapa aku harus meninggalkannya di rumah. Aku dengar hari ini adalah turunnya salju pertama, dan mungkin ini juga hari tersial untukku. Benar, aku baru pertama mangalami kejadian ini, tak persiapan apapun dan mengira sore ini berjalan dengan mulus tanpa halangan. Dan mulai hari ini, aku sangat membenci benda itu, "Salju".

Author POV
Lihatlah, dua sikap orang yang sangat bertolak belakang. Chorong, gadis itu mungkin sangat sial hari itu dan saat itu juga dia mulai membenci kehadiran salju salju di musim dingin. Kita beralih ke namja yang satu ini. Suho, namja yang sangat menyukai salju karena dia sangat rindu bermain ice skating.

@Cafe
Author POV
"Fiyuhhh...Membersihkan meja sudah, mengepel sudah, tinggal-" kata itu terpotong ketika seorang namja memanggilnya.

"agassi, americano 1 dan roti bakar 1." Pesan seseorang disana.

"Ne, Sonnim." Ucap Chorong singkat sambil sedikit melirik pelanggannya.
'Apa dia sudah gila, ini jam berapa?! Belum saja aku membersihkan semua, dia sudah datang' tentu saja kalimat itu hanya diucapkan Chorong dalam hati, mana mungkin ia berani mengatakan ke pelanggannya.

"Sonnim, ini pesanan anda dan ini struknya." Ucap Chorong singkat dan jelas.

"Waw, layanan disini sangat cepat, ini" Suho berbicara sambil mengeluarkan uangnya.

"Gomapseumnida." Kalimat yang selalu Chorong katakan pada setiap pelanggannya.

Skip****
Waktu berlalu begitu cepat ternyata, Suho menjadi pelanggan tetap di cafe itu. Mungkin hampir musim dingin tiba kembali, yah, hampir 1 tahun lah kurang lebih. Chorong pun semakin lama semakin akrab dengan namja berkulit putih itu. Tapi, Chorong tak berpikiran macam macam, dia hanya berfikir kalau orang itu selalu datang karena americano dan rotinya lezat. Ingat, Suho memesan itu pada waktu pertama datang, dan selalu memesannya lagi dan lagi. Dan bagaimana mungkin namja seperti itu mau dengan pelayan cafe seperti dirinya. Ah, apa yang Chorong pikirkan tadi. Memang  Chorong tak bisa membohongi perasannya. Saat Suho memperhatikannya, seketika pipinya bersemu merah padam. Chorong, apa yang terjadi pada wajahmu sekarang? Kalau Suho tau bagaimana. Ya...memang bisa disimpulkan kalau Chorong menaruh hati pada Suho, tapi Chorong hanya memendamnya dan mungkin perasaan itu akan hilang seiring waktu. Lagi pula, mungkin Suho hanya menganggapnya teman, iya..."TEMAN"tidak lebih.

Suho POV
Gadis di cafe itu, sungguh... saat pertama kali aku melihatnya, tak tahu kenapa wajahnya selalu terbayang dibenakku. Tunggu, tadi mengapa wajahnya merah padam seperti itu?! Ah, mungkin dia kepanasan, hari ini kan sangat panas. Benar, dia kepanasan. Em, hampir 1 tahun, aku selalu berkomunikasi langsung denganya. Dan aku mungkin hampir tau semua tentangnya, karena setiap pulang kerja pasti kusempatkan diri mampir ke cafenya sekedar sengaja menemuinya setelah membeli buku di toko langganan. Sebentar...apa gadis itu tak merasa ada yang aneh denganku? Yup, kalian benar. Seperti tadi ku katakan, aku selalu datang kesini setiap siang dan sore, tapi kenapa dia bersikap biasa seperti itu, ya...walaupun dia selalu bersemu ketika ku panggil atau kuperhatikan. Tidakkah dia menyukaiku? Ah, mungkin hanya aku yang merasakan getaran ini. Batin Suho sambil memperhatikan gadis itu bekerja.

Chorong POV
Namja itu, kenapa dia menatapku seperti itu. Aku menjadi risih dan jantungku?! ah...Bagaimana ini?! Kenapa ia  bersikap sepertini akhir akhir ini. Apakah dia meny-, ah, hilangkan semua pikiran konyolmu tentang perasaan suho itu padamu Chorong ah~. Cepatlah sadar, namja setampan dan sebaik Suho mana mau dengan pelayan yang bisa dikatakan biasa biasa saja sepertimu. Dari pada pikiranku melayang kemana mana lebih baik aku menghampirinya.
"Sonnim, wae geuraesseoyo?" Tanyaku penuh selidik.

First Snow (EXOPINK)Where stories live. Discover now