Prolog

301 8 9
                                        

Sambil memerhatikannya dari balkon di depan kelas yang di seberangnya terdapat kelas
XI iis4 , aku melihat dia, ya..dia Arya pangestu, cowok idamanku yang sudah kutaksir sejak lama, sejak aku memasuki sekolah ini. Dia adalah kaka kelasku 

Aku memerhatikannya dari jauh dia sedang tersenyum bahagia bersama teman temannya,angan angan ku pun mulai melambung tinggi, aku membayangkan jika suatu saat nanti, aku yang menjadi salah satu alasannya tersenyum.

Ohh ayolah salsa, kau harus sadar bahwa dia tidak menyukaimu.

Oh iya aku lupa memperkenalkan nama ku.
Perkenalkan nama panjang ku ialah  SALSABILA ZAMORA Bisa dipanggil Salsa,Mora,atau bila
Ya..tapi aku biasa dipanggil salsa, aku siswi dari SMA HARAPAN NUSA, ya sekolahku itu adalah sekolah swasta internasional yang terbaik di jakarta, aku bersyukur dapat masuk di sekolah itu yang rata rata anak anak nya yang terkenal sangat pintar dan berasal dari keluarga menengah keatas.
Aku bisa masuk sekolah itu karna aku lolos tes.

Oiya mengapa aku jadi ngomong panjang lebar begini ya..

Dan aku pun kembali menatap dia yang sedang tersenyum.
Lalu perlahan aku kembali menitikkan air mata.
"Mengapa kau tidak pernah membalas perasaanku,tolonglah lihat aku walaupun sebentar saja, apakah kau tidak tau betapa sakitnya diabaikan,apakah kau tak tau tatapan matamu kepadaku yang dingin itu dapat mematikan hatiku,mengapa kau berubah arya".
Kataku dalam hati

Perlahan aku pun mengusap air mataku dan memasuki kelas

Apakah mencintai semenyakitkan ini??
Lihat aku sebentar saja
Mengapa kau begitu dingin??
Dimana kehangatan senyummu??
Apa, aku tidak pantas untukmu??

Love = HurtTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang