1.Siapa dia?

1.5K 109 38
                                        

#Chapter.1

*Maafin kalau tanda baca atau intonasinya pada banyak yang salah.

*Maaf banyak bahasanya yang gak sesuai dengan EYD.

*SEMOGA SUKA CERITANYA*

Pagi yang cerah untuk memulai aktivitas. Udara pedesaan yang segar membuat kami bersemagat.

Hari pertama kami liburan di Desa Milinton. Kami berkeliling diDesa. Tak ada yang aneh saat kami berkeliling.

Tiba-tiba.

Brukk..brukk..brukk

"Suara apa itu?" tanyaku kepada Daniel & Jacob.

Kami bertiga lantas menghapiri asal suara tersebut. Kami kaget melihat kakek-kakek yang jatuh dari sepeda yang membawa sekarung penuh Gandum.

Tolong..tolong..tolong

Suara rentanya meminta tolong.

Aku, Jacob, & Daniel langsung membantu kakek tua itu menuju rumahnya. Sebenarnya bukan rumah tetapi pondok kecil yang menurut kami aneh.

Tak disangka kakek tua memberi kami sebuah hadiah sebagai tanda terima kasih berupa kunci dan peta.

"Kunci dan Peta untuk apa?" tanya kami bertiga sambil kebigungan.

Kakek mohon kepada kalian untuk pergi ke tempat yang berada di peta ini & membuka pintunya dengan kunci yang kalian pengang.

"Ya, kami berjanji." Keluar sendiri dari mulut kami.

Saat kami bertiga melihat kebelakang tiba-tiba pondok dan kakek tua tersebut menghilang.

"Hah kok hi...hilang rumahnya?" tanya Daniel sambil lari ketakutan.

"Daniel tunggu." Lirih Jacob sambil lari menarik tanganku.

***

Saat makan malam

"Kenapa kita bisa berjanji pada kakek tua itu untuk pergi ke tempat yang ada di peta ini?" tanyaku dengan mulut penuh dengan makanan.

"Gk tau." Jawab Jacob sambil cuek makan.

"Rasanya jawabannya keluar sendiri dari mulut kita." sambung Daniel.

Keesokan harinya, Kamipun pergi ketempat yang ada dipeta itu. Saat kami liat petanya ternyata tempatnya tak cukup jauh hanya 5-6 hari perjalanan.

"Pertama kita cari hutan angker." ujarku dengan semangat.

"Hutan angker?" tanya Daniel sambil kebigungan.

"Baru kali ini aku mendengar nama hutan seaneh itu!" sambung Jacob.

"Keterangan dipeta ini kita berjalan ke arah utara untuk menuju hutan angker." jawabku.

"Kira-kira hutan itu jaraknya jauh?" tanyaku ke Daniel yang sedang serius melihat kompas.

"Ya jauh, Mungkin sekitar kurang lebih 4-6 jam tergantung keadaan." jawab Daniel.

Kamipun terus melanjutkan perjalanan.

Alexa P.O.V

Kenapa gak ada seorang pun di hutan ini? Kenapa tiba-tiba firasatku gak enak? Apa mungkin akan terjadi sesuatu?

Awal masuk hutan ini kok aku ketakutan. Biasanya aku paling berani. Sekujur tubuhku mulai keringat dingin. Aku terus berjalan sambil memengang dengan erat tangan Daniel dan Jacob.

The Secret Garden [Hiatus] Stories to obsess over. Discover now