"Pagi mom" kataku sambil mengambil sarapan roti yang di buatkan oleh mamah
"Udah selesai mandinya?" Kata mamahku dengan muka yang sedikit sumringah
"menurut mom,ily udah rapii begini masih dibilang belum selesai mandi?" Kataku sewot
"Engga gitu maksud mom ly." Kata mom dengan wajah tak kalah sumringah
"Sumringah bgt nih kayaknya mom, oh iya dad mana?" Kataku sambil terus memakan roti yang ada di tanganku
"Dad udah berangkat jam 4" kata mom dengan wajah santai
**
Sekolah baru yang cukup menarik bagiku, dengan hiasan biru putih di setiap sudutnya, dan semua fasilitas mewahnya belum lagi lapangan yang luas dan bersih, sungguh sangat terlihat rapi dan mungkin nyaman.
Aku berkeliling mencari ruang guru, sungguh bukan hal yang mudah dalam hal mencari ruang guru dengan sekolah semegah ini,
"Aww" suara ku meringis,
"Maav gak sengaja" ucap orang itu meminta maav
"Oh iyaiya gpp" kataku menerima maavnya
"Lo anak baru ya? Gua gak pernah liat lo sebelumnya" kata pria itu dengan raut wajah bertanya tanya,
"Iya kenalin gue prilly" kataku sambil menyodorkan tanganku ke arah pria tampan itu, aku harus bersikap baik di tempat ini dan harus bisa meneyesuaikan diri di tempat ini.
" oh iya gue randy " katanya membalas sodoran tanganku dengan senyum manisnya mungkin bukan manis lagi senyum itu amat manis untukku
"Oh randy, gue boleh nanya?" Kataku
"Nanya apa?" Jawabnya antusias
"Gue mau nanya dimana letak ruang guru?" Kataku
"Oh mau gua anter" katanya kali ini lebih antusias dari sebelumnya
"Oh boleh, kalo gue gak ngerepotin itu juga" kataku santai
"Oh enggak kok" katanya lebih santai dariku
Saat kami sedang asyik mengobrol untuk menuju ruang guru tiba tiba.
" eh lo mau ngapain narik randy?" Kataku panik
" udah lo gausah ikut campur." Katanya mengancam
Ia menyeret randy ke gedung kosong belakang sekolah saat aku ingin menyusul
"Prilly , iya kamu prilly?" Panggil orang itu
"Iya ada apa ya?" Kataku sopan
" kamu murid pindahan itu kan, ayo ikut keruangan saya" ajak orang itu yabg tak lain dan tak bukan ia adalah guruku
(Di ruang guru)
Sungguh ruangan yang indah dengan desain motif bunga berwarna biru muda dan putih serta buku buku yang tersusun rapih membuat ruangan ini terlihat high class, kurasa aku takan bosan sekolah di tempat ini
"Kamu prilly latuconsina? Anak pindahan dari sma84 jakarta?" Tanyanya kepadaku
Aku tersadar dari lamunanku dan menjawab " I iya bu" kataku gugup
"Oke saya akan cek nilai kamu," sambil mengecek daftar nilai ku
" silahkan bu" kataku mempersilahkan
"Kamu cukup pintar jadi saya putuskan kamu berada di kelas XI fisika" katanya
"Baik bu" kataku mengangguk
" mari saya antar"
(Sesampainya di kelas)
"Murid murid kita kedatangan murod baru, silahkan perkenalkan diri kamu" katanya kempersilahkan
Sungguh aku sangat gugup, tapi aku memberanikan diri untuk berbicara
"Nama saya prilly latuconsina, saya siswa pindahan dari sma84 jakarta" kataku sambil menahan gugup
"Oke prilly, kamu duduk di sebelah dia" katanya sambil menunjuk sesorang yang duduk di pojokan paling belakang, entah mengapa guru itu tak mau mengucapkan namanya. Tunggu sepertinya aku mengenalnya dia adalah orang yang menarik randy tadi iyaa itu orangnya. Pria itu cukup tampan bagiku bahkan lebih tampan dari randy..
Hello guys!!! Maav kalo jelek
