*Whasington state univercity
Author pov:
Bruk!!
"Hey! Bisakah kau perhatikan jalan mu"
"Maaf, aku tidak sengaja aku sedang terburu-buru"
Dengan sigap eriska mengambil buku-buku yg berserakan di lantai dan memberikanya kepada sang pemilik.
"Ini bukumu, sekali lagi aku minta maaf" ucapnya menunduk dan berlalu meninggalkan orang yg baru saja ia tabrak, 'ya tuhan aku sudah terlambat 15 menit' ucap eriska dalam hati dan mempercepat langkah kakinya.
**
"Maaf saya terlambat" ucapnya saat tiba di kelas barunya dengan nada terengah engah, sontak semua murid di kelas itu pun menatapnya bingung.
"Kau terlambat 15 menit
mrs.helington"
"Maafkan saya"
"Tak apa, ayo masuk dan perkenalkan dirimu" ucap dosen cantik yg bernama Ashley jenner atau yg sering di sapa dengan mrs.jenner.
Mrs.jenner adalah dosen termuda dan cantik di WSU, jadi wajar saja jika banyak murid laki-laki yg mendekatinya, dia juga berteman baik dengan ayah eriska, Jhon jacob helington.
**
"Perkenalkan aku Eriska Anne Helington, umurku 19 tahun, senang bertemu kalian dan ku harap kita bisa berteman baik" eriska dengan bangga memperkenalkan dirinya yg di sertai senyum termanisnya.
"Senang bertemu dengan mu juga mrs.helington, silahkan duduk dan usahakan kau tidak terlambat untuk besok, mengerti?"
"Ya, terimakasih mrs.jenner" eriska berjalan, matanya menjelajah ke setiap sudut ruangan untuk mencari bangku kosong dan berhenti di bangku barisan paling belakang.
"Hay" sapa eriska ramah kepada seorang pria yg tengah asik membaca novel, namun tak ada jawaban, eriska pun duduk di bangku sebelah pria itu, karna memang hanya bangku itu yg kosong.
"Sombong" gumam eriska, tapi sepertinya pria itu mendengar gumaman eriska, pria itu menoleh menatap eriska tajam selama beberapa detik dan kembali fokus pada novelnya.
Eriska megeluarkan buku serta pulpen dari dalam tasnya, meletakannya diatas meja dan mulai mencatat materi yg tengah di jelaskan oleh mrs.jenner.
"Hay riska" sapa seorang gadis yg membuat eriska sedikit terkejut, gadis cantik dengan rambut curlynya, ia duduk d bangku depan eriska.
"Hay"
"I'm Rara Clarkton, kau bisa memanggil ku Ara, agar lebih mudah, senang bisa berkenalan denganmu" ucapnya dengan bersemangat, sepertinya ara adalah gadis yg periang.
"Senang bisa berkenalan denganmu juga ara" balas eriska.
**
Tak terasa dua jam sudah berlalu, "Sampai jumpa besok semuanya" ucap mrs.jenner seraya merapikan buku-bukunya dan berlalu meninggalkan kelas, murid-murid yg lain pun ikut berhamburan keluar kelas, suasana kelas seketika menjadi hening, hanya ada eriska dan beberapa murid yg lain.
"Hay, eriska right? "
"Ya" ucap eriska terperangah melihat pria yg tengah berdiri tegap di depannya,
'Oh tuhan lihat betapa tampannya pria ini, bibir tipis merah mudanya serta mata biru laut yg terlihat indah sangat cocok dengan rambutnya yg berwarna keemasan' ucap eriska dalam hati, tanpa ia sadari sudah lebih dari 2 menit ia memandangi pria tampan di hadapannya itu.
"Hey are you okey? " pria tampan itu pun melambai lambaikan tanganya tepat di depan wajah eriska.
"He ehh ya" eriska terperanjat kaget.
"Kau baik-baik saja" pria tampan itu pun tersenyum melihat tingkah eriska.
"Ya aku baik-baik saja"
"Oh baguslah, kenalkan aku Niall Horan" niall mengulurkan tanganya kepada eriska.
"Oh hay niall, ku rasa kau sudah tau siapa namaku"
"Ya boleh a-"
"Hay bro" ucap seseorang, memukul pelan pundak niall, membuat niall menghentikan kata-katanya.
"Apa yg sedang kau lakukan disini? " tanya wanita yg terlihat tengah mesra menggandeng tangan sang pria.
"Aku haa-"
"Mendekati murid baru" lagi-lagi seseorang memotong kata-kata niall.
"Tidak aku hanya berkenalan"
"Apa bedanya"
'Dasar pria aneh dan sombong, apa salahnya jika hanya berkenalan' batin eriska, melihat pria yg tengah berdiri menyandar di dinding sedang asik memainkan ponselnya,
Ya pria itu adalah pria yg duduk membaca novel di samping eriska tadi.
"Sudah-sudah, perkenalkan murid baru, namaku Bella Peterson ini 'kekasih ku' Harry Styles dan pria yg tengah asik dengan ponselnya, dia Zayn Malik" ucap bella dan sedikit memberi penekanan pada kata 'kekasih ku'. Takut di rebut.
"Hay bella, harry and zen, aku Eriska Helington"
"Zayn not Zen! " bantah zayn yg dengan sigap menghampiri eriska.
"Oh maaf Zayn" eriska mulai terlihat gugup sementara zayn, ia mendekatkan wajahnya ke wajah eriska membuat eriska benar-benar gugup sekarang.
"Jangan mencari masalah denganku nona, atau kau akan menyesal" zayn berbisik tepat di telinga eriska, deru nafasnya menerpa permukaan kulit daun telinga eriska, membuat eriska bergidik ngeri.
Hay! Gimana ceritanya?
Maaf ya kalau ceritanya masih membingungkan, ini baru chapter 1, so jangan lupa Vomment ya, itu berarti banget buat aku, aku terima kritik dan saran dari kalian kok.
Salam hangat dari Louis :*
YOU ARE READING
Never Changed
RandomFirst Story Warning: This story contains mature content and sexual scenes.
