0.5

158 38 11
                                        

Huh sungguh tidak dapat dipercaya, anak itu melindungi Grisell
Seperti yang tidak ingin kehilangan.

Mengapa? Dia pacarnya?
Jika bukan, sungguh tidak berhak dia seperti itu.

Jika seperti ini, semakin ingin rasanya aku mendapatkan hati Grisell. Dan mematahkan hati anak itu!

"What are you doing haz?" Seseorang menepuk pundakku

Aku menoleh

"Oh, kau Zayn. Tidak, tidak sedang apa-apa" jawabku
"Dimana yang lain?" Lanjutku

"Di kelas" jawabnya

"Ouuhh" kataku

"Tumben sekali kau menyendiri Harr, biasanya kau dikelilingi cewek di kantin" sepertinya Zayn sedang menyindirku sekarang

"Tidak, aku sudah malas dengan cewek-cewek itu Zayn." Jawabku

Ya, karena semua cewek yang mendekatiku tidak semuanya tulus, mereka hanya menginginkan statusku saat ini.

"Tumben sekali kau seperti ini, seperti berbeda dengan hari lainnya, ada apa?" Tanya Zayn

"Apakah seterlihat itu? Haha,, ya aku memiliki sasaran baru Zayn" kataku tersenyum sarkastik

"Sasaran seperti apa yang kau maksud haz? Siapa lagi?" Tanya Zayn

"Ada laah.. kau tidak perlu tahu" ku tepuk pundak Zayn

"Saranku ya, jika kau menemukan orang yang bisa buat kau seperti ini, pertahankan dia. Jangan kau sia-sia kan lagi seperti yang lalu. Dan jangan hanya menjadikannya sasaran" kata Zayn

"Ya ya aku mengerti Amazayn.. tetapi itu tergantung"

"Tergantung apa?" Tanya Zayn

"Tergantung orang yang kutandai itu menyerah atau tidak. Aku hanya ingin membuat hancur seseorang dengan cara mendekati sasaranku"

"Apa lagi ini? Jadi kau hanya ingin mendekati seseorang untuk membuat seseorang lainnya patah hati?" Tanya Zayn

"Heemm.. dalam kamusku sih seperti itu"

"Aku tak percaya" Zayn menggelengkan kepalanya

"Sudahlah kau urus saja hubungan kau dengan perrie" ledekku

Yang aku tahu memang benar bukan, hubungan mereka telah berakhir

"Oh shitt! Sudahlah, jangan kau bahas lagi. Sepertinya aku harus kembali ke kelas sekarang. Bye haz" pamit Zayn lalu menepuk pundakku

Entah sudah berapa kali kami saling menepuk pundak :)

"Ya, sana Zayn. Kau menggangguku sedang berpikir" jawabku

Dia hanya melingkarkan jarinya membentuk huruf O

James P.O.V

Ini kampus baruku.. seperti yang kalian ketahui, aku dan Grisell baru pindah kesini.

Kelas ini tidak begitu buruk, aku sudah dapat menyesuaikan diri disini.

Apalagi setelah mendengar perkataan Grisell tadi pagi bahwa banyak cewek cantik disini. Hal itu yang membuatku tertarik,, haha

"Heloo anak baruu.." sapa seorang pria dengan postur tubuh yang tinggi dan rambut cokelatnya tertata dengan rapi

"Hai" jawabku

"What's your name?" Tanyanya

"I'm James Mcvey, but you can call me James" jawabku dengan senyuman
"And what's your name?" Lanjutku

Hi/Story about usWaar verhalen tot leven komen. Ontdek het nu