Sasuke pov
Aku terbangun di ranjang kamarku dengan kakak ipar yang tertidur di samping ku, saat itu aku meremas kepalaku dan memutar kembali ingatan ku tentang apa yang terjadi. Aku terkesiap saat berhasil mengingat kembali, Ternyata aku benar-benar melakukannya dengan kakak iparku, Naruto. Ini gila!
Sasuke pov End
•
•
•
1 malam sebelum nya.
"Sasuke!" Panggilan yang menggema di lorong kampus membuat orang yang di panggil namanya itu menoleh ke asal suara. Ia mulai mengernyit saat melihat temannya berlari ke arahnya lalu menepuk pundaknya cukup keras.
"Bisa kah kau tidak melakukan itu lain kali? Tepukan mu cukup sakit dan membuatku ingin memukul mu balik, Kiba." Ucap Sasuke sambil mengusap bahunya yang di rangkul temannya yang memanggil sebelumnya.
"Kau selalu begitu, galak seperti gadis menstruasi." Ledek Kiba sambil berusaha menjauh dari tinju yang nyaris membuat wajahnya memar.
"Sekali lagi kamu bicara sembarangan, tinju ini tidak melayang di wajah mu lagi, tapi ku buat kau impoten seumur hidup." desis Sasuke yang membuat Kiba merinding saat itu juga.
"Damn, Sasuke kau benar-benar galak sekali. Aku ke sini cuma mau mengajak mu keluar. Hari ini kita harus merayakan keberhasilan kita mendapatkan nilai A+ dari project yang di berikan dosen gila + pelit kita, Orochimaru!!" Ajak Kiba sambil menunjukan ekspresi menggebu - gebu nya saat mengungkapkan kebahagiaannya dengan keberhasilan mereka. Sasuke mengangkat sebelah alisnya.
"Memang mau kemana?" Tanya Sasuke singkat dan kembali berjalan keluar kampus menuju mobil nya. Kiba berjalan mengikutinya.
"Ke Club tempat Gaara magang. Dia bilang hari ini ada diskon minum di tempatnya. Ayolah Sasuke, aku mau ke sana. Kau juga sudah lama tidak ikut kita minum." Kiba kembali merangkulkan tangannya di bahu Sasuke, sedikit memaksa. Sasuke terlihat berpikir sejenak kemudian mengangguk.
"Kebetulan aku juga butuh refreshing setelah berkutat dengan project sialan yang membuat kepala ku panas itu." Ucap Sasuke sambil menekan tombol unlock pada kunci mobil di tangannya. Kiba langsung meninju udara kesenangan saat Sasuke setuju lalu berlari masuk ke sisi pintu penumpang dan masuk ke dalamnya segera setelah bunyi beep menggema. Keduanya langsung menuju club tempat Gaara mengundang mereka untuk minum dan merayakan keberhasilan mereka.
Sesampainya di club, Beberapa teman sudah berkumpul sambil bercanda di sebuah ruangan yang penuh dengan bau alkohol.
"Hey Sasuke, Kiba! Akhirnya kalian sampai juga." Teriakan Chouji menggema menyambut kedua orang yang baru masuk itu. Kiba dan Sasuke langsung mengambil tempat duduk di sofa yang masih kosong. Kiba di samping Chouji dan Sasuke memilih di sofa single tanpa siapapun duduk di sebelahnya. Perayaan kecil itu berlangsung sangat berisik dan selesai saat sebagian besar dari mereka mabuk berat.
Sasuke mengeluarkan ponsel dari sakunya dan melihat jam sudah menunjukan pukul 1 lewat 15 dini hari. Saat itu juga ia melihat notif telepon dari kakak iparnya. Ia lalu menjawabnya sambil memijat keningnya yang terasa pusing.
"Ada apa kak?" Jawab Sasuke setelah suara iparnya terdengar dari lubang speaker.
"Kau di mana, Sasuke? Aku pulang ke rumah tapi kamu tidak ada di rumah. Tidak biasanya kamu jam segini belum pulang. Bisa pulang sekarang? Aku tidak bawa kunci." Suara lelah iparnya terdengar di seberang telepon. Sasuke mendengus pelan dengan kebodohan iparnya yang pelupa itu.
YOU ARE READING
Crazy little Secret
FanfictionSemuanya berawal dari suatu kesalahan, sebuah rahasia kecil akhirnya terbentuk di antara keduanya.
