Pit Stop
Sebuah perbedaan yang amat sangat nyata. Dua kehidupan yang bertolak belaka.
Tentang kembali menemukan sebuah rumah untuk sang penguni yang tlah lama hilang arah.
Menciptakan hal-hal baru dalam sebuah dinamika kehidupan masing-masing.
Dan s...
Cerita ini di buat atas karangan penulis. Jika ada kesamaan dalam penulisan itu hanya sekedar terinspirasi.
Sebelumnya, aku baru banget nyebur kedunia F1. Dan, setelah baca-baca cerita tentang F1, muncul ide-ide baru yang bersarang dalam imajinasi, aku jadi mikir gimana kalau aku juga buat.
So please, jangan hujat aku.
And happy reading gaes...
******
~
Di paddock Formula1, nama Lando norris selalu menjadi magnet. Penggemar dari berbagai penjuru dunia, dari anak-anak hingga penonton setia dari tribun utaman, pasti mengenal sosoknya. Bukan hanya karna kecepatannya di atas lintasan atau lefleks luar biasa saat melibas tikungan tajam berkecepatan tinggi, melainkan karna kepribadiannya.
Ia dikenal memiliki pembawaan yang santai, humoris, dan aktif berinteraksi dengan penggemar, termasuk melalui dunia gaming dan streaming.
Dibalik helm berdesain ikonik itu, tersimpan pembawaan yang selalu ceria, dan murah senyum. Di garasi tim McLaren ia selalu mencairkan suasana, suaranya selalu mencairkan ketegangan mekanik jelang race day.
Namun, di balik sorot lampu paddock dan gemuruh mesin V6 turbo hybrid, ada sisi lain dari kehidupannya yang sering menjadi bahan perbincangan hangat.
Sebagai pembalap kelas dunia, ia tidak berjalan sendirian di sirkuit kehidupan. Memiliki 3 sahabat karib-rekan seperjuangan yang meniti karir dari ajang karting hingga berdiri di grid Formula1 yang sama.
Hubungan mereka erat, nyaris seperti keluarga kedua. Tapi belakangan ini, ada dinamika yang berbeda di garasi mereka.
"Hey lando, mana gandenganmu?" Tanya charles yang datang bersama istrinya yang tengah mengandung.
Lando hanya tersenyum menanggapinya.
"Jangan tanya lando perihal pasangan, dia lagi betah sendirian" ucap Alex menggodanya.
"Alah, palingan juga masih di hotel yaa kan" george ikut menimpal.
Lando tersenyum singkat di buatnya, begitulah para sahabatnya ketika sedang kumpul.
Yah, charles memang tengah menanti anak pertamanya. Sedangkan Alex dan George, mereka sudah menyematkan cincin di jari sang kekasih masing-masing.
Melihat para sahabatnya selalu didampingi oleh orang terkasih di setiap akhir pekan balapan-merayakan podium atau sekadar berbagi pelukan hangat usai balapan yang melelahkan-tidak pernah membuat hatinya getir atau minder. Tidak ada rasa iri yang terpancar dari matanya. Ia justru menjadi orang paling garda depan yang bersorak paling kencang merayakan kebahagiaan mereka.
Bahkan, dedikasinya pada persahabatan membuat media sosial menjulukinya dengan satu gelar unik "Duta Party".
Julukan itu bukan tanpa alasan. Setiap kali ada agenda perayaan, pesta pertunangan, beby shower, atau jamuan makan malam kecil dari para sahabatnya, ia di pastikan akan hadir. Dialah life of the party yang memastikan suasananya tetap meriah, tertawa paling keras, dan merangkul semua orang. Namun, di balik keriaan pesta-pesta tersebut, tersimpan sebuah kontras yang tajam.
Sudah lama sekali tidak ada sosok kekasih yang berdiri di sampingnya saat race day, atau menemaninya berjalan di area paddock.
Padahal, jika memutar kembali ingatan beberapa tahun ke belakang, ia adalah definisi pria yang mudah dikagumi. Rekam jejaknya mencatat bahwa ia bukan tipe yang kesulitan mencari perhatian; ia bahkan sangat lekat dengan reputasi masa lalu yang gemar berganti-ganti pasangan. Kehadiran wanita di sisinya dulunya adalah hal yang lumrah.
Tapi sekarang? Hatinya seolah terkunci rapat.
Ketika visor helmnya diturunkan, dan ia harus melesat sendirian dengan kecepatan 300 kilometer per jam di atas aspal panas, ia tahu persis apa yang hilang. Ia bisa merayakan kebahagiaan orang lain dengan sempurna, tetapi saat malam turun di kamar hotel paddock yang sunyi, ia menyadari bahwa piala kemenangan dan sorak sorai penonton tidak bisa mengisi ruang kosong di sampingnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.