"aahhhh...enak banget langsung mandi di sungai habis seharian panas-panassan di kebun"
Desah Wulan si kembang desa yang Tengah membersihkan tubuhnya seorang diri di sungai, iya tubuh yang kerap dijadikan bahan c0li oleh para pria kampung itu. Karena bagaimana tidak, wanita itu memiliki aset yang membuat pria manapun ng4c3ng hanya dengan membayangkannya, susu yang besar dan p4nt4t bahenol, kulitnya tampak mulus lembut dan wajah minta di 3nt0t.
"Ahh shhh ni t0k3t besar banget sih mhhh suka bikin Wulan s4ng3 sendiri nghh"
Wulan memang kerap nafsu melihat badannya apalagi dia memang memiliki lib1d0 yang tinggi dan iti/nya yang hampir sebesar jempol tangannya membuatnya mudah ter4n*s4ng,
Tangan Wulan bergerak menguleni to*et montoknya, put1ngnya yang besar dia pilin dan cubit, sementara Kl1t0ri$nya dia sentuh dengan lembut
"Nghh ah it1l Wulan kenapa gampang banget s4ng3 sih bikin repot aja"
Kl1t0ris Wulan yang besar kerap membuatnya mendadak s4n9e hanya dengan gesekan kecil, hal itu tentu saja membuatnya sulit beraktivitas normal dengan memakai celana dalam jadi terkadang dia memutuskan untuk tidak memakai celana dalam di balik daster atau kain jarik yang biasa dia lilitkan dipinggang mont0knya
Tidak tahan lagi Wulan akhirnya berdiri menghadap arah arus deras sungai, tudung kl1t0r1$nya dia tarik memperlihatkan kacang merah miliknya yang di atas rata-rata itu
"Aahh enak banget nggh i*il Wulan jadi geter-geter oohh"
Sontak saja arus deras sungai menghantam kacang nikmat miliknya dengan sangat hebat membuat tubuh wanita itu hampir tertunduk karena sensasi klito*isnya seperti ditampar dan dibuat bergetar, tapi dia tahan dengan sekuat tenaga demi kenikmatan kacangnya, tangannya yang satu menarik narik pu*ing susunya yang besar memilinnya dengan pelan menambah nikmatnya
"Ahh Wulan mau crot ngghh ya ampun enakh banget aahh col*ek pake arus sungai"
kl1t0*isnya yang ngaceng terombang ambing dibawa aliran sungai
"Akhh aahhh keluar eunghh"
Wulan berdiri dengan kaki gemetaran habis crot nafas nya terengah-engah dengan mata yang sayu, sekuat tenaga dia melangkahkan kakinya yang lemas keluar dari air yang mulai sedingin es
Wulan bergegas mengambil pakaiannya untuk segera pulang karena hari mulai sore, tapi baru saja membalut tubuhnya dengan kain, tangan kekar seorang pria sudah lebih dulu memeluk pinggangnya dari belakang dengan satu tangannya membekap mulut Wulan lalu menyeretnya ke semak. Wulan meronta sia-sia dengan perlawanannya yang lemah, laki-laki tersebut membaringkan tubuh Wulan di atas rumput lalu menyatukan kedua pergelangan tangan mungil Wulan di atas kepalanya hanya dengan satu telapak tangannya yang besar.
Wulan terkejut melihat siapa yang tengah menindih tubuhnya sekarang tidak lain adalah Satya mantan pacar Wulan yang meninggalkannya karena menikahi Ira anak tunggal juragan Tono.
Itu Pun mereka menikah hasil di grebek warga, yang kala itu Satya terus berkata bahwa ia di jebak oleh Ira
"Akh!... Mas Satya?!... berhenti! lepasin Wulan"
"Gak usah jual mahal kamu Wulan, mas bisa lihat kamu col*ek dari semak-semak, udah jadi wanita bi*al kamu yah, hengh?"
Wulan merasa malu ketahuan c0lm3k apalagi di alam liar, wanita itu terus meronta menggeliat di bawah Satya membuat kain yang dia lilitkan pada tubuhnya tersingkap hingga memperlihatkan mem*knya yang mengintip dari balik kain jarik yang dia pakai
"Gak!..... Col*ek gak col*ek, gak ada hubungannya sama mas, lepasin Wulan mas mau ngapain!"
"Kamu tau mas mau ngapain?.... mas mau MEM3K!, mas udah sabar nunggu kita nikah dulu buat ngerasain mem*k tembem kamu, tapi si l4cur Ira malah ngejebak mas buat nikahin dia, mana mem*k dia longgar lagi bangsat"
CITEȘTI
ONE SHOT 21+
Non-ficțiuneCerita reupload karena yang sebelumnya telah menghilang dari line BUKAN AREA BOCIL
