Mita dan Ayah

24.1K 53 2
                                        

Sudah satu bulan ini Mita tinggal bersama kedua orang tuanya semenjak menjanda, dia dan suami terpaksa berpisah karena 5 tahun menjalani rumah tangga keduanya tidak kunjung dikaruniai buah hati

Sebenarnya tinggal bersama orang tuanya bisa di bilang betah tidak betah, ibu Mita sangat baik dan menyayangi putri semata wayangnya itu, tapi lain halnya dengan Ayahnya yang diktator yang kerjanya selalu marah-marah tiap pulang ke rumah

Seperti kali ini, lagi-lagi ayahnya itu pulang larut dan dipenuhi bau alkohol

"Ayah mabuk lagi....." desah Mita lelah melihat Pramono ayahnya yang tidak pernah pulih dari kecenderungannya minum-minum dan main perempuan

"Bacot kamu, minggir sana" kata Pramono sambil mendorong Mita kesamping membuat wanita 25 tahun itu kesal

"Ayah kenapa sih dari dulu sampai sekarang gak pernah berubah, gak kasian apa sama ibu hidup nya menderita punya suami macam ayah" marah Mita pada Ayahnya, yang untuk pertama kalinya dalam hidup berani memarahi ayahnya yang menakutkan itu

Pramono menoleh menatap Mita dengan seringai seolah mengejek dan tiba-tiba mendorong tubuh perempuan itu bersandar ke tembok dan menarik kedua tangan Mita lalu menyatukannya di atas kepala wanita itu

"Anak ayah udah berani nasehatin orang tua ya sekarang, hmmm?.... mentang-mentang udah jadi janda jadi sok paling tau masalah rumah tangga orang, iya?...."

Tubuh Mita gemetar ayahnya berkali-kali lipat lebih menyeramkan sekarang, nafas wanita cantik itu terengah-engah dengan p4y*d4ra yang besar membusung memperlihatkan belahannya yang rapat, sementara rok bagian bawah nya ikut tertarik makin tinggi memperlihatkan lebih dari setengah paha putih mulus janda bohay itu

Pemandangan wanita cantik dengan tubuhnya yang molek berhasil mengalihkan perhatian Pramono

"Kamu sengaja godain ayahkan.... malam-malam pakai baju kurang bahan begini?... Minta ayah pe*k0sa, iya?"

Tuduh pria itu sambil menatap tu*uh si*t4l Mita yang hanya berbalut daster mini dengan tali spaghetti

"A-ayah udah terlalu mabuk..... lepasin Mita Yah tangan Mita sakit"

Pria 50 tahun dengan tubuh tinggi besar dan otot yang masih kencang di usianya itu, melingkupi tubuh m0nt0k Mita dengan sempurna, membuat perempuan itu merasa kecil tidak berdaya di bawah kukungan Ayahnya

"Ayah gak pernah terlalu mabuk buat ngenalin wanita cantik" lirih Pramono di telinga Mita

"Ta-tapi wanita ca-cantik ini anak ayah" desah Mita dengan tubuh menggeliat seperti penari er0t1s

"Justru itu yang bikin makin enak" bisiknya lalu mencium bibir montok Mita tanpa peringatan, melumat dan memakan bibir seksi putrinya dengan n4f*u

"Mphh aahhh Ayah" rontaan lemah wanita itu berikan pada ayahnya yang sekarang sibuk mengobrak Abrik mulut kecilnya, Pramono melilit lidah Mita seperti ular lalu menghisap dan mengulumnya seperti permen

Mita yang pada dasarnya wanita sa*ge4n dan hampir satu bulan ini hidup menjanda membuatnya haus akan sentuhan laki-laki

Rasa pahit alkohol dan aromanya yang manis memenuhi mulut dan pernapasan Mita, mengaburkan otaknya dengan na*su dan mengikis moralnya sedikit demi sedikit, Membuat Wanita itu menangis menyadari sebentar lagi dia akan din1k*4ti oleh ayah kandungnya dan yang terburuk adalah karena dia tau, Ia akan sangat menikmatinya

Ciuman mereka Pramono lepaskan dengan sisa air l1ur yang menjuntai di antara keduanya, nafas mereka memburu merasakan ha*rat yang semakin membara

"Ayah..... Jangan yah, Mita kan anak ayah"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 19 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ONE SHOT 21+Stories to obsess over. Discover now