Episode 1: Taruhan Sialan yang Mengubah Segalanya

308 5 0
                                        

Hari itu seharusnya jadi hari biasa bagi Randy dan geng kampusnya di sebuah kafe remang-remang dekat kampus. Randy dikenal sebagai sosok cowok yang super manly, hobi fitness, bicaranya ceplas ceplos, dan punya pembawaan tegas tanpa kompromi. Walaupun secara fisik posturnya cenderung slim dan tidak terlalu berotot kekar, sifat dominan dan maskulinnya membuat tidak ada seorang pun yang berani meremehkan harga dirinya.

Sialnya, hari itu teman-teman akrabnya yang terkenal usil punya ide gila untuk menjatuhkan mental si jagoan kampus. "Sumpah, Ran, sekali-sekali lu harus kalah taruhan dan jangan sok jagoan terus!" seru Bayu, dalang di balik keusilan ini, sambil mengeluarkan sebuah kantong belanjaan kecil berlogo toko pakaian wanita.

Randy langsung melotot tajam dengan urat leher yang menegang, merasa harga dirinya diinjak-injak secara terang-terangan. "Anjrit, apaan tuh? Ogah banget gua sentuh, najis!" maki Randy dengan suara baritonnya yang menggelegar menahan geram. Sebelum Randy sempat berdiri dan kabur dari kursi kafe, kedua temannya langsung mencekal kedua tangannya dengan kuat dari kanan dan kiri tanpa ampun.

Randy meronta-ronta hebat, otot lengannya menegang melawan, dan umpatan-umpatan kasar serta ancaman pembunuhan karakter keluar bertubi-tubi dari mulutnya yang basah oleh amarah.

"Woi, lepasin bangsat! Jangan gila lu ya, tangan gua jangan dipegang-pegang!" teriak Randy murka sementara pengunjung meja lain melirik ke arah mereka. Namun, tenaga dua orang tentu jauh lebih unggul dalam posisi terhimpit seperti itu, membuat pergerakan Randy terkunci mati di atas kursi plastik.

Dengan paksa, mereka membuka paksa jaket hoodie hitam tebal yang biasa dipakai Randy, lalu membentangkan sebuah push up bra berenda dengan warna merah marun mencolok serta sebuah tank top spaghetti strap berwarna putih bersih yang sangat tipis dan pas di badan.

"Satu, dua, tiga... tahan badannya, masukin sekarang!" teriak Bayu komando sambil tertawa penuh kemenangan melihat kepanikan di wajah Randy. Dalam hitungan detik, meskipun Randy terus meronta, mencaci maki, dan meronta dengan sisa tenaga lelakinya, kain lembut serta kawat bra itu berhasil melingkar ketat di dadanya yang bidang.

Teman-temannya langsung mengaitkan pengait belakang bra tersebut dengan cekatan, disusul dengan tank top putih ketat yang ditarik paksa ke bawah menutupi seluruh tubuh atasnya yang bergetar karena emosi.
​Randy terengah-engah hebat, dadanya naik turun dengan cepat bukan karena kelelahan fisik, melainkan karena gelombang amarah dan rasa malu yang luar biasa besar.

Wajahnya berubah merah padam hingga ke telinga, menahan rasa terhina yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya sebagai pria tulen.

"Kalian bener-bener ya! Sialan! Lepasin sekarang atau gua tampol muka lu pada satu-satu sampai babak belur!" ancam Randy dengan napas memburu dan tatapan membunuh. "Udah, diem bentar, jangan banyak ngomel! Coba lu jalan ke depan cermin besar di pojok ruangan sana!" suruh Bayu sambil cekikikan menahan geli melihat betapa marahnya sang ketua geng.

Dengan langkah berat, napas memburu, dan wajah tertekuk masam, Randy terpaksa menyeret kakinya menghadap ke cermin dinding besar di sudut ruangan kafe yang memantulkan seluruh tubuhnya. Ia mendengus kasar dengan kasar, bersiap meludahi pantulan dirinya sendiri karena jijik, namun tepat saat matanya menatap cermin, omelannya mendadak tertelan di tenggorokan.

Randy terpaku seketika, matanya membelalak lebar melihat apa yang terpampang nyata di balik pantulan kaca datar tersebut tanpa bisa ia elusin lagi. Karena posturnya yang memang ramping, push up bra merah marun berkonstruksi tebal itu bekerja jauh di luar dugaan, mengangkat dan menekan daging dadanya sedemikian rupa hingga menciptakan belahan dada yang samar namun nyata.

Siluet payudara yang terlihat begitu penuh, bulat, dan natural kini tercetak jelas di balik tank top putih tipis yang melekat ketat di kulitnya. Lekuk tubuh bagian atasnya seketika berubah drastis, menyerupai bentuk tubuh wanita muda berpinggang ramping yang mengenakan pakaian pas badan.

Sangkar Emas Ratu SenatHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora