Aula kerajaan Bunny-Burrow malam itu tenang, diterangi oleh kristal-kristal cahaya yang menggantung di langit-langit gua. Hermione, sang putri sulung, sedang duduk di singgasana batu yang dilapisi bulu lembut, sibuk memeriksa gulungan peta wilayah dengan kacamata peraknya
Harry, pangeran muda dengan rambut acak-acakan dan telinga kelinci putih yang sedikit terkulai, berdiri di ambang pintu, menatap langit-langit gua dengan gelisah
"Hermione?" Harry memanggil pelan
Kakaknya mendongak, alisnya terangkat "Harry? Seharusnya kau sudah tidur. Besok ada upacara penyambutan delegasi dari Klan Tikus, kau harus terlihat segar"
Harry melangkah masuk, jemarinya bertaut di depan dada "Aku... aku tidak bisa tidur. Perutku terasa kosong, dan aku teringat kalau di Hutan Perbatasan sebelah utara, wortel liar sedang musim-musimnya. Wortel yang tumbuh di dekat sungai biasanya lebih renyah daripada yang ada di gudang penyimpanan kita"
Hermione menghela napas panjang, menutup gulungannya dengan suara thud yang pelan. Ia menatap adiknya dengan tatapan tajam namun penuh kasih sayang "Harry, itu hutan perbatasan. Kau tau aturan ayah, itu wilayah yang berbahaya"
Harry mengerucutkan bibirnya, telinganya bergerak-gerak "Hanya sebentar, kak. Aku pangeran, aku tau caranya sembunyi. Aku hanya ingin wortel yang segar, bukan yang sudah disimpan berminggu-minggu di gudang. Lagipula, aku tidak akan pergi jauh. Please?"
Hermione memijat pelipisnya, ia tau kalau Harry sudah keras kepala, tidak ada yang bisa menghentikannya."Kau akan membawa pengawal?"
"Tidak mau!" potong Harry cepat "Kalau ada pengawal, nanti pergerakanku ketahuan. Aku akan pergi sendiri, cepat, dan kembali sebelum bulan mencapai puncak"
Hermione terdiam sejenak, matanya menatap Harry dari ujung kaki sampai ujung telinga "Baiklah, tapi jika kau tidak kembali saat fajar, aku sendiri yang akan membawa pasukan untuk mencarimu. Dan Harry?"
"Ya?"
"Jangan pernah, sama sekali jangan pernah, menyapa siapapun yang kau temui di sana"
Harry mengangguk antusias, tidak benar-benar mendengarkan peringatan kakaknya karena pikirannya sudah penuh dengan bayangan wortel renyah. Dengan lincah, ia melompat dan menghilang ke dalam kegelapan lorong rahasia menuju permukaan hutan
Di tengah hutan yang lebat, suasana malam itu berubah menjadi riuh dan penuh ketegangan. Sekelompok klan serigala tengah berlari cepat di antara pepohonan, namun target buruan mereka bukanlah mangsa biasa. Di depan sana, seekor raja singa sedang berlari kencang menerobos semak-semak, melarikan diri dari acara perjodohan akbar yang dirancang untuk menyatukannya dengan ratu serigala
Namun, situasi menjadi semakin runyam dan kacau ketika sekelompok harimau tiba-tiba ikut bergabung dalam pengejaran, ikut berlari kencang di belakang sang raja singa yang terengah-engah memimpin pelarian di barisan terdepan
Suara geraman berat memecah keheningan malam, bergema di antara pepohonan tinggi saat sang ketua klan serigala dengan bulu peraknya yang berkilau di bawah cahaya bulan dan tatapan mata setajam belati mempercepat larinya memimpin pasukannya
"Berani sekali Raja Singa itu melarikan diri dari perjodohannya dengan Ratu Serigala!" serunya penuh murka, suaranya menggelegar dan membuat kawanan burung malam beterbangan ketakutan
Di tengah kekacauan kejar-kejaran itu, sang raja singa terus menerobos lebatnya hutan, sama sekali tak berniat menghentikan langkahnya, sementara kelompok harimau yang ikut merangsek di belakang kian memperketat jarak. Tanpa mereka sadari, jalur pelarian liar ini mengarah tepat ke area Hutan Perbatasan, tempat seorang pangeran kelinci bernama Harry sedang mencari wortel segar
YOU ARE READING
Oneshoot and Two shoot Drarry
General FictionJANGAN SALAH LAPAK⚠️⚠️ Drarry area⚠️❗ Harco??? husss husss jauhh jauhhh selain harry nya omega, ada harry versi feminim juga Yakk teman temann, gasss bacaa 🔞🔞🔞
