We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Animal.

279 38 14
                                        

"Baby i'm preying on you tonight."


Semua orang mengenal nama Haiyan. 

Siapa yang tidak mengetahui Haiyan si Supermodel?

Cover majalah internasional.
Brand ambassador puluhan merek.
Wajahnya terpampang di billboard hampir setiap sudut kota.

Semua orang mencintainya. Semua kamera mencintainya.

Ironisnya, hanya satu kamera yang membuatnya tidak berpaling.



Haixia dulunya hanyalah seorang fotografer biasa.

Semua tangkapan dari kamera yang selalu dibawanya kemana-mana itu berhasil memotret beberapa objek yang bahkan orang lain tidak sadar keberadaannya.

Seperti bayangan, pantulan hujan di trotoar, lampu merah yang bias di genangan air, tangga darurat, pintu setengah terbuka, daun yang berguguran dan masih banyak lagi.

Menurutnya, benda mati itu lebih jujur dibandingkan manusia.

Sampai suatu sore saat dirinya sedang memotret beberapa objek di tengah jalan, langkahnya berhenti ketika melihat sesuatu. 

Studio foto outdoor yang menutup satu jalan. 

Lampu, kru, stylist dan puluhan orang memadati tempat tersebut. Diantara semua orang yang sibuk dengan urusannya masing-masing, ia melihat seseorang berdiri di tengah keramaian.

Seolah semua suara menghilang. 

lelaki itu berdiri dengan menggunakan jas hitam tanpa dalaman. Tatapannya terlihat kosong namun tetap berpose di depan kamera dengan berbagai gaya. Namun tangan Haixia seolah bergerak sendiri dan

Klik

Haiyan langsung menoleh. Tatapan mereka bertemu dan terpaku dalam beberapa detik. Setelahnya Haixia yang terlebih dahulu memutus tatapannya itu dan syuting berjalan seperti biasanya. 

Haixia pulang dengan satu foto. Dan malam itu, ia menghabiskan waktu selama enam jam dengan terus menatap foto tersebut.


Hari berikutnya, Haixia kembali dengan kamera yang menggantung indah di lehernya. 

Bukan untuk memotret objek abstrak seperti biasanya, melainkan untuk Haiyan.

Seminggu kemudian, folder dengan nama "Abstrak" berhenti bertambah. Sebagai gantinya, muncul folder baru dengan nama "HY" yang berisikan beberapa foto dengan nama

"HY_001"

"HY_002"

"HY_003"

Sampai akhirnya...

"HY_3790"

Dan semuanya hanya berisi satu orang yaitu "Haiyan."

Saat Haiyan tertawa, klik.

Saat Haiyan lelah, klik.

Saat Haiyan menguap, klik.

Saat Haiyan tertidur, klik.

Saat Haiyan membeli kopi, klik.

Saat Haiyan menunggu mobil, klik.

Saat Haiyan melihat langit, klik.

Tidak ada media yang memiliki foto Haiyan sebanyak Haixia. Karena media hanya memotret model, sedangkan Haixia memotret manusia dibalik model.

Lama-lama Haixia mengetahui rutinitas yang dilakukan Haiyan.

PaparazziStories to obsess over. Discover now