"ahh sorryy" desahan seorang remaja perempuan tak sengaja karena bertabrakan dengan remaja lainnya
"lo gapapa?" ucap remaja lelaki itu
"aduh, maaf banget yaa.. ga sengaja"
"eh iya iya, gapapa ko. lo gimana?"
"gapapa, makasih ya..."
"iya, btw lo anak baru ya?"
"iya nihh, kenalin gua hana"
"ohh, kalo gua haris"
"eh nama kita sama sama dari ha, anw lo kelasnya apa?"
"lucu ya, kelas 12-3"
"ahh, abang kelas!!" hana membungkuk kan diri nya
"eh gausah gitu njir" haris tertawa
"gua kelas 11-1 soalnya" tawa canggung
"udah tau dimana kelas nya?"
hana menggeleng "bisa ga, abang anterin gua?" hana mengenggam lengan haris.
haris sendiri menjadi canggung dan salah tingkah diperlakukan seperti itu dengan seorang perempuan.
haris mengangguk, mereka berdua dengan hana memeluk lengan haris berjalan menyusuri lorong.
semua orang langsung melihat itu, karena mereka bingung.
siapa perempuan baru ini? haris sang ketua angkatan bisa ia gandeng
didepan kelas "makasih ya.." ucap hana sambil tersenyum malu malu "maaf ya gua pegang gitu.. gua takut soalnya" haris menggelengkan kepalanya "gapapa gua seneng bisa bantuin lo, btw lo udah ada temen disini?"
hana menggeleng "belum... bingung deh mau istirahat sama siapa" haris tersenyum "sama temen gua mau ga? eh tapi semua nya cowo gitu sih"
hana tersenyum manis "boleh, asal ada temen sihh" haris ikut tersenyum "oke, nanti pas istirahat gua jemput lagi ya" hana mengangguk setuju.
hana berdiri didepan pintu sambil menunggu punggung haris menghilang dari pandangan "jack pot" gumamnya.
hana mengetuk pintu kelas, "permisi?" kelas menjadi hening "kenapa?" seorang perempuan menjawab. "ini kelas 11-1 bukan?" beberapa orang mengangguk
hana tersenyum, ia masuk ke dalam kelas berdiri didepan dan semua mata tertuju padanya "kenalin gua hana, murid pindahan...."
saat istirahat, meja hana dikerumuni beberapa siswa "lo kenapa pindah?" "lo orang mana?" "kok cantik banget?" "ukuran bra lo berapa?" "putih banget" "rok lo kependekan ga sih" "rambut lo panjang banget" "wangi banget sih"
"hehe..." hana hanya tersenyum canggung menanggapi pertanyaan yang terburu buru itu, "hana??" panggilan itu memecahkan pertanyaan aneh.
"haris? eh maaf ya semuanya, gua pergi dulu" hana berjalan mendekati haris.
"bang! ga nyangka lo beneran jemput gua" hana langsung memeluk lengan haris ke dekapan nya "ga mungkin gua bohong lah" mereka berdua jalan menuju ke kantin.
"ya soalnya kan kita baru deket, malah baru ketemu gitu" hana tertawa pelan
"gua orang nya welcome"
"hari pertama sekolah gua, rasa ga nyaman ya... pakaian gua salah bang?"
"salah gimana?" haris melihat tubuh hana
"iya nih... katanya rok gua kependekan"
"hm.. engga ah, perasaan mereka aja"
hana tersenyum "heheh"
dimeja kantin "woi!" panggil haris ke temannya, disana terduduk 5 orang remaja laki-laki. mereka menatap heran,
"kenalin ini namanya hana, anak baru ga punya temen gua ajak kesini"
KAMU SEDANG MEMBACA
Stupid Man!
General Fictionseorang perempuan yang dianggap "pemain" dan memang benar, diperebutkan oleh satu geng lelaki dengan tampang polosnya dia memanipulasi cara berfikir lelaki tidak ada otak itu mengikuti kemauannya. tapi lama kelamaan dia menyadari bahwa pacar yang s...
