menceritakan seorang gadis dari dunia modern yang tak sengaja masuk ke sebuah portal dan berada di dunia lain. apakah yang akan gadis tersebut lakukan untuk beradaptasi dengan dunia tersebut?
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kini seorang gadis berlari di hutan, ia melarikan diri dari seseorang yang mengejar nya. Setiap langkah dipenuhi rasa ketakutan karena di kejar. Namun sayang nya, langkah nya terhenti ketika melihat jurang. Ia tak tahu harus kemana, dan orang yang mengejar nya semakin mendekat. Ia hanya berdiri ketakutan, orang itu berjalan mendekati nya. Setiap ia melangkah kan kaki nya kebelakang, ia semakin dekat ke tepi. Hingga akhirnya orang itu mendorong nya hingga ia jatuh ke jurang.
"!!!!".
Seorang gadis terjatuh ke tanah di bawah nya. Ia segera duduk dan mengusap belakang kepala nya. "Agh... Ini dimana..". Gumam gadis itu ketika melihat sekeliling. ia kiji berada di tengah hutan. Namun yang membuat nya heran, ia tidak mengenali hutan tersebut. Gadis itu berdiri, ia mengambil ponsel nya. Namun ketika ia mencari ponsel nya ia tidak menemukan nya. "Astaga... Ponsel ku hilang". Ucap gadis itu panik dan terus mencari ponsel nya. Namun tetap saja tidak ketemu.
Gadis itu memutuskan untuk berjalan keluar dari hutan tersebut. Ia terus berjalan melewati pepohonan yang menjulang tinggi. Ia terus berjalan, hingga akhirnya ketika ia berhasil keluar dari hutan. Ia terkejut, ini bukan tempat ia tinggal. Pemandangan perkotaan dengan gedung-gedung tinggi itu tidak ada. Hanya ada sebuah perkotaan tradisional seperti di manga fantasi. "Wait... Aku nyasar kah?". Gumam nya tak percaya dengan apa yang ia lihat. Ia akhirnya memutuskan terus berjalan dan memasuki kota tersebut.
'Berasa kek di manga fantasi kerajaan... Tapi sebenarnya ini dimana?'. Batin nya masih tidak percaya apa yang ia lihat. Ia dapat melihat orang-orang yang berjualan di sekitar, dan pakaian orang-orang tersebut seperti pakaian abad ke 19 Eropa. Ketika ia masih terus berjalan, ia mendengar pembicaraan orang-orang sekitar. "Manusia serigala akhir-akhir ini sangat aktif" "Para vampir juga, banyak sekali korban" "Tenang saja, kita memiliki para penyihir yang akan menyelamatkan kita bukan?". Itu lah percakapan yang ia dengar. Ia terkejut mendengar itu. Vampir, manusia serigala, penyihir. Itu tidak ada, itu hanya lah sebuah dongeng yang pernah dibacakan ibu nya untuk nya.
Karena penasaran, akhirnya ia memutuskan untuk bertanya kepada seorang ibu-ibu yang kebetulan sedang berbincang. "P.. Permisi, tadi saya tidak sengaja mendengar percakapan tentang vampir, manusia serigala dan.. Penyihir, apakah itu benar?". Tanya nya dengan senyum sopan kepada ibu tersebut. "Ahh benar, akhir-akhir ini banyak warga yang menghilang karena manusia serigala, para vampir juga sering berkeliaran untuk memangsa para manusia. Tapi kami memiliki penyihir yang akan melindungi kota". Jelas ibu tersebut dengan senyuman. Lalu ibu tersebut memandangi nya dari atas sampai bawah. "Kamu baru ya disini? Saya belum pernah melihat mu sebelum nya". Ucap ibu tersebut ramah.
"A... Ahh iya, saya turis disini" "Turis?". " M... Maksud saya pengunjung, saya kebetulan sedang bepergian ke kota ini... Haha". Ucap nya canggung kepada ibu tersebut, ia terbiasa menggunakan bahasa modern. "Ohh begitu". Ucap ibu tersebut yang dibalas anggukan. "Kalau boleh tahu nama mu siapa? Kamu cantik banget kayak orang luar". "Saya 𝐘𝐮𝐤𝐢 𝐀𝐦𝐚𝐣𝐢𝐤𝐢, dan terima kasih atas pujian nya". Ucap Yuki dengan senyuman ramah kepada ibu tersebut.
Selama beberapa jam, Yuki terus mengamati bagaimana kerja dunia ini. Sebenarnya ia sendiri masih tidak tahu bagaimana ia bisa berada di dunia ini. Namun setelah ia lihat-lihat, ia berada di dunia lain. Tempat dimana para makhluk paranormal dan makhluk mitos lainnya ada. Tempat para penyihir dan makhluk lainnya. Semua yang ia lihat dan dengar rasanya seperti ia masuk kedalam sebuah cerita fantasi. "Eh.. Kalau ini dunia lain aku tidur dimana jadi!?". Gumam Yuki pusing sendiri karena bingung akan tinggal dimana untuk sementara.
Tak terasa malam sudah tiba, mau tak mau Yuki memutuskan untuk tidur di hutan tempat ia berada di awal. Untung nya ia pernah pramuka jadi ia tahu cara bertahan hidup di hutan. Yuki kini sedang menyalakan api unggun di tengah hutan. Ia kini duduk diatas kayu yang ia dapatkan sebelum nya. Ia menatap api unggun tersebut, ia sendiri masih bingung bagaimana ia akan bertahan hidup setelah nya. "Apa aku bisa kembali ke dunia ku...". Gumam Yuki menatap langit-langit yang ditutupi oleh para pepohonan.
Tiba-tiba, Yuki mendengar suara aneh yang mendekat. Yuki segera berdiri dan melihat ke sekeliling. Ia dapat melihat beberapa pasang mata merah telah mengarah kepada nya. Yuki tak tahu ia harus apa, ia saja bukan dari dunia ini, bagaimana ia bisa melawan mereka. Yuki hanya bisa berjalan mundur, namun di belakang nya juga ada beberapa pasang merah tersebut. Tepat ketika salah satu manusia serigala itu akan menyerang Yuki, ia refleks mengarahkan tangan nya ke kearah manusia serigala tersebut. Tak disangka sebuah es keluar dari tangan nya dan membekukan kaki manusia serigala itu, Yuki terkejut melihat itu, ia menatap tangan nya dengan tidak percaya.
"A... Apa apaan... ". Gumam Yuki tak percaya, namun akhirnya ia memanfaatkan kekuatan nya itu untuk mengalahkan para manusia serigala tersebut. Namun ketika Yuki hendak menyerang manusia serigala itu lagi. Beberapa pasang mata merah yang tadi hendak memburu nya telah pergi, Yuki terkejut. 'Loh.. Tadi ada'. Batin Yuki heran, tiba-tiba suara langkah kaki terdengar mendekati nya. Yuki waspada dan menoleh kearah langkah kaki tersebut. Ketika sosok itu berjalan mendekat kearah nya, Yuki bingung. Sosok itu bukanlah vampir ataupun manusia serigala yang tadi ia kalahkan. "Tak disangka ada seseorang di hutan ini, aku baru saja melihat mu mengalahkan manusia serigala itu tadi". Ucap orang tersebut sambil bertepuk tangan. Yuki dibuat semakin heran mendengar itu, ia tak paham apa maksud pria yang mendekati nya.
"Selamat malam nona, saya 𝐈𝐬𝐚𝐫𝐢𝐚𝐧 𝐉𝐞𝐥𝐚𝐧𝐨𝐫. Salah satu dari 𝟓 penyihir di kota ini, jika boleh tahu siapa nama anda?". Ucap Isarian dengan senyuman sopan kepada Yuki. "Y... Yuki Amajiki". Ucap Yuki pelan sedikit ragu kepada Isarian. "Nama yang cantik seperti orang nya" "Haa?" "Lupakan". Ucap Isarian masih dengan senyuman. "Saya belum pernah melihat anda... Dan dari pakaian anda itu cukup asing untuk dunia ini". Ucap Isarian masih dengan senyuman nya. "A... Ahh itu..". Ucap Yuki tergagap karena ketahuan.
Suasana hening sejenak, lalu Isarian kembali berbicara. "Apakah nona berasal dari dunia lain?". Tanya Isarian masih dengan senyuman nya. "Bisa dibilang begitu, aku jatuh dari jurang dan tiba-tiba ketika aku bangun aku sudah berada di hutan ini...". Ucap Yuki menjelaskan kepada Isarian. "Begitu ya... Seperti nya anda masuk ke sebuah portal yang menuju kemari". "Hah? Portal apa?". "Iya, itu bisa dibilang anda jatuh ke sebuah portal dunia. Selama ini tanpa anda sadari ada 3 dunia yang berbeda, dunia anda yaitu dunia modern, dunia sihir dan dunia iblis. Dunia modern disana hanya ada manusia seperti anda, di dunia sihir ada manusia, vampir, dan manusia serigala, sementara dunia iblis disana hanya ada iblis". Jelas Isarian kepada Yuki.
"Jadi.. Ini dunia sihir?". Tanya Yuki kepada Isarian. "Yap". "Kok kau tahu aku dari dunia modern?". "Dilihat dari pakaian yang anda kenakan". Ucap Isarian yang membuat Yuki hanya menghela nafas. "Baiklah, jujur saja di dunia sihir ini sangat langka ada seseorang yang bisa menggunakan sihir seperti anda, apakah anda ingin bergabung dengan saya sebagai penyihir?". Ucap Isarian menawari Yuki dengan senyuman. "Tapi.. Aku masih belum paham bagaimana menguasai nya". "Saya dan para penyihir lain nya akan membantu anda untuk mengendalikan nya". Ucap Isarian dengan senyuman. Lalu Isarian meraih kedua tangan Yuki dan mereka ber teleportasi.