0.0

64 9 1
                                        

Vincent Albert tidak percaya pada konsep surga atau neraka. Bagi pria berumur 32 tahun yang menghabiskan separuh hidupnya di balik meja mahoni berpelitur sempurna di pusat distrik Canary Wharf itu, dunia hanya terbagi menjadi dua: mereka yang mengendalikan, dan mereka yang dikendalikan.

Namun, di tengah kesunyian mansion pribadi miliknya yang menghadap ke arah Sungai Thames, Vincent menyadari bahwa ia baru saja menjadi pihak yang dikendalikan.

"Ini tidak bisa dinegosiasikan, Mr. Albert," suara sang pengacara senior dari firma hukum terkemuka di London itu bergetar saat ia menyodorkan berkas wasiat di atas meja kaca yang dingin.

"Sesuai dengan keinginan mendiang ayah Anda, jika Anda ingin memegang kendali penuh atas Albert Enterprises, Anda memiliki satu kewajiban terakhir."

Vincent menyesap scotch-nya dengan gerakan lambat yang elegan. Matanya yang tajam, sedingin kabut London di musim dingin, menatap lurus ke arah dokumen tersebut tanpa sedikit pun rasa duka.
Kematian ayahnya-pria yang menghancurkan pernikahan ibunya, pria yang meninggalkan luka menganga pada masa kecil Vincent-hanyalah sebuah transisi kekuasaan yang harus ia selesaikan.

"Sebutkan," ujar Vincent datar. Suaranya rendah, berwibawa, dan tanpa emosi.

Pengacara itu menarik napas panjang. "Anda harus menampung saudara tiri Anda di kediaman ini. Anda harus mendidiknya, menjamin kehidupannya, dan memastikan dia mendapatkan akses yang sama seperti yang Anda miliki."

Vincent meletakkan gelasnya dengan dentingan yang nyaring di atas meja. Alisnya bertaut. "Saudara tiri? Ayah tidak pernah memiliki anak lain selain aku."

"Itu... dia menyembunyikannya, Sir. Hasil dari hubungan masa lalu. Namanya Gael."

Nama itu terdengar asing, namun terasa seperti racun di lidah Vincent. Ia teringat kembali pada bayangan ibunya, wanita lembut yang perlahan hancur karena pengkhianatan ayahnya di masa lalu. Kini, putranya harus hidup berdampingan dengan bukti nyata dari pengkhianatan tersebut di bawah satu atap?

"Gael adalah seorang pemusik. Hidupnya jauh dari dunia bisnis kita," tambah pengacara itu dengan nada waspada. "Tapi wasiat ini mutlak. Jika Anda tidak melakukannya dalam kurun waktu satu tahun, seluruh aset dan nama Albert akan jatuh ke tangan yayasan amal."

Vincent bangkit berdiri. Ia berjalan menuju jendela besar yang menghadap ke kelap-kelip lampu kota London yang dingin. Ia memandang pantulan dirinya di kaca; seorang pria yang sempurna, dingin, dan tak tersentuh.
Sebuah noda. Itulah yang dia rasakan tentang keberadaan Gael.

"Biarkan dia datang," ucap Vincent dingin, menatap kegelapan di luar jendela.

Ia tidak tahu apa yang lebih mengganggunya: kenyataan bahwa ia harus membiarkan orang asing dari 'wanita penghancur itu' menginjakkan kaki di rumahnya, atau firasat buruk bahwa kehadiran pemuda bernama Gael itu akan meruntuhkan tembok pertahanan yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.

Vincent tidak tahu bahwa di sebuah sudut kecil di London, seseorang yang sama sekali tidak menginginkan kekayaannya sedang bersiap untuk masuk ke dalam kandang singa, dan mengubah hidup mereka berdua selamanya.
Dan di mata Vincent, itu bukanlah sebuah awal yang baik. Itu adalah sebuah malapetaka.

﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌﹌
bxb
Crack pair
Kim Taehyung x Choi Beomgyu

Cast

-ˋˏ✄┈┈┈┈a/n: sesuai request yg ada di secretosite, author kali ini bawa fanfic baru dengan pair Taehyung x Beomgyu

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

-ˋˏ✄┈┈┈┈
a/n: sesuai request yg ada di secretosite, author kali ini bawa fanfic baru dengan pair Taehyung x Beomgyu. Dan kebetulan udah ada beberapa part di draf, jadi kemungkinan akan update sesuai jadwal-kalau gk ada halangan tapi, soalnya author juga masih sibuk di hal hal lain selain menulis. Dan bagi kalian yg mau request bisa tulis di secretosite yg ada di bio author yaak.

Echoes of BetrayalHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora