Drrrrnggggg drrrngggggg,,,, ,,,,, (handphone yang bergetar tapi g ada deringnya)
"Sial dia ga angkat lagi telponku",,kata juan dengan muka penuh amarah
" jadi apakah ini akhirnya? Apakah cukup sampai disini? Apakah semudah itu bagimu?" Mulut juan bergumam sambil mencoba kembali menelpon
"Drrergggggg Drggggggg"
"Drrrrgggggg Drggggggg"
"Drgggggggg Drggggggg"
Hp ersa pun kembali bergetar
Dengann amarah ersa menutup hp itu dengan bantalnya
" duh apalagi si" ucap ersa dengan penuh amarah
Namun hp itu terus bergetar shingga ersa pun mengangkat telponny
" APA LAGI SI!!" ucap ersa dngan penuh amarah
" maaf kak ini dengan kak ersa ya?" Ini saya didepan ini nganter pesanan
Ternyata itu telpon kurir yang mau nganter dimsum mentainya
" oiya kak ini saya kedepan" dengan wajah malu diapun keluar mengambil pesanannya
" terimakasih kak,, maaff ya kak hehe"
Diapun masuk kmbali kekamarnya lalu memakan dimsumnya sambil bergumam
" akhh malu bet, gua kira si juan"
Lalu hpny kembali bergetar
Drrgghhhhh drrrgggggghhhh
Drrghhhhh drrghhhhhhh
" Kali ini pasti juan" ucap ersa yang tadi awalny malu kembali marah smbil melihat hp nya
Tebakanny ternyata benar itu juan yang telpon
" APA!?,, MAU APA LAGI SI?" Ucap ersa
" sayang..." dengan nada lembut juan
Ersa pun tambah marah
" sayang?? UDAH!! CUKUP YA!! "
" jadi cukup disiini aja?" Ucap juan dengan rasa sakit matanya berkaca kaca
"Udah ya!! Ini semua karna ulahmu sendiri,, lain kalii perhatikan sikapmu aku udh muak!!"
Bersambung....
VOCÊ ESTÁ LENDO
Ini Maumu Bukan Mauku
Não FicçãoApakah terlalu dalam mencintai itu baik?? Apakah seadanya juga baik?? Kadang kita berfikir bahwa dalam mencintai bukan tentang siapa yang paling dalam mencintai tapi siapa yang bisa bertahan
