BAB 1
Sebuah Pengumuman yang Mengubah Segalanya
Aula sekolah dipenuhi sorak sorai.
Hari itu adalah hari kelulusan.
Ratusan siswa mengenakan toga sambil menunggu pengumuman penghargaan dan beasiswa.
Joey duduk di antara teman-temannya dengan gugup.
Tangannya berkeringat.
Jujur saja, ia berharap diterima di universitas luar negeri, tetapi tidak berani berharap terlalu tinggi.
Di bangku penonton, Aresha tersenyum tenang.
Meskipun mengenakan pakaian sederhana, auranya tetap berwibawa.
Banyak orang mengenalnya sebagai CEO dari perusahaan besar, tetapi bagi Joey, wanita itu hanyalah Bunda.
Seseorang yang selalu pulang larut malam demi menghidupi keluarganya.
Seseorang yang tetap tersenyum meski dunia tidak selalu baik padanya.
Pembawa acara kembali berbicara.
"Dan penerima beasiswa penuh ke Baylor University, Amerika Serikat..."
Suasana aula mendadak hening.
Joey menahan napas.
"...Zoeyna Jourrye Hayes!"
DEG.
Seluruh aula bergemuruh.
Teman-temannya berteriak.
"JOEYYYYY!"
"ASTAGA ITU KAMU!"
Joey membeku di kursinya.
"Aku...?"
Matanya membesar.
"Aku?"
Guru di atas panggung tersenyum.
"Silakan maju ke depan, Zoeyna."
Barulah Joey berdiri.
Tangannya gemetar.
Matanya langsung mencari satu orang.
Bunda.
Di antara kerumunan, Aresha sudah meneteskan air mata.
Bukan tangisan sedih.
Melainkan tangisan seorang ibu yang melihat perjuangannya selama bertahun-tahun terbayar.
Joey menerima sertifikat itu dengan tangan bergetar.
Tepuk tangan menggema di seluruh aula.
Namun yang paling ia lihat hanyalah Bunda.
Wanita yang selama ini berdiri sendirian untuk mereka.
---
Malam harinya.
Rumah terasa lebih hangat dari biasanya.
Di meja makan, masih ada kue kecil untuk merayakan kelulusan Joey.
Aresha duduk di samping putrinya.
Untuk beberapa saat, keduanya hanya diam.
Joey menatap surat penerimaan dari Baylor University.
Lalu pelan berkata,
"Bunda..."
"Hm?"
"Aku takut."
Aresha menoleh.
Joey menunduk.
