Prolog

8 1 0
                                        

Suara ketukan keyboard memenuhi ruangan yang mulai sepi menjelang malam. Hampir seluruh karyawan telah pulang, meninggalkan lantai teratas gedung megah Mahendra Group yang masih menyala terang.

Nadira mengela napas sambil merapikan beberapa dokumen di atas mejanya. Sudah hampir pukul sembilan malam, tetapi pekerjaanya belum selesai. Menjadi sekretaris pribadi seorang CEO muda bukanlah pekerjaan yang mudah, apalagi jika CEO itu adalah Arka Mahendra.

Pria berusia tujuh puluh dua tahun itu dikenal sebagai sosok yang cukup sempurna di mata banyak orang, Tampan, cerdas, kaya raya, dan berhasil memimpin perusahaan keluarga sehingga menjadi salah satu yang terbesar di negeri ini. Namun bagi Nadira, Arka hanyalah atasan yang terlalu serius, terlalu dingin, dan terlalu sibuk untuk sekedar tersenyum.

Nadira*panggil arka

Suara berat itu membuatnya tersentak dari lamunannya

Ia segera berdiri saat melihat Arka keluar dari ruang kerjanya. Setelan jas hitam yang dikenakannya masih tampak rapi meski seharian bekerja. Tatapan matanya yang tajam selalu berhasil membuat siapapun merasa gugup.

Ya, Pak Arka?*Nadira

Masuk keruangan saya. Ada yang ingin saya bicarakan*Arka

Nadira mengangguk patuh, meskipun perasaannya tidak tenang.

Begitu pintu ruang CEO tertutup, suasana menjadi lebih sunyi dari biasanya. Arka berdiri di dekat jendela besar yang memperlihatkan gemerlap lampu kota di malam hari.

Nadira, ucapnya tanpa basa-basi. Saya membutuhkan bantuanmu*Arka

Nadira sedikit mengernyit. Selama tiga tahun bekerja,baru kali ini Arka kalimat seperti itu.

Bantuan apa, Pak?*Nadira

Arka berbalik menatapnya. Untuk pertama kalinya, Nadira melihat keraguan samar di wajah pria yang selalu terlihat kuat itu.

Saya ingin kamu menikah dengan saya*Arka

Dunia Nadira seakan berhenti berputar.

Jantungnya berdetak begitu keras hingga ia yakin Arka bisa mendengarnya.

A-apa?*Nadira

Pernikahan kontrak, lanjut Arka dengan nada tenang, seolah yang dibicarakan nya hanyalah rapat perusahaan. Hanya untuk sementara. Ada alasan yang tidak bisa saya jelaskan sekarang*Arka

Nadira menatap pria itu tak percaya.

Ia datang ke perusahaan ini hanya untuk mencari pekerjaan dan membantu keluarganya. Tidak pernah terlintas dalam pikirannya bahwa suatu hari ia akan menerima lamaran atau lebih tepatnya tawaran pernikahan dari CEO muda yang selama ini hanya ia panggil sebagai atasan.

Namun yang tidak diketahui Nadira adalah satu hal.

Di balik sikap dingin dan profesionalnya, Arka telah memperhatikannya jauh lebih lama daripada yang ia kira.

Dan malam itu, sebuah keputusan yang tampak sederhana akan mengubah hidup mereka selamanya.....

Karena dari seorang sekretaris biasa....

Nadira akan menjadi istri seorang CEO

Dari Sekretaris, Menjadi Istri CEOStories to obsess over. Discover now