Salju dan Sumpah yang Membeku
Joseon, Musim Dingin Tahun ke-14 Pemerintahan Raja Jaehyun.
Salju turun tanpa suara, mengubur setiap jejak langkah di kompleks istana Gyeongbokgung. Di bawah langit yang kelabu, istana bukan lagi tempat yang megah; ia adalah sebuah makam bagi mimpi-mimpi yang dipaksa mati sebelum sempat mekar.
"Pernikahan adalah janji seumur hidup," bisik sang tetua istana saat memakaikan jubah pengantin pada mereka berdua di hari yang terpisah.
Namun, di istana ini, janji hanyalah rangkaian kata yang disulam dengan benang emas di atas kain sutra, indah dipandang namun menyesakkan saat dikenakan. Lee Jeno tidak menginginkan ikatan ini, dan Na Jaemin tidak pernah meminta takhta untuk menjadi rumahnya.
Mereka adalah dua kutub yang dipertemukan oleh ambisi orang tua, dipaksa bersatu dalam sebuah tarian yang tidak mereka kuasai.
Di balik tembok istana yang membeku, takdir mulai merajut benang merah yang kusut. Apakah benang itu akan menjadi pengikat kasih, atau jerat yang akan mencekik mereka hingga binasa?
Hanya waktu dan dinginnya malam yang tahu.
____________________________________________________
CAST
1. Lee Jeno (Putra Mahkota)
Status: Putra Mahkota Kerajaan Joseon.
Visual: Berwibawa, tajam, dan memiliki sorot mata yang dingin layaknya salju musim dingin.
Kepribadian: Seorang jenius militer yang skeptis dan tidak percaya pada cinta. Ia menganggap takhta adalah beban yang harus ia pertahankan dengan kekuasaan mutlak. Ia memandang pernikahannya sebagai penghinaan terhadap kebebasannya.
Peran: "DOM" yang dingin dan menutup diri, menyembunyikan luka masa kecil dari intrik istana di balik topeng Putra Mahkota yang tak tersentuh.
2. Na Jaemin (Istri Putra Mahkota)
Status: Putra dari Sekretaris Kerajaan.
Visual: Paras memikat yang terlihat tenang namun rapuh, sering disebut sebagai "lukisan yang hidup."
Kepribadian: Cerdas, tabah, dan memiliki ketajaman berpikir yang mampu menyaingi para menteri kerajaan. Ia sebenarnya mencintai kedamaian dan sastra, namun terjebak dalam pusaran kekuasaan yang tidak pernah ia harapkan.
Peran: "SUB" yang tidak gentar. Meski dipaksa tunduk pada situasi, ia memiliki harga diri yang kuat dan tidak akan membiarkan dirinya diinjak-injak oleh siapa pun, bahkan oleh Putra Mahkota sekalipun.
3. Raja Jaehyun
Status: Raja yang berkuasa.
Kepribadian: Tegas, ambisius, dan memegang kendali penuh atas nasib kerajaannya. Baginya, stabilitas politik di atas segalanya, termasuk kebahagiaan putra tunggalnya.
4. Ratu Taeyong
Status: Permaisuri (Sosok pria yang pernah mengandung Jeno).
Kepribadian: Anggun, penuh kasih, namun memiliki keteguhan hati yang luar biasa. Ia adalah sosok yang berkorban banyak-bahkan nyawanya-demi memastikan Jeno naik ke takhta. Ia menjadi penghubung emosional yang rumit antara Jeno dan takdirnya.
⚠️ (DISCLAIMER) ⚠️
Cerita ini adalah karya fiksi belaka. Seluruh latar tempat, dan peristiwa yang tertulis di dalam cerita ini merupakan hasil imajinasi penulis dan tidak mencerminkan kejadian nyata.
Mohon diperhatikan bahwa cerita ini mengambil latar belakang sejarah era Joseon sebagai inspirasi semata. Jika terdapat ketidakakuratan sejarah, kesalahan istilah adat, maupun kekeliruan dalam penggambaran tradisi, saya selaku penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya. Cerita ini dibuat dengan tujuan murni untuk hiburan bagi para pembaca.
⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️
Intrik Politik yang Kejam: Konflik kekuasaan, manipulasi, dan intrik istana yang bisa menimbulkan mental.
Konflik Keluarga : Ketegangan hubungan antara orang tua dan anak, serta dinamika emosional yang berat.
Bahasa dan Situasi Intens: Perdebatan verbal yang tajam, suasana yang mencekam, dan penggambaran emosi yang mendalam.
YOU ARE READING
THE ROYAL KNOT [ NOMIN ]
Historical Fiction"Pernikahan ini adalah pengkhianatan bagi harga diriku, Na Jaemin. Jangan bermimpi aku akan menganggapmu lebih dari sekadar pajangan di istana ini." Lee Jeno, sang Putra Mahkota yang dingin dan penuh ambisi, tidak pernah menginginkan pendamping. B...
![THE ROYAL KNOT [ NOMIN ]](https://img.wattpad.com/cover/411589495-64-k358078.jpg)