The name | Kept Searching

4 0 0
                                        

Suara hujan terdengar samar dari balik jendela kamar Rin.

Jam di pojok layar ponselnya menunjukkan pukul 00.47 malam, tapi matanya masih belum menunjukkan tanda-tanda mengantuk sama sekali. Selimut tebal menutupi setengah tubuhnya sementara cahaya dari layar memenuhi kamar yang gelap.

Di layar itu, livestream Leon masih berlangsung.

"LAST GAME YA, abis ini gue tumbang."

Suara Leon yang berisik langsung disambut spam komentar penonton.

Rin terkekeh kecil sambil menggigit ujung sedotannya. Seperti biasa, cowok itu selalu bilang "last game" berkali-kali sebelum benar-benar mengakhiri live.

Ia sudah terbiasa.

Rin memang bukan sekadar penonton biasa.

Ia termasuk salah satu viewers setia Leon sejak beberapa bulan lalu. Hampir setiap malam ia hadir di livestream cowok itu, bahkan username miliknya sudah cukup dikenal di antara penonton lain.

Username-nya sederhana.

starrin

Dan malam ini sama seperti biasanya, Leon sedang bermain bersama viewers VIP yang sudah donate.

Sistemnya cukup terkenal di komunitas kecil Leon.

30 ribu untuk satu jam mabar.

Karena itulah lobby Leon hampir selalu dipenuhi viewers yang berebut ingin bermain dengannya.

"Bang, next aku dong!"

"Leon aku udah donate dari tadi"

"VIP party full bjir."

Kolom chat terus bergerak cepat.

Rin hanya memperhatikan sambil tersenyum kecil. Ia sendiri belum pernah ikut mabar VIP seperti viewers lain. Selain karena malu, skill-nya juga biasa saja.

Ia takut jadi beban.

Apalagi Leon tipe orang yang suka ngomel kalau kalah.

Meski begitu, Rin tetap menikmati menonton livestream-nya setiap malam. Mendengar Leon ribut dengan viewers random entah kenapa selalu terasa menghibur.

"WOI SIAPA YANG NGEGRENADE GUE?!"

"Tadi katanya jago"

"Anjir chat, viewers gue nyusahin semua."

Rin tertawa kecil sampai bahunya ikut bergerak.

Suasana livestream malam itu ramai seperti biasa.

Namun tepat satu jam kemudian, Leon akhirnya benar-benar mengakhiri live.

"Oke chat, gue off dulu. Besok live lagi kayak biasa."

"Jangan lupa like konten terbaru gue ya."

"Bye bye anak-anak miskin."

Kolom chat langsung penuh protes.

Rin menghela napas pelan ketika layar berubah gelap.

Sunyi.

Malam tiba-tiba terasa lebih sepi setelah suara Leon menghilang.

Biasanya setelah livestream selesai, Rin langsung tidur. Tapi malam itu ia belum ingin memejamkan mata.

Jarinya membuka profil sosial media Leon secara refleks.

Beberapa konten terbaru langsung muncul di beranda.

Mayoritas berisi potongan livestream, gameplay lucu, dan video montage kill seperti biasa.

Rin scroll perlahan sambil sesekali menyukai video yang lewat.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 20 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Midnight InviteStories to obsess over. Discover now