quality time with all

149 13 2
                                        

FIRST TIME BIKIN HAN JISUNG HAREM..
⚠️ 1000+

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Hari minggu, pagi hari sekali pemuda dengan pipi tupainya itu sedang sibuk berkutat di dapur lalu beralih ke ruang tamu dan terakhir kamarnya, dirinya mengumpulkan beberapa barang-barang yang jika di lihat lebih teliti seperti perlengkapan er... renang?

Mungkin kalian berfikir orang gila mana yg berenang dini hari, pasalnya sekarang saja baru menunjukkan pukul 8 pagi! Ayam saja belum bangun masa yg satu ini sudah mau melakukan aktivitas dengan cara menyeburkan tubuhnya ke dalam air

Soal siapa yg mau melakukan hal itu adalah hansa, pemuda dengan tubuh yang bahkan lebih ramping dari kebanyakan wanita, pipi gembil, dan tinggi nya yang-ahh sudah lupakan saja..

Ia mengumpulkan semua barang-barang nya di sofa depan tv, tidak terlalu banyak. masih wajar. "Akhirnya selesai juga," gumamnya pada diri sendiri. Merasa bangga pada dirinya yang bisa melakukan semua apapun sendiri. Hanya perasaan hansa btw.

"Kok yang lain belum pada bangun sih, Katanya mau ikut hansa!" hansa menaiki tangga dengan menghentakkan kakinya gemas, sampai di kamar pertama ia langsung mengetuk pintu itu hingga hampir tembok nya bergetar.

"FELIX, SKY BANGUN KATANYA MAU TEMENIN HANSA KE KOLAM RENANG!" teriakannya terlampau kencang sampai-sampai penghuni kamar ke 3 terbangun karna suara mardu itu.

"KENAPA KENAPA SIAPA YANG HAMIL!" tak mau kalah -sam- ikutan teriak pas keluar kamar di ikuti abin dari belakang, "siapa sih-eh hansa ngapain kamu masih pagi gini udah teriak-teriak," kali ini abin yang nanya dengan normal engga kayak yang tadi.

"Ihh kok kalian belum pada bangun sihh, kan katanya mau temenin aku berenang hari minggu! KALIAN LUPA YA," waktu denger pernyataan itu mereka berdua langsung melotot kaget, kali di bilang lupa ya.. Iya. Jangan salahin hansa karna pemuda itu udah bilang dari hari jum'at, jadi mereka tambah ketar-ketir waktu hansa ngomong.

"I-itu kita... Kita... Kita l-lagi siap-siap! Iya siap-siap.. Iye kagak bin," ujar sam sambil nyolek tangan abin biar ini si short ngerti. "Ah iya, bener banget!"

Hansa cuman natap mereka curiga, liat aja penampilan mereka baju kusut banget, iler dari mulut ke pipi, rambut yang mencuat kemana-mana bahkan salah satu dari mereka samar-samar rambut nya membentuk angka 3500,antara harga indomie atau engga jatah kata.

"Loh hansa kamu kok di sini, aku sama jeje rhino udah nunggu di bawah," ujar chris sehabis dari kamar mandi.

"Sky sama felix belum bangun chrisss,"

"Loh tapi kan sky sama felix udah di bawa,"

Mendengar ucapan chris hansa seketika terdiam suasana juga hening dikit cuman kedengeran tawa yang di tahan dari arah belakang, ya suara sam sama abin. ".... KOK GK BILANG SAMA HANSA SIH!" kalo boleh jujur sebenernya hansa dari tadi nahan malu sekaligus kesel dikit,gimana engga orang dari tadi dia teriak-teriak di depan kamar mereka berdua, eh ternyata makhluk nya udah di bawah.

Hansa yang kesel akhirnya turun ke bawah ngambil barang-barang nya abis itu masukin semuanya ke dalem mobil yang di mana ada rhino juga di dalem. "Sayang-loh kok mukanya merah gitu? Kamu sakit," tanyanya sambil ngeliat ke belakang di mana hansa duduk. soal muka merah, itu beneran, liat aja muka si manis udah kayak kepiting rebus setengah mateng, gk merah-merah banget sih tapi kupingnya itu loh.

Engga dapet balesan dari hansa, rhino cuman liatin mukanya sambil ngusap rambut si manis pelan. "Kamu kenapa, kok kayak kesel gitu?" tanya yang lebih tua lembut.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 11 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

another level of friends [ HAN JISUNG HAREM]Stories to obsess over. Discover now