Halo kali ini aku membawakan genre baru semoga aja suka ya
mohon maaf jika penulisan ku kali ini seperti orang pertama kali nulis mianhae and enjoy ya bacanya ૮(˶ᵔᵕᵔ˶)ა
✩.・*:。≻───── ⋆♡⋆ ─────.•*:。✩
Terlihat anak laki-laki yang sedang tengkurap dengan boneka dipelukan nya sambil memegang hp, dia misuh misuh tidak jelas setelah dia selesai membaca novel dari hp nya.
"Hahh gak asik banget nih cerita padahal awalannya seru tapi kenapa lama lama jadi kaku gitu ya tulisannya." kesal deva sambil memukul mukul boneka yang ia pegang.
Deva pun duduk sambil memandang hp yg bertulisan epilog dari chapter itu, "apa jangan jangan bajakan kah atau ada bantuan dari AI, tapi masa iya sih cerita sebagus ini ada AI nya" omel deva berharap apa yang dipikirkan nya itu salah.
"Hah sudahlah daripada gue memikirkan ini mending gue pesan makanan dari aplikasi odol deh." ucap deva sambil membuka aplikasi odol dan langsung memesan makanan ayam goyeng kesukaannya.
Beberapa menit kemudian...
Tok
Tok
Tok
Deva yang mendengar suara ketukan pintu segera berdiri dan membuka pintu dan terlihatlah tukang odol yang berdiri sambil membawa makanan yang dipesannya.
"Eh pak odol ya, makanannya dah sampe ya pak." ucap deva dengan sumringah, ia sangat tidak sabar untuk segera mencicipi ayam goyeng yang dipesannya itu.
"Iya dek ini dengan deva betul kan, makanan total 37ribu ya dek." kata pak odol itu sambil mengecek nama dan harga makanannya dari aplikasi itu.
"Iya pak, ini uangnya ya kembaliannya ambil aja saya ikhlas seikhlasnya kok." ujar deva sambil senyum lebar lalu deva mengambil makanan dan langsung menutup pintunya meninggalkan pak odol yang spechless.
Pak odol itu melihat uang yang dikasih adalah 38ribu yang artinya jika kembalian itu hanya seribu rupiah, ia hanya menghela nafas. "astaga anak jaman sekarang... Huftt sabar masih syukur dikasih tip walau seribu doang." ucap pak odol itu sambil menggelengkan kepala nya dan berlalu pergi.
Oke balik lagi ke deva ya :v
Deva dengan langkah senang nya berjalan dan langsung duduk dibawah sambil senderan di tembok dan membuka isi makanan itu.
Didalam makanannya terdapat ayam goyeng kepala dengan nasi yang masih terlihat panas. "Wahhh ayam goyeng kuu akhirnya datang juga, emm..cuci tangan gak ya." ucap deva sambil pose mikir dengan jari tunjuk di dagunya.
"Sudah lah aku langsung makan aja gausah cuci tangan hihi, selamat makan." ucap deva saking senangnya ia memakan makanan kesukaannya itu melupakan aturan yang seharusnya ia rutin cuci tangan sebelum makan.
"Emm enak banget ayam goyeng nya emm nyam..nyam."ujar deva dengan terus memasukan makanan ke mulutnya sampai penuh.
Beberapa menit kemudian...
Deva pun selesai makan dan sudah mencuci tangannya, sekarang deva lagi tiduran di kasur sambil memegang perutnya yang kekenyangan.
"Duh kenyang banget nih perut padahal makan dikit doang ayam goyeng kepala ama nasi,"ujar deva dia terheran kenapa bisa sampai kekenyangan.
Dan tringg.. Dia ingat ternyata sebelum pesen makanan dia sudah minum susu coklat saat sedang membaca novel tadi.
"Duh deva bisa bisanya lupa, udah minum susu malah langsung makan jadi kekenyangan kan. harusnya di jeda dulu ish ish," kesal nya deva sambil merengut karna kebiasaan deva selalu saja suka lupa.
Deva pun terdiam lama kelamaan ia melamun.
*satu yang harus diketahui jika Deva sudah melamun pasti dipikirannya terciptanya alur cerita dari imajinasi dia sendiri sampai-sampai dia berfikir untuk masuk novel
"Coba aja yg aku imajinasi ku yang ini sama cerita novel yg ku lihat beberapa bulan lalu menjadi kenyataan pasti seru sih rasanya." gumam Deva sampai pada akhirnya Deva pun tertidur.
✾
Sesaat sebelum deva bangun, deva merasakan tubuhnya melayang seperti ada di dalam air yang membuatnya melayang.
Dan saat deva mencoba membuka mata hal pertama yang dia rasakan adalah pusing dan pengllihatannya buram walaupun masih sedikit terlihat jelas.
'Ahk..pusing sekali kepala gue, dimana pula ini kok tubuh gue ga bisa digerakin, udah lemes nih tubuh badan juga dipasangin kek selang selang gini.. Gue dimana sih sebenernya.' pikir deva kesal merasakan tubuhnya di tempelin oleh selang selang yang dia tidak tahu bahkan dia memakai masker, tapi yang membuat dia kesal adalah kenapa dia ada di sini dan mengapa tubuhnya sangat lemah.
Deva mencoba menjernihkan matanya agar dia bisa melihat ada dimana dia sekarang. Serasa sudah jernih penglihatannya deva melotot, "anjir dimana cok ini kok banyak banget tabung tabung gitu dan apa itu cok kok banyak banget kayak peralatan medis gitu sih." ucap deva dipikirannya.
'Ini apa pula yang nancep di tubuh gue kok banyak kayak selang gini mana mulut gue juga ada kayak masker oksigen nya pula,' kesal deva saat melihat tubuhnya penuh dengan selang.
'Gimana ini weh kenapa gue ada disini dan tempat apa ini.. Dan juga bukannya gue lagi tidur di kasur ya kok bisa sih gue ada disini atau jangan jangan gue diculik.' bingung deva yang mencoba untuk berfikir positif.
Tiba tiba deva merasakan kepalanya sangatlah sakit, deva memejamkan matanya menahan rasa sakit di kepalanya.
'Anjir cok sakit bet nih kepala.' umpat deva merasakan sakit di kepalanya sangatlah luar biasa.
Dan saat rasa sakit itu perlahan menghilang deva shock, sangatlah shock bagaimana tidak dia mendapat ingatan yang bener bener tidak masuk akal.
'Gi..Gila, Ga habis fikir bisa bisanya cok padahal gue cuman tidur di kasur sehabis menghayal dan malah tiba-tiba masuk ke tubuh ke... 'Pikir deva yang shock tapi tiba-tiba bunyi Bip terdengar.
Bip.
Saat suara itu terdengar, langsung terbuka pintu yang menampilkan sosok pria dengan pakaian seperti jas putih, muka nya tidak terlalu kelihatan karna pria itu hanya berdiri depan pintu itu.
Beberapa saat kemudian pria itu masuk dan berjalan ke arah tempat deva. Deva yang melihat pria itu datang menuju ke arahnya buru buru menutup mata dan bernafas seolah olah dia masih tak sadarkan diri.
Pria itu berjalan sampai depan tabung yang ditepati mereka, jarak dari tabung itu dan pria itu berjarak 5 meter, pria itu melihat memandang dengan wajah datar sesekali melihat ke arah samping yang dimana itu arah tempat ada sebuah layar tanda vital.
Pria itu tersenyum dengan wajah yang berseri dengan senyuman yang mengerikan, "Ap....
✩.・*:。≻───── ⋆♡⋆ ─────.•*:。✩
Muehehe! Gimana cerita baru kali ini? Seru, kan? Hihi.ᐠ( ᐢ ᵕ ᐢ )ᐟ
Maaf ya kalau penempatan kata atau tanda komanya masih kurang rapi. Lagi mager aja nih, huhu. Tapi tenang, begitu ceritanya tamat, aku bakal revisi semua kok penempatan kata, tanda typo, dan tanda baca nya biar lebih enak dibaca.
Aku yakin kalian penasaran banget siapa pria misterius itu, dan apa yang Deva dapatkan dari ingatan tersebut. Tungguin aja, ini bakal seru banget!
Jangan lupa juga untuk tinggalin komen dan vote ya. Follow juga biar nggak ketinggalan update.
Kira-kira bisa dapat 15 vote nggak, nih? Jika bisa aku akan update lagi kelanjutannya loh. byebye sampai jumpa bertemu di bab selanjutnya
ꉂꉂ(ᵔᗜᵔ◍)
~ 8 Mei 2026 ~
ESTÁS LEYENDO
Haruskah Aku Mati Lagi
Ficción General𝐒𝐥𝐨𝐰 𝐮𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞 Deva berpikir bahwa masuk ke dalam sebuah novel adalah hal yang luar biasa. Namun, siapa sangka semua itu benar-benar terjadi hanya karena gumaman imajinasinya sebelum tidur. Kini, ia terbangun dalam tubuh yang asing, di dunia...
