10

55 12 1
                                        

"There'll be some harsh and unusual words, I hope yall enjoy reading it."

-




Suasana kantin siang itu terasa jauh lebih riuh dari biasanya. Mereka duduk berderet di salah satu meja panjang. Jeremie, Marvel, Juan, Sean, dan Keenan mengisi satu sisi meja, sementara di hadapan mereka duduk Asha, Mora, Ella, Canny, dan Ian.

"Gokil bro, lu keren abis!" seru Marvel seraya menepuk bahu Juan yang duduk di sebelahnya.

"Mereka emang dari dulu kayak gitu ya?" tanya Ian penasaran.

"Sebenernya kalau Anya sih iya, tapi gue juga nggak tau kenapa Stella sama Kak Clara ikutan begitu" sahut Canny.

Disisi lain, Mora menoleh ke arah gadis di sebelah kanannya. "El, nanti lo mau ke teater atau club sains?"

"Teater, kenapa Mor?" tanya Ella balik.

"Bareng yuk! Kita jarang banget pergi berdua" ajak Mora, yang sukses membuat Ella sedikit terperanjat.

"Eh... o-oke."

"Kalian tadi denger pengumuman dari speaker nggak?" celetuk Ian tiba-tiba, mengalihkan atensi.

"Denger, tentang pencalonan ketua dan wakil ketua OSIS kan?" sahut Marvel cepat.

"Nah, bener!"

Marvel lantas menyikut lengan Jeremie. "Ini saatnya lo bersinar Bang!"

"Diem lo sat! Gue emang niat nyalonin diri, tapi masalahnya gue belum nemu partner."

Seketika, tatapan jahil Marvel tertuju pada Asha. "Lo mau ga Kak jadi partner nya Bang Jeremie?"

Uhukk! Asha tersedak seketika.

"Anjir Kak! Pelan-pelan napa minumnya." tegur Mora panik.

Setelah mengatur napas, Asha menatap Marvel tajam. "Coba lo ulang kalimat lo tadi"

"Jadi waketos, partner nya Bang Jere." jawab Marvel dengan wajah tanpa dosa.

"Ogah!" tolak Asha cepat.

"Dih, emang siapa juga yang mau sama lo?" balas Jeremie tak mau kalah.

"Halah, udahlah. Gue tau kalian tuh sebenernya sama-sama mau" sela Marvel mengompori.

"Setuju. Gue yakin pasti banyak yang bakal dukung kalian." timpal Keenan mendukung.

Sean yang sedari tadi menyimak akhirnya bersuara. "Kenapa lo ga mau, Kak?"

"Pake nanya lo, Se! Tiap ketemu dia aja bawaannya gue emosi mulu" gerutu Asha sebal.

"Ayolah, Kak. Tenang aja, gue dukung penuh kok." rayu Mora.

"Gue juga!" seru Canny ikut-ikutan.

"Emang lo beneran mau nyalon jadi ketos, Bang?" tanya Ian pada Jeremie.

"Iya, cuma dia belum dapet wakil aja" Marvel kembali menyahut mewakili.

"Kak Asha cocok sih menurut gue." tambah Ian.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: 4 days ago ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

So High School | 09z ft. othersWhere stories live. Discover now