Rumah seharusnya jadi tempat paling nyaman.
Tapi tidak untukku.
Aku tumbuh di antara suara yang tidak pernah benar-benar tenang. Kata-kata yang selalu keras, dan diam yang bahkan lebih menyakitkan.
Aku pernah mencoba mengerti… mencoba jadi anak yang tidak merepotkan, tidak banyak meminta, dan tidak terlalu banyak merasa.
Tapi semakin aku diam, semakin aku merasa… aku tidak pernah benar-benar dianggap ada.
Sampai akhirnya, mereka memilih jalan masing-masing.
Dan aku?
Aku hanya jadi seseorang yang ikut berpindah. Dari satu tempat ke tempat lain, tanpa pernah benar-benar punya tempat untuk pulang.
“Aku ini bukan bola, yang bisa dioper ke sana-sini sesuka kalian.” Suaraku sempat bergetar waktu itu.
Tapi tetap saja…
tidak ada yang benar-benar mendengarkan.
Sejak saat itu, aku mulai percaya satu hal—kalau aku tidak meminta, aku akan diabaikan.
Kalau aku tidak menggenggam dengan erat, semuanya akan pergi.
Jadi ketika akhirnya ada seseorang yang memilih tinggal… aku akan menjadikannya segalanya.
Prolognyaa diisi sama ungkapan hati Nazeraa yaa🙌
Siapa disini yang kalau udah punya orang yang disayang selalu takut ditinggal, menurut kalian perasaan itu wajarr gaa??
Next???
ESTÁS LEYENDO
Obat untuk Sakit
Novela JuvenilNazera adalah seseorang yang selalu ingin segalanya berjalan sesuai harapannya. Ia terbiasa menuntut untuk dipahami, tanpa benar-benar belajar memahami orang lain. Di tengah luka yang ia sembunyikan-tentang keluarga, kehilangan, dan tentang dirinya...
