001| Mondstadt

320 44 6
                                        

Di bawah langit Teyvat terdapat banyak makhluk hidup yang bernaung di bawah nya.

Manusia, hewan, tanaman, dan ras-ras lain yang jumlah nya tak terkira itu bercengkrama, bernafas dan melakukan banyak hal lainnya.

Salah satunya yang ada pada sebuah domain yang terkubur jauh di bawah tanah. Jauh di dalam domain itu terdapat satu makhluk hidup yang sedang tertidur.

Domain itu di penuhi hawa dingin yang menusuk, siapapun yang menginjakkan keberadaan nya di sana akan merasakan hawa dingin tersebut.

Di dalam domain itu, di tengah-tengah altar, terdapat sebuah peti yang terbuat dari es abadi. Di dalam nya seorang gadis tertidur dari mimpi panjangnya.

Es yang di katakan abadi itu perlahan mulai kehilangan keabadian nya. Perlahan retakan halus muncul di permukaan es, kemudian lama kelamaan retakan kecil itu berubah menjadi retakan besar.

Dua pasang mata itu secara perlahan membuka kelopak mata nya, dengan sekali gerakan tangan, ia mendorong penutup peti.

Ia perlahan bangkit dari tidur panjangnya, cahaya matahari mulai merambat dari sela sela domain.

Untuk pertama kalinya gadis itu menghembuskan nafasnya, sekali hembusan nafas nya membuat sebuah uap dingin berterbangan di sekitarnya.

Gadis itu mulai menggerakkan tubuhnya, sekali ia bergerak, muncul es yang mengeras di sekeliling nya bersamaan dengan hawa dingin yang menusuk.

Ia menggerakkan tangan, sebuah energi putih kebiruan berpusat di tangannya. Ia menarik kembali tangan nya beserta energi itu. Bersamaan dengan es yang menghilang dari seluruh domain.

Ia menyunggingkan senyuman manis di wajahnya.

"Aku kembali, Teyvat."

.

.

.

.

"Terimakasih sudah mengerjakan komisi, ini imbalannya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Terimakasih sudah mengerjakan komisi, ini imbalannya."

"Sama sama."

Selagi Katheryne menyiapkan hadiah dari komisi yang sudah (Name) kerjakan. Perhatian (Name) teralihkan oleh keadaan warga yang berbeda dari biasanya.

"Katheryne, apa ada sesuatu yang terjadi di Mondstadt?"

Katheryne mengangguk. "Ah iya itu benar, belakang ini katanya stromteror sedang aktif, sehingga monster monster jadi lebih banyak. Bahkan aku dengar dari seorang petualang, katanya ada yang sampai masuk ke perbatasan kota."

Mata (Name) mengerjap. "Loh? Alur utama nya udah mulai?"

"Silahkan ini hadiah nya."

Genshin impact x reader : Jiwa yang terlahir kembali. Stories to obsess over. Discover now