Kelapa Dua Depok

6 0 0
                                        

Mako Korps Brimob Kelapa Dua itu ibarat jantung paling dalam bagi setiap anggota baret biru. Kalau Cikeas terasa seperti rumah bagi Resimen Pelopor untuk berlatih dan menempa fisik, Kelapa Dua adalah pusat harga diri, kehormatan, dan komando tertinggi. Tempat ini bukan sekadar pangkalan militer, tapi sebuah kota suci bagi para prajurit Brimob.

Secara suasana, Kelapa Dua punya aura yang jauh lebih formal dan berwibawa. Gerbang utamanya yang ikonik bukan cuma sekadar pintu masuk, tapi simbol pemisah antara dunia sipil dan dunia pengabdian yang keras. Setiap kali ada bus-bus besar keluar dari gerbang itu dengan pengawalan ketat, semua orang tahu ada tugas negara yang sangat penting sedang berjalan—mungkin saja itu tugas yang membawa Tegar, Aidil, dan Jefry pergi tanpa kabar.

Di dalamnya, Kelapa Dua menyimpan sejarah panjang. Ada lapangan hitam yang sangat luas, tempat di mana ribuan pasukan biasanya berbaris rapi sebelum dilepas ke daerah konflik. Di sinilah keputusan-keputusan besar diambil oleh komandan tertinggi. Segala laporan mengenai siapa yang selamat, siapa yang gugur, atau siapa yang hilang di medan tugas, semuanya bermuara di ruang-ruang rapat di dalam gedung utama Kelapa Dua.

Bagi karakter seperti Lovely, Kelapa Dua adalah simbol ketidakpastian yang membeku. Dia merasa seperti semut di depan gajah ketika menatap tembok markas yang tinggi itu. Segala kerinduan dan amarahnya terasa kecil dibandingkan dengan sistem besar yang ada di balik pagar kawat berduri tersebut. Di sana, informasi sangat tertutup; tidak sembarang orang bisa masuk dan bertanya tentang keberadaan kekasihnya, yang membuat kebencian Lovely terhadap instansi semakin membara.

Sementara bagi Treya dan Esti, Kelapa Dua adalah "mata yang mengawasi". Karena lokasinya berada di tengah keramaian Cimanggis, Depok, lingkungan di sekitar markas ini dipenuhi oleh asrama dan tempat berkumpulnya para anggota. Setiap sudut jalan di depan markas seolah-olah punya telinga. Ketika mereka mulai jatuh cinta pada Mansah dan Restu, setiap kali mereka melintas di dekat area Kelapa Dua, ada rasa takut yang menghantui—takut jika pengkhianatan mereka terlihat oleh rekan sejawat atau para intel yang sering berlalu-lalang di sana.
Singkatnya, jika Cikeas adalah tempat para lelaki itu dibentuk menjadi baja, maka Kelapa Dua adalah tempat yang menentukan kapan baja itu harus pulang atau terus berada di garis depan sampai hilang kabar.

LAPOR, SAYA JATUH CINTA 2!Stories to obsess over. Discover now